Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » DPR Dukung Langkah Menkeu Purbaya Berantas Mafia Impor Tekstil Ilegal untuk Selamatkan Industri Lokal

DPR Dukung Langkah Menkeu Purbaya Berantas Mafia Impor Tekstil Ilegal untuk Selamatkan Industri Lokal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam memberantas mafia impor tekstil ilegal yang selama ini merugikan industri tekstil nasional dan para pekerja di sektor tersebut. Menurut Chusnunia, kebijakan tegas Menkeu untuk menindak impor ilegal, termasuk pakaian bekas, menjadi langkah penting dalam menyelamatkan masa depan industri tekstil dalam negeri yang tengah tertekan akibat praktik curang perdagangan lintas batas.

“Sudah terlalu lama mafia impor ini dibiarkan dan dampaknya terasa langsung oleh para pekerja dan industri tekstil nasional. Karenanya langkah Menkeu ini harus kita dukung bersama untuk menyelamatkan nasib industri tekstil nasional kita,” ujar Chusnunia di Jakarta, Senin.

Politisi asal Lampung itu menyoroti data dari Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) yang menyebut praktik impor ilegal menyebabkan kerugian negara mencapai Rp54 triliun per tahun. Selain itu, puluhan perusahaan tekstil terpaksa gulung tikar dan terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak 2022 hingga kini.

Chusnunia menegaskan bahwa maraknya impor ilegal mengganggu rantai pasok industri tekstil nasional, yang sejatinya sudah terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kita terus mendorong Direktorat Jenderal Bea Cukai memperkuat sistem pengawasan dan memperbaiki prosedur penerimaan barang impor dari pelabuhan,” katanya.

Mengacu pada data Kementerian Perindustrian, sektor tekstil masih memberikan kontribusi hampir satu persen terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari tiga juta tenaga kerja. Menurut Chusnunia, sektor ini merupakan tulang punggung reindustrialisasi nasional, sehingga membutuhkan perlindungan dan kebijakan yang berpihak pada produsen dalam negeri.

“Dengan kebijakan yang berpihak, sektor ini dapat menjadi tulang punggung reindustrialisasi nasional yang berdampak pada masa depan industri tekstil nasional kita,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia masih memiliki potensi besar menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan global. Namun, selama 15 tahun terakhir, tekanan dari barang impor dumping dan ilegal membuat pelaku industri kehilangan ruang untuk berinovasi.

“Akibatnya, Indonesia tertinggal dalam pengembangan teknologi dan produk baru dibanding Vietnam. Karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengamankan pasar domestik dari hulu hingga hilir agar industri bisa pulih,” kata Chusnunia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ferrari resmi memperlihatkan detail perdana dari mobil listrik pertamanya yang diberi nama Elettrica. Ini menandai langkah besar pabrikan supercar asal Italia ini menuju era elektrifikasi penuh tanpa meninggalkan karakter khasnya. Dalam perkenalan yang berlangsung di markas besar Ferrari di Maranello, Italia, pabrikan menampilkan sasis, motor listrik, serta paket baterai yang akan digunakan pada […]

  • Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US,26 dan WTI US,67

    Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US$63,26 dan WTI US$59,67

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025) waktu AS, didorong ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuannya. Sementara itu, mandeknya pembicaraan damai Ukraina turut menahan harapan pemulihan aliran minyak Rusia ke pasar global. Brent ditutup naik 59 sen atau 0,94% menjadi US$ 63,26 per barel. Adapun West […]

  • Kini Harga Perak Antam Sudah Capai Rp47.265 per Gram

    Kini Harga Perak Antam Sudah Capai Rp47.265 per Gram

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam meroket. Hari ini harganya menjadi Rp47.265 per gram. Harga perak Antam tersebut naik Rp1000 seperti dikutip dari laman Logam Mulia, Selasa (6/1/2026). Sehari sebelumnya, harga perak Antam melonjak Rp 1.150 ke level Rp 46.265 per gram. Kenaikan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram […]

  • Harga Cabe Jelang Pergantian Tahun Naik Hingga 14,29 Persen

    Harga Cabe Jelang Pergantian Tahun Naik Hingga 14,29 Persen

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil menjelang pergantian tahun. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 31 Desember 2025, sebagian besar harga sembako di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, tercatat mengalami kenaikan harga. Di Pasar […]

  • Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian layak di kawasan padat perkotaan. Terbaru, proyek pembangunan rumah susun (rusun) akan segera dimulai di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan target konstruksi pada Mei 2026. Lahan yang digunakan merupakan aset milik PT Angkasa Pura Indonesia seluas 1,61 hektare. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa proyek […]

  • Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

    Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemilihan rangka atap masih menjadi topik hangat di kalangan pemilik rumah, terutama antara baja ringan dan kayu. Dulu, kayu merupakan material yang selalu digunakan untuk membuat rangka atap rumah. Namun seiring berjalannya waktu, baja ringan semakin diminati sebagai material alternatif. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi kekuatan, keawetan, dan biaya konstruksi. Dengan meningkatnya […]

expand_less