Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026).

Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 654,9 miliar setelah empat hari berturut-turut membukukan penjualan bersih.

“Di balik penurunan IHSG, ada hal yang sangat baik. Hari ini investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp 654,9 miliar setelah sebelumnya net sell selama empat hari,” kata Friderica dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup turun 4,88 persen ke level 7.922,73. Pelemahan tersebut sejalan dengan tekanan di bursa kawasan Asia, termasuk Korea Selatan, Hong Kong, India, Singapura, dan Tiongkok. Indeks Kospi Korea Selatan bahkan tercatat terkoreksi lebih dari 5 persen.

Friderica menegaskan, tekanan pasar saham tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan dampak sentimen global yang memengaruhi pasar negara berkembang. Meski demikian, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) memastikan perdagangan di BEI tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

OJK juga mengimbau investor agar tidak panik dan tetap berfokus pada investasi jangka panjang dengan mempertimbangkan fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih solid.

“Kami mengimbau investor untuk tetap tenang. Investasi di pasar modal perlu melihat jangka panjang, dengan fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat dan prospek ke depan yang baik,” ujar Friderica.

Sementara itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menilai koreksi IHSG mencerminkan kombinasi tekanan sentimen global dan faktor domestik, termasuk respons pasar terhadap isu MSCI serta dinamika internal di lembaga pasar modal.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Amerika Keluhkan Harga BBM Naik Tajam Akibat Konflik Iran

    Warga Amerika Keluhkan Harga BBM Naik Tajam Akibat Konflik Iran

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat mulai memicu keluhan luas dari masyarakat. Kenaikan ini terjadi seiring memanasnya konflik geopolitik antara Iran dan sekutunya, yang berdampak langsung pada pasokan energi global. Data dari American Automobile Association (AAA) menunjukkan harga rata-rata bensin reguler kini telah menembus 4 dolar AS per galon. Angka […]

  • Harga Perak Antam Cetak Rekor Lagi Jadi Rp72.900 per Gram

    Harga Perak Antam Cetak Rekor Lagi Jadi Rp72.900 per Gram

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali mencatatkan level tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) hari ini, Kamis (29/1/2026). Mengutip laman Logammulia.com, harga perak batangan Antam dibanderol di level Rp72.900 per gram. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp2.200 dari Rp69.450 per gram pada Rabu 28 Januari 2026. Untuk harga dasar perak Antam […]

  • Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 menurun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, posisi ULN Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian, secara tahunan ULN Indonesia tercatat tumbuh. […]

  • Daftar Lengkap Harga Sembako Pasar Talang Banjar Jambi

    Daftar Lengkap Harga Sembako Pasar Talang Banjar Jambi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Selasa, 27 Januari 2026, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya sejumlah komoditas cabai yang mengalami perubahan harga cukup signifikan. Kenaikan harga tercatat pada cabai merah besar yang kini dijual Rp28.000 per kilogram, naik 10,71 persen dibandingkan hari […]

  • Rupiah Pagi Ini Melemah ke Level Rp16.996 per dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Melemah ke Level Rp16.996 per dolar AS

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp16.996 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026). Pelemahan ini dipicu tekanan global seiring meningkatnya tensi geopolitik AS-Iran dan penguatan dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS. Adapun […]

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

expand_less