Selasa, 23 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026 Versi Forbes

Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026 Versi Forbes

  • account_circle say say
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Majalah bisnis global Forbes merilis daftar mata uang terlemah di dunia pada April 2026. Dalam laporan tersebut, Rupiah Indonesia tercatat berada di posisi kelima berdasarkan nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat.

Penilaian ini mengacu pada kurs per 7 April 2026, dengan Dolar Amerika Serikat sebagai tolok ukur utama. Dalam daftar tersebut, rupiah berada di bawah sejumlah mata uang lain yang lebih tertekan, seperti rial Iran, pound Lebanon, dong Vietnam, dan kip Laos.

Nilai tukar rupiah saat ini berada di kisaran Rp 17.000 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp 17.300 dalam beberapa waktu terakhir. Posisi ini mencerminkan tekanan yang masih membayangi mata uang domestik di tengah dinamika global.

Di peringkat teratas, rial Iran menjadi mata uang terlemah dengan nilai yang sangat rendah, diikuti oleh pound Lebanon yang tertekan akibat krisis ekonomi berkepanjangan. Sementara itu, dong Vietnam dan kip Laos juga masuk dalam daftar akibat kombinasi faktor perlambatan ekonomi dan tekanan eksternal.

Meski demikian, pemerintah menilai pelemahan rupiah tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih dipengaruhi oleh faktor global dan sentimen pasar.

“Pergerakan ini bukan karena fundamental ekonomi kita memburuk. Dibandingkan negara lain, kondisi Indonesia masih relatif kuat,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, dinamika suku bunga global, ketidakpastian ekonomi dunia, serta ekspektasi pasar menjadi faktor dominan yang memengaruhi nilai tukar. Selain itu, persepsi negatif yang berkembang juga dapat memperkuat tekanan terhadap rupiah dalam jangka pendek.

Pemerintah, lanjut dia, terus berupaya menjaga stabilitas melalui perbaikan kebijakan ekonomi, termasuk penguatan sektor fiskal dan penataan sistem perpajakan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan yang dapat memicu ketidakpastian di pasar keuangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Pegadaian!  Antam–Galeri24 Nanjak, UBS Turun

    Update Harga Emas Pegadaian! Antam–Galeri24 Nanjak, UBS Turun

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian hari ini, Selasa (9/6/2026), terpantau bervariasi. Dua produk unggulan, Antam dan Galeri24, kompak mengalami kenaikan. Sementara emas UBS justru bergerak turun tipis. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Antam naik menjadi Rp2.853.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 menguat ke level Rp2.734.000 […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Naik Tajam

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Naik Tajam

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian mengalami kenaikan tajam. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (29/1/2026), harga jual emas Galeri24 meroket ke angka Rp3.068.000 dari awalnya Rp2.965.000 per gram atau naik Rp103.000. Begitu pula harga emas UBS turut melonjak dari awalnya dibanderol Rp3.017.000 menjadi Rp3.136.000 per gram atau naik […]

  • Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (11/5/2026). Hal itu diketahui dari daftar harga perak yang tertera dari laman logam mulia yang sebagai acuan Jambisnis.com. Dari semula Rp51.700 per gram, kini harga perak Antam menjadi Rp51.450 per gram, merosot Rp250. Kondisi ini bisa dimanfaatkan warga Jambi untuk membeli logam mulia […]

  • Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak pekan lalu dipastikan memberi tekanan berat terhadap perekonomian nasional pada kuartal IV 2025. Sekitar 50 kabupaten/kota terdampak parah, dengan ribuan rumah rusak dan aktivitas ekonomi lumpuh total. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/12) mencatat […]

  • 16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 16 perjalanan kereta api (KA) dibatalkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Alastua, Jawa Tengah. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa hingga Rabu (29/10), rekayasa pola operasi KA masih diberlakukan karena […]

  • Kembali Menanjak, Harga Emas Antam Tembus Rp2,92 Juta per Gram

    Kembali Menanjak, Harga Emas Antam Tembus Rp2,92 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam melesat lagi. Hari ini harga satu gram emas Antam sudah di level Rp2.922.000. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Kamis (2/4/2026), harga emas Antam naik Rp20.000 per gram dari sebelumnya Rp2.902.000 menjadi Rp2.922.000 per gram. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga pembelian kembali yang kini berada […]

expand_less