Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM –  Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil menyelesaikan kewajiban utang restrukturisasi lebih cepat dengan mendapatkan keringanan pokok hingga 80 persen dari empat bank swasta. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), KRAS menyampaikan bahwa pada 30 September 2025 perusahaan telah memperoleh persetujuan tertulis dari seluruh bank restrukturisasi untuk melakukan penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan (discounted prepayment) atas utang restrukturisasi yang dimiliki.

Nilai kewajiban yang dilunasi mencapai Rp248,24 miliar dan US$159,06 juta, sedangkan pembayaran yang dilakukan KRAS kepada empat bank swasta adalah Rp49,65 miliar dan US$31,81 juta.

“Sehingga, keringanan pokok yang diperoleh oleh perusahaan sebesar 80%,” tulis Fedaus, Corporate Secretary Krakatau Steel, dalam keterbukaan informasi, Selasa (7/10).

Selain keringanan pokok, Krakatau Steel juga mendapatkan penghapusan atas utang bunga dan denda bunga serta pokok senilai Rp112,93 miliar dan US$18,75 juta kepada empat bank swasta dalam transaksi tersebut.

Dengan penyelesaian kewajiban dipercepat ini, sisa utang restrukturisasi KRAS kini menjadi:

  • Tranche A: Rp561,45 miliar, US$122,49 juta, dan €811.238
  • Tranche B: Rp2,87 triliun, US$37,28 juta
  • Tranche C: Rp3,72 triliun, US$619,86 juta, dan €4,06 juta

Efektivitas transaksi ini akan memangkas utang restrukturisasi Krakatau Steel hingga 12,5%, menjadi US$174,29 juta dari total awal sekitar US$1,4 miliar (asumsi kurs Rp16.300). Langkah tersebut diperkirakan akan menurunkan beban bunga dan tekanan arus kas perusahaan, sekaligus memperkuat fondasi keuangan dalam jangka panjang.

“Transaksi ini merupakan bagian dari transformasi menyeluruh yang dilakukan oleh perusahaan, sekaligus mencerminkan dukungan perbankan terhadap keberlanjutan dan prospek bisnis baja nasional,” kata Fedaus.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional. Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, […]

  • Naik Tipis, Jadi Segini Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian

    Naik Tipis, Jadi Segini Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik tipis. Kini harga emas UBS dipatok Rp3.096.000 per gram dan Galeri24 dibanderol Rp3.080.000 per gram. Mengutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Jumat (6/3/2026), emas UBS naik sebesar Rp5.000 dari awalnya Rp3.091.000 per gram. Begitu pula emas Galeri24 mengalami kenaikan Rp5.000 dari semula dibanderol Rp […]

  • Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi rakyat berbasis kegotongroyongan dan kesejahteraan anggota. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah untuk merebranding koperasi, bukan hanya sebagai tempat menabung dan meminjam uang, […]

  • BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa sebanyak 19 siswa menjadi korban dan seluruhnya telah mendapat penanganan medis di dua rumah sakit. “Sebanyak 19 […]

  • BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI. Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin […]

  • Indonesia Tekor Dagang dengan China, Australia, dan Brasil pada 2025

    Indonesia Tekor Dagang dengan China, Australia, dan Brasil pada 2025

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih mengalami defisit neraca perdagangan dengan tiga negara utama sepanjang 2025, yakni China, Australia, dan Brasil. Meski demikian, secara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia tetap mencatatkan surplus sebesar 41,05 miliar dolar AS sepanjang Januari–Desember 2025. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, China menjadi negara penyumbang […]

expand_less