Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Harga minyak dunia menguat setelah militan Houthi yang didukung Iran ikut terlibat dalam perang Timur Tengah. Keterlibatan Houthi tersebut memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (30/3/2026) dilansir Bisnis, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Mei naik 3,2% menjadi US$116,12 per barel. Sementara itu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei menguat 3,3% menjadi US$102,92 per barel.

Harga minyak jenis Brent bahkan sempat melonjak hingga 3,7% menjadi US$116,75 per barel setelah kelompok Houthi menembakkan rudal ke Israel pada akhir pekan.

Kelompok tersebut menyatakan akan terus melakukan operasi hingga serangan terhadap Iran dan kelompok militan proksinya dihentikan. Adapun, WTI sempat melampaui level US$100 per barel.

Amerika Serikat telah memerintahkan pengerahan ribuan pasukan tambahan ke kawasan, memicu kekhawatiran potensi invasi darat yang berisiko tinggi.

Dalam wawancara dengan Financial Times, Presiden AS Donald Trump mengatakan ingin mengambil minyak Iran. Trump juga membuka kemungkinan merebut pusat ekspor minyak di Pulau Kharg, langkah yang berpotensi memicu pembalasan besar dari Teheran. Awal bulan ini, AS juga menyerang fasilitas militer di pulau tersebut.

Harga minyak Brent telah melonjak sekitar 60% sepanjang Maret setelah perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran mengguncang pasar global serta memicu kekhawatiran lonjakan inflasi bersamaan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Konflik kini memasuki pekan kelima dan belum menunjukkan tanda mereda, meskipun Washington mendorong upaya diplomasi pekan lalu dan perundingan damai digelar di Pakistan pada akhir pekan.

Pada Minggu, Trump mengatakan kepada wartawan di pesawat Air Force One bahwa Iran telah memenuhi sebagian besar dari 15 tuntutan yang diajukan Washington kepada Teheran untuk mengakhiri perang, tanpa merinci konsesi yang diberikan.

Sebelumnya, Iran secara terbuka menolak rencana tersebut dan mengajukan syarat tandingan, termasuk mempertahankan kedaulatan atas Selat Hormuz. Iran saat ini membatasi hampir seluruh lalu lintas kapal yang melewati jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global tersebut.

Teheran juga berupaya memformalkan kendalinya atas jalur itu dengan melarang sebagian besar kapal melintas, meskipun masih mengizinkan beberapa kapal lewat, termasuk dari Pakistan, Thailand, dan Malaysia.

Pekan lalu, Trump mengatakan dalam rapat kabinet bahwa Iran mengizinkan 10 kapal pengangkut minyak melintasi Selat Hormuz sebagai bentuk itikad baik. Kepada Financial Times, dia menyebut jumlah tersebut telah meningkat dua kali lipat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyatakan melalui platform X bahwa Teheran menyetujui tambahan 20 kapal Pakistan untuk melintas di selat tersebut.

Keterlibatan Houthi juga menambah risiko baru bagi pasar minyak. Kelompok itu sebelumnya secara efektif menutup jalur pelayaran di Laut Merah bagi sebagian besar kapal Barat setelah perang Gaza pada 2023, sehingga memaksa kapal mengalihkan rute pelayaran.

Ancaman terhadap pengiriman minyak dari pelabuhan Yanbu di Arab Saudi berpotensi semakin menekan pasokan global. Mukesh Sahdev, CEO XAnalysts Pty, mengatakan ancaman Houthi terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi dan ekspor melalui Laut Merah dapat menghapus jalur alternatif yang selama ini membantu mengurangi dampak penutupan Selat Hormuz. Meskipun kelompok tersebut belum secara eksplisit menyatakan akan menargetkan kapal yang melintas di Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab el-Mandeb, mereka dinilai memiliki kemampuan untuk melakukannya.

Pelabuhan Yanbu di Arab Saudi, yang kini digunakan untuk sebagian ekspor minyak setelah Selat Hormuz praktis tertutup akibat perang, juga berada dalam jangkauan rudal Houthi. Haris Khurshid, kepala investasi Karobaar Capital LP di Chicago, mengatakan keterlibatan Houthi menambah risiko kenaikan harga terutama melalui gangguan pelayaran dan rute Laut Merah.

Namun, menurutnya dampak tersebut lebih berupa volatilitas pasar ketimbang guncangan pasokan yang signifikan, kecuali jika konflik meluas ke infrastruktur energi utama di Teluk atau mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz. Sejumlah bank juga berupaya memproyeksikan dampak perang terhadap harga minyak. Macquarie Group Ltd. pekan lalu memperkirakan harga minyak berpotensi mencapai US$200 per barel apabila konflik berlanjut hingga Juni dan Selat Hormuz tetap tertutup, skenario yang mereka nilai memiliki peluang sekitar 40%.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Strategi Efektif untuk Mencegahnya

    10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Strategi Efektif untuk Mencegahnya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia wirausaha semakin diminati masyarakat Indonesia, baik untuk menjual produk maupun jasa. Banyak yang melihat wirausaha sebagai peluang untuk meraih kebebasan finansial dan membangun karier mandiri. Namun, tidak sedikit pengusaha yang akhirnya menghadapi kegagalan, karena kurang memahami risiko dan tantangan yang ada dalam menjalankan bisnis. Berdasarkan buku Kewirausahaan karya Ida Ayu Dinda Priyanka […]

  • Harga Bawang dan Ayam Broiler Naik di Pasar Angso Duo, Sembako Lain Stabil

    Harga Bawang dan Ayam Broiler Naik di Pasar Angso Duo, Sembako Lain Stabil

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (24/6/2026). Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama pada daging ayam broiler serta komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga daging ayam broiler tercatat naik 5,71 persen […]

  • Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian tercatat mengalami penurunan pada seluruh produk, yakni UBS, Antam, dan Galeri24. Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga Jambi yang tengah memantau pergerakan harga logam mulia sebagai instrumen investasi. Berdasarkan data terbaru yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Selasa (28/4/2026), harga emas UBS turun menjadi Rp2.868.000 per gram, emas […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam mengalami kenaikan tajam pada Kamis (18/12/2025). Harga perak Antam meroket hingga mencapai level baru di kisaran Rp40.000. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.605.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.771.550. Sedangkan perak murni dengan berat 500 gram […]

  • Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia (World Bank) melaporkan bahwa anak muda di kawasan Asia Timur dan Pasifik menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pekerjaan layak. Meski ekonomi kawasan ini terus tumbuh pesat berkat ekspor dan industri padat karya, perubahan teknologi dan demografi menciptakan ketimpangan di pasar tenaga kerja. Dalam laporannya, Bank Dunia mencatat tingkat pengangguran usia 15–24 […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Masih Tinggi

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Masih Tinggi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dipasarkan di Pegadaian terpantau masih stabil pada perdagangan Senin (18/5/2026). Tiga produk logam mulia yang tersedia, yakni Galeri24, UBS, dan Antam, belum mengalami perubahan harga dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan daftar harga resmi Pegadaian yang diperoleh Jambisnis.com, emas Galeri24 masih dibanderol Rp2.764.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dipatok Rp2.793.000 […]

expand_less