Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur tersebut.

Melansir Reuters, Jumat (10/10/2025), NHTSA menyebut sistem FSD yang sejatinya tetap mengharuskan pengemudi waspada dan siap mengambil alih kendali kapan pun telah memicu perilaku kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Badan tersebut menerima laporan bahwa mobil Tesla dengan FSD melanggar lampu merah dan berbelok ke arah yang salah saat melakukan pergantian jalur. NHTSA juga mengungkapkan adanya enam laporan di mana kendaraan Tesla dengan FSD aktif menerobos lampu merah dan terlibat tabrakan di persimpangan. Dari insiden tersebut, empat kecelakaan menyebabkan korban luka.

Seorang pengemudi di Houston melaporkan kepada NHTSA pada 2024 bahwa fitur FSD tidak mengenali sinyal lalu lintas, sehingga mobil justru melaju saat lampu merah dan berhenti saat lampu hijau. Ia mengklaim Tesla tidak mengakui adanya masalah, meski sudah dilakukan uji coba langsung bersama pengemudi tersebut.

Selain itu, NHTSA juga akan meninjau perilaku FSD di perlintasan kereta api, setelah dua senator Partai Demokrat, Ed Markey dan Richard Blumenthal, meminta lembaga tersebut menyelidiki meningkatnya laporan nyaris tabrakan. Secara keseluruhan, NHTSA mencatat 58 laporan pelanggaran keselamatan saat fitur FSD aktif, termasuk 14 kecelakaan dan 23 orang terluka. Penyelidikan ini menjadi langkah awal sebelum NHTSA dapat meminta penarikan (recall) kendaraan apabila terbukti terdapat risiko keselamatan yang signifikan.

Akibat penyelidikan tersebut, saham Tesla turun 2,1% pada perdagangan awal. Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar, namun perusahaan dilaporkan baru saja merilis pembaruan perangkat lunak FSD pekan ini. Fitur FSD merupakan sistem yang lebih canggih dibandingkan Autopilot, dan telah berada di bawah pengawasan NHTSA selama setahun terakhir. Pada Oktober 2024, lembaga tersebut juga memeriksa 2,4 juta kendaraan Tesla dengan fitur serupa setelah empat kecelakaan dilaporkan terjadi dalam kondisi jarak pandang rendah seperti kabut, silau matahari, atau debu termasuk satu kecelakaan fatal pada 2023.

Tesla menegaskan FSD dapat mengemudikan kendaraan hampir di mana saja dengan pengawasan aktif dari pengemudi, namun menekankan bahwa kendaraan belum sepenuhnya bisa mengemudi sendiri. Sebelumnya, pada Januari lalu, NHTSA juga membuka penyelidikan terhadap 2,6 juta kendaraan Tesla atas laporan kecelakaan yang melibatkan fitur pemindahan mobil jarak jauh. Kini, badan tersebut turut meninjau uji coba layanan taksi tanpa pengemudi (robotaxi) Tesla di Austin, Texas, yang diluncurkan pada Juni lalu.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

    9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meski menuai pro dan kontra, konsumsi daging anjing masih menjadi bagian dari budaya di sejumlah negara. Beberapa wilayah bahkan memiliki tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Humane Society International memperkirakan 30 juta anjing dibunuh setiap tahun untuk konsumsi manusia. Asia tercatat sebagai benua dengan tingkat konsumsi anjing tertinggi. Banyak anjing disebut dicuri dari pemiliknya […]

  • Harga Emas Antam Naik Rp24.000, Nyaris Tembus Rp 2,5 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Naik Rp24.000, Nyaris Tembus Rp 2,5 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali naik pada Kamis (16/10/2025) ini. Bahkan nyaris tembus Rp2,5 juta per gram. Lantaran harga emas Antam kembali melesat sebesar Rp 24.000 per gram hari ini. Kenaikan itu membuat harga emas Antam mencapai Rp 2,4 juta per gram, tepatnya Rp 2.407.000 per gram. Yang sekaligus […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Kamis (23/4/2026). Namun, penurunan signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit yang menjadi sorotan utama hari ini. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga sembako tidak mengalami perubahan. Komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih […]

  • Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal tegas kepada bank-bank pelat merah terkait rendahnya penyerapan dana pemerintah. Dana Rp 200 triliun yang ditempatkan di lima bank BUMN akan dicabut jika tidak segera disalurkan ke sektor riil. Dalam rapat kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Purbaya menegaskan […]

  • Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

    Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasokan cabai nasional dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan, meski produksi di sejumlah sentra pertanian dibayangi cuaca ekstrem. Petani berharap pemerintah dapat memberikan subsidi biaya logistik agar harga cabai tetap terkendali di pasaran. Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, menyatakan produksi cabai petani saat ini masih sesuai dengan proyeksi pemerintah […]

  • Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha menilai kinerja industri manufaktur Indonesia pada 2026 akan sangat ditentukan oleh kombinasi faktor domestik dan global. Setelah melewati fase pemulihan pada 2025, tantangan berikutnya adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai rebound jangka pendek. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyebutkan, terdapat dua faktor utama yang akan membentuk […]

expand_less