Rupiah Pagi Ini Melemah Jadi Rp16.903 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat (20/2/2026) menjadi Rp16.903 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.894 per dolar AS.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Dibuka pagi ini rupiah melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.903 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.894 per dolar AS.
Tekanan eksternal membuat mata uang Asia, termasuk rupiah, kesulitan bangkit di tengah sentimen risiko yang masih rapuh. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,03% ke level 97,95.
Dolar AS bersiap mencatat kinerja mingguan terkuat sejak Oktober. Penguatan ini ditopang data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan, prospek kebijakan hawkish dari Federal Reserve, serta meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.
Semalam, dolar mendapat dorongan tambahan setelah data menunjukkan klaim tunjangan pengangguran baru di AS turun lebih besar dari perkiraan, menandakan pasar tenaga kerja yang tetap solid.
Di awal perdagangan Asia, dolar mempertahankan penguatannya dan menekan poundsterling ke dekat level terendah satu bulan di US$1,3457. Sterling menuju pelemahan mingguan hampir 1,5%.
Euro juga turun tipis 0,02% ke US$1,1768 dan berpotensi melemah 0,8% sepanjang pekan ini, terbebani ketidakpastian terkait masa jabatan Presiden European Central Bank, Christine Lagarde.
Greenback berada di jalur kenaikan mingguan lebih dari 1%, yang akan menjadi performa terbaik dalam lebih dari empat bulan.
Joseph Capurso dari Commonwealth Bank of Australia menilai dolar masih berpeluang menguat, merujuk pada risalah rapat The Fed yang menunjukkan sejumlah pejabat terbuka pada kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap tinggi.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua


Saat ini belum ada komentar