Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026. Keputusan ini dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas eksternal di tengah meningkatnya tekanan global.

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atau LPEM FEB UI menilai ruang pelonggaran moneter saat ini semakin terbatas, meskipun tekanan inflasi domestik mulai mereda.

Wakil Direktur LPEM FEB UI, Jahen Fachrul Rezki, menyebut BI perlu memprioritaskan stabilitas nilai tukar rupiah dibandingkan mendorong pertumbuhan melalui penurunan suku bunga.

“Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga di 4,75% dengan fokus menjaga stabilitas eksternal,” ujarnya, Rabu (22/4).

Tekanan eksternal tersebut salah satunya dipicu eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong kenaikan harga energi global dan meningkatkan risiko inflasi impor.

Dampaknya mulai terlihat di pasar domestik. Arus modal asing tercatat keluar (capital outflow) sebesar US$1,47 miliar, diikuti pelemahan rupiah sekitar 0,88% secara bulanan. Sementara itu, cadangan devisa Indonesia juga turun menjadi US$148,2 miliar.

Di sisi lain, inflasi Indonesia menunjukkan tren penurunan. Inflasi tahunan pada Maret 2026 tercatat 3,48% (yoy), turun dari 4,76% (yoy) pada Februari, mendekati batas atas target BI.

Perlambatan inflasi didorong meredanya tekanan pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Inflasi pada kelompok ini turun signifikan menjadi 7,24% (yoy) dari sebelumnya 16,19% (yoy), seiring berkurangnya dampak kenaikan tarif listrik.

Namun demikian, tekanan masih datang dari harga pangan seperti ikan dan ayam yang meningkat akibat gangguan pasokan dan tingginya permintaan selama periode Lebaran.

Selain itu, volatilitas harga emas global juga turut mempengaruhi inflasi, terutama pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Secara bulanan, inflasi Maret tercatat 0,41%, lebih rendah dibanding Februari sebesar 0,68%. Inflasi inti juga melandai menjadi 2,52% (yoy), mencerminkan permintaan domestik yang relatif terkendali.

Dengan kombinasi tekanan eksternal dan inflasi yang mulai mereda, BI dinilai masih akan mengambil sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneter.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025. Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk […]

  • IHSG Cetak Rekor Baru 8.295, Saham UNVR, TLKM, dan ASII Kompak Menguat

    IHSG Cetak Rekor Baru 8.295, Saham UNVR, TLKM, dan ASII Kompak Menguat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.295,61, pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Kenaikan ini ditopang oleh pergerakan positif saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Telkom Indonesia (TLKM), dan PT Astra International Tbk. (ASII). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,26% atau 21,25 […]

  • Warga Bisa Bertemu Donald Trump Asal Bayar Hingga Rp 168 M

    Warga Bisa Bertemu Donald Trump Asal Bayar Hingga Rp 168 M

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Panitia perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat dilaporkan menawarkan akses khusus untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump bagi warga atau korporasi yang bersedia membayar mahal. Skema tersebut dijalankan oleh Freedom 250, kemitraan publik-swasta yang terlibat dalam penyelenggaraan rangkaian acara HUT ke-250 AS. Berdasarkan laporan The New York Times dan The Independent, Freedom […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek! Murah atau Mahal? Cek Disini

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek! Murah atau Mahal? Cek Disini

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual Pegadaian pada perdagangan Senin (25/5/2026) tercatat belum bergerak dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Setelah mengalami sejumlah perubahan dalam beberapa waktu terakhir, harga emas hari ini terpantau masih bertahan di level yang sama seperti Minggu (24/5/2026). Tiga produk emas andalan Pegadaian, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak tidak menunjukkan perubahan […]

  • Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

    Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah melanjutkan tren penguatannya. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (10/11/2025), nilai tukar rupiah menguat sebesar 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.674 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.690 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS bertahan stabil pada perdagangan awal Asia setelah serangkaian data ekonomi yang lemah memicu kekhawatiran pertumbuhan […]

  • Merosot, Harga Perak Antam Kini Rp 24.800 per Gram

    Merosot, Harga Perak Antam Kini Rp 24.800 per Gram

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan hari ini, Jumat, (14/11/2025). Harga perak Antam turun Rp 1.489 ke level Rp 24.800 per gram. Adanya penurunan harga tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 8.706.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp […]

expand_less