Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Regional » Tiga Investor Garap Jalan Khusus Batubara, Pemprov Jambi Dorong Percepatan

Tiga Investor Garap Jalan Khusus Batubara, Pemprov Jambi Dorong Percepatan

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan jalan khusus angkutan batubara guna mendukung peningkatan produksi dan pendapatan daerah. Pada 2025, Provinsi Jambi tercatat menerima Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor batubara sebesar Rp 112 miliar. Rinciannya berasal dari iuran tetap (landrent) sebesar Rp 6,11 miliar dan iuran produksi atau royalti sebesar Rp 105,96 miliar.

Menurut Al Haris, kontribusi sektor batubara selama ini cukup signifikan dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti pembangunan infrastruktur, pembiayaan aparatur, hingga program pendidikan dan kesehatan.

Namun, potensi penerimaan tersebut dinilai masih dapat ditingkatkan apabila infrastruktur pendukung, khususnya jalan khusus batubara, dapat segera diselesaikan.

“Besaran DBH sangat dipengaruhi oleh tingkat produksi. Jika distribusi lancar, produksi bisa meningkat,” ujar Al Haris.

Selama ini, distribusi batubara di Jambi masih mengandalkan jalan umum. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah menerapkan pembatasan operasional truk serta pengaturan jadwal angkutan, yang berdampak pada terbatasnya produksi.

Pemerintah Provinsi Jambi mencatat terdapat tiga investor yang terlibat dalam pembangunan jalan khusus batubara.

Pembangunan oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) sepanjang 108 kilometer telah dimulai, namun masih menghadapi kendala sosial di jalur menuju Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Saat ini, pemerintah tengah melakukan verifikasi perizinan serta memfasilitasi penyelesaian persoalan di lapangan.

Sementara itu, pembangunan jalan oleh PT Inti Bangun Sarana (IBS) menunjukkan progres yang cukup signifikan. Dari total rencana sepanjang 101 kilometer, sekitar 72 kilometer telah terselesaikan.

Adapun proyek jalan khusus yang dikerjakan PT Putra Bulian Properti (PBP) sepanjang 143 kilometer masih berada pada tahap awal dan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Al Haris berharap seluruh proyek tersebut dapat dipercepat penyelesaiannya sehingga distribusi batubara tidak lagi bergantung pada jalan umum.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif dagang global sebesar 10 persen untuk seluruh negara. Pemerintah menegaskan akan terus mencermati dampak kebijakan tersebut, khususnya terhadap kelanjutan agreement on reciprocal trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa Indonesia memilih […]

  • PLN Luncurkan Proyek PLTS 1,22 GW Lewat Skema Giga One, Dorong Transisi Energi

    PLN Luncurkan Proyek PLTS 1,22 GW Lewat Skema Giga One, Dorong Transisi Energi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PLN meluncurkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala besar melalui skema tender terintegrasi bertajuk Giga One. Proyek ini diberi nama PLTS Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt (GW), menjadikannya salah satu pengembangan energi surya terbesar di Indonesia. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa skema Giga One merupakan inovasi dalam […]

  • LHKPN Terbaru: Edi Purwanto Ungguli Hasan Basri Agus, Harta HBA Anjlok Tajam

    LHKPN Terbaru: Edi Purwanto Ungguli Hasan Basri Agus, Harta HBA Anjlok Tajam

    • calendar_month 7 menit yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dua anggota DPR RI asal Jambi, Edi Purwanto dan Hasan Basri Agus, menunjukkan dinamika yang kontras. Satu relatif stabil dengan dominasi aset properti, sementara yang lain justru mengalami penurunan tajam dalam setahun terakhir. Edi Purwanto melaporkan total kekayaan sebesar Rp 8,74 miliar per 2025. Laporan yang disampaikan […]

  • OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 Tahun 2025 (POJK 35/2025) tentang Perubahan atas POJK Nomor 46 Tahun 2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Penerbitan aturan ini merupakan upaya OJK untuk meningkatkan peran, kinerja, serta daya saing perusahaan pembiayaan, perusahaan […]

  • Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas global mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Rabu (12/11). Minyak mentah dunia tercatat melemah tajam lebih dari 4 persen, sementara batu bara menguat dan logam dasar seperti nikel dan CPO justru turun tipis. Menurut laporan Reuters, pelemahan minyak mentah terjadi setelah OPEC merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan pasokan minyak global akan […]

  • Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

    Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh pelemahan ekonomi global, tetapi juga oleh rendahnya daya saing tenaga kerja nasional. Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Asian Productivity Organization (APO) di Jakarta Pusat, […]

expand_less