Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja.

Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai menumpuk dalam darah. Dampaknya bisa fatal.

Pada tahap inilah hemodialisis diperlukan. Prosedur ini bekerja dengan mengalirkan darah keluar tubuh menuju mesin dialyzer alat yang bertindak sebagai “ginjal buatan” untuk dibersihkan sebelum dikembalikan ke tubuh.

Tanpa intervensi tersebut, pasien berisiko mengalami uremia, gangguan jantung akibat kelebihan kalium, hingga penumpukan cairan di paru-paru yang memicu sesak napas berat.

Gejala gagal ginjal kerap muncul perlahan namun progresif. Pembengkakan di kaki, kelelahan ekstrem, mual berkepanjangan, hingga gangguan kesadaran menjadi tanda bahwa tubuh tidak lagi mampu membuang racun secara alami.

Penyebabnya beragam. Diabetes dan hipertensi menjadi faktor dominan yang merusak pembuluh darah ginjal secara perlahan. Selain itu, peradangan ginjal dan penyakit genetik seperti ginjal polikistik juga dapat mempercepat kerusakan organ tersebut.

Dokter umumnya merekomendasikan cuci darah saat fungsi ginjal turun di bawah 15 persen. Pada tahap ini, terapi lain tidak lagi cukup untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

Meski bukan menyembuhkan, hemodialisis terbukti mampu memperpanjang harapan hidup dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Alternatif lain seperti transplantasi ginjal masih terbatas karena ketersediaan donor.

Karena itu, deteksi dini menjadi kunci. Pemeriksaan rutin bagi penderita diabetes dan hipertensi dapat mencegah kondisi berkembang ke tahap gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo 10 Juni 2026: Cabai Merah Naik, Bawang Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo 10 Juni 2026: Cabai Merah Naik, Bawang Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Rabu (10/6/2026) terpantau relatif stabil. Namun, beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi, terutama pada kelompok cabai dan bawang. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan sebesar 12,5 persen. Keduanya kini dijual di […]

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, beberapa komoditas hortikultura, khususnya cabai, mulai mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil naik 25 persen menjadi Rp […]

  • Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang. Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier […]

  • Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali. Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo […]

  • Harga Perak Hari Ini Menanjak Jadi Rp36.345 per Gram

    Harga Perak Hari Ini Menanjak Jadi Rp36.345 per Gram

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali menanjak hari ini, Rabu (3/12/2025). Perak Antam menguat Rp420 menjadi Rp36.345 per gram. Sementara itu, harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 9.486.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 10.529.738. Sedangkan yang berat 500 gram adalah Rp 18.172.500, dengan harga […]

expand_less