Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) pagi di tengah sikap pelaku pasar yang mencermati perkembangan ekonomi dan geopolitik global. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 37,32 poin atau 0,45 persen ke level 8.318,15. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 3,41 poin atau 0,41 persen ke posisi 841,04.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebutkan arah pergerakan pasar masih sangat dipengaruhi dinamika eksternal, terutama pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kebijakan tarif impor AS, serta kondisi ekonomi China dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

“Reaksi pelaku pasar akan sangat bergantung pada isi pidato Presiden AS, keputusan tarif AS, serta dinamika ekonomi China dan geopolitik kawasan,” tulis tim riset dalam kajiannya.

Dari sisi perdagangan internasional, pemerintah AS resmi menerapkan tambahan tarif 10 persen terhadap barang impor melalui Section 122, dengan peluang kenaikan hingga 15 persen masih terbuka.

Ketidakpastian arah kebijakan dagang tersebut dinilai meningkatkan premi risiko global dan berpotensi mendorong sikap risk-off di pasar keuangan.

Kondisi ini dapat berdampak pada pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, tekanan pada saham berbasis ekspor dan komoditas, serta potensi kenaikan imbal hasil obligasi.

Dari kawasan Asia, People’s Bank of China (PBoC) mempertahankan Loan Prime Rate tenor satu tahun di level 3 persen dan tenor lima tahun di 3,5 persen.

Langkah tersebut dilakukan di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi dan tekanan deflasi di China. Kebijakan itu juga mencerminkan upaya menjaga stabilitas yuan yang belakangan menguat.

Bagi Indonesia, perkembangan ekonomi China menjadi faktor penting mengingat hubungan dagang yang erat, terutama pada sektor komoditas.

Pada perdagangan sebelumnya, bursa saham Eropa ditutup variatif. Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street kompak menguat, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq mencatatkan kenaikan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir tahun, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi tidak menunjukkan tren positif. Kali ini harga kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 24 Desember 2025 lalu, harga periode 26 Desember – 1 Januari 2026 berlaku untuk periode setelahnya, yakni periode 2-8 Januari 2026. Berkaca […]

  • AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Hong Kong Fintech Week (HKFW) 2025, ajang pameran dan konferensi fintech terbesar di dunia. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, mengatakan keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan ekosistem pinjaman daring (pindar) Indonesia sekaligus memperluas kerja sama lintas […]

  • Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis daftar lengkap perusahaan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau peer-to-peer (P2P) lending yang berizin dan terdaftar secara resmi. Pembaruan data dilakukan per 7 November 2025, dengan total 95 perusahaan pinjol legal yang dinyatakan memenuhi standar dan boleh beroperasi di Indonesia. Di tengah pesatnya pertumbuhan layanan […]

  • Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir. “Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik […]

  • Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan pada Jumat, 6 Februari 2026, tercatat stabil di Sahabat Pegadaian. Emas UBS dipatok Rp2.988.000 per gram, sedangkan Galeri24 berada di Rp2.974.000 per gram. Harga ini sama dengan catatan kemarin sore dan dapat berubah sewaktu-waktu. Emas Galeri24 dijual mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara emas UBS tersedia dari 0,5 gram […]

  • Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun. Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan […]

expand_less