Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

Militan Houthi Ikut Perang, Harga Minyak Global Melonjak

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Harga minyak dunia menguat setelah militan Houthi yang didukung Iran ikut terlibat dalam perang Timur Tengah. Keterlibatan Houthi tersebut memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (30/3/2026) dilansir Bisnis, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Mei naik 3,2% menjadi US$116,12 per barel. Sementara itu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei menguat 3,3% menjadi US$102,92 per barel.

Harga minyak jenis Brent bahkan sempat melonjak hingga 3,7% menjadi US$116,75 per barel setelah kelompok Houthi menembakkan rudal ke Israel pada akhir pekan.

Kelompok tersebut menyatakan akan terus melakukan operasi hingga serangan terhadap Iran dan kelompok militan proksinya dihentikan. Adapun, WTI sempat melampaui level US$100 per barel.

Amerika Serikat telah memerintahkan pengerahan ribuan pasukan tambahan ke kawasan, memicu kekhawatiran potensi invasi darat yang berisiko tinggi.

Dalam wawancara dengan Financial Times, Presiden AS Donald Trump mengatakan ingin mengambil minyak Iran. Trump juga membuka kemungkinan merebut pusat ekspor minyak di Pulau Kharg, langkah yang berpotensi memicu pembalasan besar dari Teheran. Awal bulan ini, AS juga menyerang fasilitas militer di pulau tersebut.

Harga minyak Brent telah melonjak sekitar 60% sepanjang Maret setelah perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran mengguncang pasar global serta memicu kekhawatiran lonjakan inflasi bersamaan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Konflik kini memasuki pekan kelima dan belum menunjukkan tanda mereda, meskipun Washington mendorong upaya diplomasi pekan lalu dan perundingan damai digelar di Pakistan pada akhir pekan.

Pada Minggu, Trump mengatakan kepada wartawan di pesawat Air Force One bahwa Iran telah memenuhi sebagian besar dari 15 tuntutan yang diajukan Washington kepada Teheran untuk mengakhiri perang, tanpa merinci konsesi yang diberikan.

Sebelumnya, Iran secara terbuka menolak rencana tersebut dan mengajukan syarat tandingan, termasuk mempertahankan kedaulatan atas Selat Hormuz. Iran saat ini membatasi hampir seluruh lalu lintas kapal yang melewati jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global tersebut.

Teheran juga berupaya memformalkan kendalinya atas jalur itu dengan melarang sebagian besar kapal melintas, meskipun masih mengizinkan beberapa kapal lewat, termasuk dari Pakistan, Thailand, dan Malaysia.

Pekan lalu, Trump mengatakan dalam rapat kabinet bahwa Iran mengizinkan 10 kapal pengangkut minyak melintasi Selat Hormuz sebagai bentuk itikad baik. Kepada Financial Times, dia menyebut jumlah tersebut telah meningkat dua kali lipat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyatakan melalui platform X bahwa Teheran menyetujui tambahan 20 kapal Pakistan untuk melintas di selat tersebut.

Keterlibatan Houthi juga menambah risiko baru bagi pasar minyak. Kelompok itu sebelumnya secara efektif menutup jalur pelayaran di Laut Merah bagi sebagian besar kapal Barat setelah perang Gaza pada 2023, sehingga memaksa kapal mengalihkan rute pelayaran.

Ancaman terhadap pengiriman minyak dari pelabuhan Yanbu di Arab Saudi berpotensi semakin menekan pasokan global. Mukesh Sahdev, CEO XAnalysts Pty, mengatakan ancaman Houthi terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi dan ekspor melalui Laut Merah dapat menghapus jalur alternatif yang selama ini membantu mengurangi dampak penutupan Selat Hormuz. Meskipun kelompok tersebut belum secara eksplisit menyatakan akan menargetkan kapal yang melintas di Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab el-Mandeb, mereka dinilai memiliki kemampuan untuk melakukannya.

Pelabuhan Yanbu di Arab Saudi, yang kini digunakan untuk sebagian ekspor minyak setelah Selat Hormuz praktis tertutup akibat perang, juga berada dalam jangkauan rudal Houthi. Haris Khurshid, kepala investasi Karobaar Capital LP di Chicago, mengatakan keterlibatan Houthi menambah risiko kenaikan harga terutama melalui gangguan pelayaran dan rute Laut Merah.

Namun, menurutnya dampak tersebut lebih berupa volatilitas pasar ketimbang guncangan pasokan yang signifikan, kecuali jika konflik meluas ke infrastruktur energi utama di Teluk atau mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz. Sejumlah bank juga berupaya memproyeksikan dampak perang terhadap harga minyak. Macquarie Group Ltd. pekan lalu memperkirakan harga minyak berpotensi mencapai US$200 per barel apabila konflik berlanjut hingga Juni dan Selat Hormuz tetap tertutup, skenario yang mereka nilai memiliki peluang sekitar 40%.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS. Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pagi ini. Melansir Antara, Kamis (12/3/2026),  rupiah dibuka menguat 2 poin atau 0,01 persen ke Rp16.884 per dolar AS. Pada Rabu kemarin rupiah ditutup melemah 23 poin ke Rp16.886 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS juga menguat 0,12% ke 99,35. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan […]

  • Sungai Penuh Tumbuh 4,68 Persen, Kota Kecil yang Jadi Pusat Perdagangan Kerinci

    Sungai Penuh Tumbuh 4,68 Persen, Kota Kecil yang Jadi Pusat Perdagangan Kerinci

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kota Sungai Penuh mencatat pertumbuhan ekonomi 4,68 persen secara tahunan (yoy) pada Triwulan I 2026. Kontribusinya terhadap PDRB Provinsi Jambi memang relatif kecil, yakni 3,32 persen, tetapi angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan fungsi ekonomi kota di wilayah Kerinci. Realisasi investasi Sungai Penuh hingga Triwulan II 2026 mencapai sekitar Rp154 miliar. Bagi pelaku usaha, […]

  • Kylian Mbappe Bantah Isu Konflik dengan Xabi Alonso di Real Madrid

    Kylian Mbappe Bantah Isu Konflik dengan Xabi Alonso di Real Madrid

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, akhirnya buka suara terkait rumor ketegangan antara sejumlah pemain Los Blancos dengan sang pelatih, Xabi Alonso. Penyerang timnas Prancis itu menegaskan bahwa kabar miring tersebut tidak benar dan menyebut skuad Madrid tetap kompak dalam menjalani musim 2025/2026. Isu konflik internal muncul setelah performa Real Madrid sempat menurun dalam […]

  • Rupiah Melemah Jadi Rp16.620 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Jadi Rp16.620 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) rontok pada Kamis (23/10/2025). Pelemahan itu tertekan oleh meningkatnya sentimen risk-off di pasar global. Mengutip Antara, rupiah melemah sebesar 35 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.620 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.585 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Kamis, mengatakan […]

  • KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Sejumlah Perjalanan Kereta Bandung–Jakarta Dibatalkan

    KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Sejumlah Perjalanan Kereta Bandung–Jakarta Dibatalkan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA) sebagai dampak dari insiden anjloknya KA Purwojaya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10/2025). Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas adanya pembatalan sejumlah perjalanan […]

expand_less