Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Foto Ilustrasi
JAMBISNIS.COM – Jutaan jamaah umrah dari berbagai negara dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah setelah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat sebanyak 58.873 jamaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi hingga awal Maret 2026.
Penutupan wilayah udara tersebut berdampak pada pembatalan dan penjadwalan ulang penerbangan oleh lebih dari 20 maskapai internasional yang melayani rute Timur Tengah. Sejumlah maskapai menghentikan sementara operasional penerbangan menuju dan dari kawasan Teluk sebagai langkah antisipatif atas situasi keamanan regional.
Akibatnya, ribuan jamaah dari berbagai negara mengalami keterlambatan kepulangan. Beberapa di antaranya memilih membeli tiket baru secara mandiri agar dapat kembali lebih cepat ke negara asal. Atlet kriket asal Bangladesh, Mushfiqur Rahim, juga dilaporkan tertahan di Jeddah saat hendak kembali ke negaranya setelah menunaikan ibadah umrah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau masyarakat Indonesia untuk menunda rencana keberangkatan umrah dalam waktu dekat. Ia menyatakan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjaga keselamatan warga negara di tengah situasi yang belum kondusif.
Pemerintah, kata dia, terus memantau perkembangan kondisi keamanan di kawasan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi. Penutupan ruang udara menyebabkan gangguan signifikan pada operasional penerbangan internasional. Maskapai harus melakukan penyesuaian rute serta menghadapi lonjakan biaya operasional.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar