Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perayaan Idul Fitri identik dengan berbagai hidangan lezat dan minuman manis, termasuk minuman bersoda atau minuman bergas. Meski terasa menyegarkan, konsumsi minuman bersoda secara berlebihan saat Lebaran dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Minuman bersoda umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi serta zat asam yang jika dikonsumsi terus-menerus dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Berikut beberapa bahaya minuman bersoda yang perlu diwaspadai saat perayaan Lebaran.

1. Meningkatkan Risiko Diabetes

Minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terkena Diabetes Tipe 2.

Lonjakan gula darah yang sering terjadi juga dapat memicu gangguan metabolisme dalam tubuh.

2. Menyebabkan Kegemukan

Selain tinggi gula, minuman bersoda juga tinggi kalori tetapi rendah nutrisi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan yang berujung pada Obesitas.

Kondisi ini menjadi faktor risiko berbagai penyakit lain seperti penyakit jantung dan gangguan metabolisme.

3. Merusak Kesehatan Gigi

Minuman bersoda mengandung asam yang dapat mengikis lapisan enamel pada gigi. Jika sering dikonsumsi, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi.

Selain itu, kandungan gula pada minuman bersoda juga dapat memicu pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi.

4. Melemahkan Tulang

Kandungan asam fosfat pada minuman bersoda dapat mengganggu proses penyerapan kalsium dalam tubuh. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko tulang rapuh hingga memicu penyakit seperti Osteoporosis.

5. Memicu Dehidrasi

Minuman bersoda juga bersifat diuretik yang dapat membuat tubuh lebih sering mengeluarkan cairan. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama saat cuaca panas atau aktivitas tinggi saat Lebaran, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

    Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (13/10/2025), terkoreksi. Rupiah turun ke level Rp16.590 per dolar AS. Dikutip dari Antara, rupiah melemah sebesar 20 poin atau 0,07% menjadi Rp16.590 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.570 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar (kurs) […]

  • Ini Alasan Telur Lebih Baik Dikukus daripada Direbus

    Ini Alasan Telur Lebih Baik Dikukus daripada Direbus

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Telur merupakan salah satu sumber protein yang praktis, terjangkau, dan mudah diolah. Namun, banyak ahli menyebut bahwa telur kukus ternyata lebih baik dibandingkan telur rebus, terutama dari segi tekstur, kematangan, hingga kualitas rasa. Secara umum, kedua metode ini sama-sama sehat karena tidak membutuhkan tambahan minyak. Namun, proses pengukusan memberikan hasil yang lebih stabil […]

  • OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

    OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat dan memperdalam pengembangan keuangan syariah nasional sebagai arus utama sistem keuangan Indonesia. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui penyelenggaraan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025, yang digelar pada 3–4 November 2025 di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi forum flagship pertama OJK yang mencakup seluruh sektor jasa […]

  • Menguat, Pagi Ini Rupiah Rp16.634 per Dolar AS

    Menguat, Pagi Ini Rupiah Rp16.634 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025). Rupiah menguat 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.634 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.664 per dolar AS. Di sisi lain, greenback terpantau mengalami pelemahan. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang terapresiasi 0,27% bersama […]

  • Dominasi Eropa! Jerman & Swedia Kuasai Puncak Piala Dunia 2026

    Dominasi Eropa! Jerman & Swedia Kuasai Puncak Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim nasional Jerman dan Swedia melenggang ke puncak klasemen sementara grup masing-masing pada Senin (15/6/2026), seusai mengawali kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan pesta gol. Jerman menduduki puncak klasemen sementara Grup E seusai melumat tim debuan Curacao 7-1 di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat (AS). Laga Grup E lain yang berlangsung […]

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

expand_less