Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran memberikan dampak tidak langsung terhadap pasar keuangan global yang sangat besar.

“Kalau direct impact (dampak langsung), Iran dan Israel ini sebenarnya bukan financial hub secara global. Jadi kontribusi mereka dalam financial sector yang tidak terlalu besar, dan reaksi pasar di middle east juga relatif terbatas, tapi indirect impact-nya (dampak tidak langsung) itu akan sangat besar,” ucapnya dalam agenda Central Banking Forum 2026 di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (13/4/ 2026).

Dampak tidak langsung yang sangat besar disebabkan keterlibatan AS sebagai pusat keuangan global.

Selain itu juga posisi strategis Iran di kawasan tersebut memicu ketidakpastian pasar keuangan global, sehingga meningkatkan sentimen risiko secara meluas, tidak hanya terbatas pada wilayah yang berkonflik.

Investor cari aset yang lebih aman
Kondisi tersebut memicu perilaku risk-off di kalangan pelaku pasar, yakni ketika investor cenderung menghindari risiko dan beralih mencari aset yang lebih aman (safe haven activity).

Fenomena ini mengakibatkan aliran modal (capital flow) kembali ke negara-negara maju (advanced economies), yang tercermin pada penguatan indeks dolar (DXY) dan kenaikan imbal hasil (yeild) obligasi AS (US Treasury) yang menyentuh level 4,5-4,6 persen.

Sebaliknya, kata dia, aliran modal ke negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia, mengalami penurunan.

Meskipun di pasar domestik mulai terdapat aliran masuk di Surat Berharga Negara (SBN), pasar saham, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), secara keseluruhan Indonesia mencatat arus modal keluar (outflow) sekitar Rp21 triliun.

“Jadi artinya ini ada risiko yang menyebabkan adanya ketidakpastian global, sehingga DXY-nya naik, yield UST juga naik, aliran modalnya emerging markets yang turun, tekanan terhadap nilai tukar berbagai mata uang itu juga meningkat,” ungkap Destry.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG), mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,43 triliun pada kuartal III/2025. Kinerja ini berbalik arah dari laba bersih sebesar Rp5,21 triliun yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian Saratoga terjadi akibat penurunan nilai investasi saham dan efek lainnya yang […]

  • RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menggandeng Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Konferensi Utama SDGs di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (19/11/2025). “Ibu dan Bapak sekalian, mengapa MBG bekerja sama dengan PBB, bekerja sama dengan United Nations?” kata Pambudy. Ia menjelaskan, kerja […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi masih cenderung stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging masih menunjukkan harga yang relatif tidak berubah. Namun, komoditas cabai mulai […]

  • Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, industri kopi nasional kini menghadapi tantangan serius akibat volatilitas harga global, perubahan iklim, serta pengetatan regulasi internasional yang terus berkembang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada petani hingga eksportir kopi di Tanah Air. Di tengah tekanan tersebut, Louis Dreyfus Company (LDC) menempatkan diri […]

  • Rudal Balistik Iran Hantam Pabrik Kimia Israel, Kebakaran Besar Picu Kepanikan

    Rudal Balistik Iran Hantam Pabrik Kimia Israel, Kebakaran Besar Picu Kepanikan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah rudal balistik yang diluncurkan Iran menghantam kawasan industri di Israel selatan, tepatnya di Ne’ot Hovav, Minggu (29/3/2026). Serangan tersebut mengenai pabrik kimia milik ADAMA dan memicu kebakaran besar. Bola api raksasa dan asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi, sementara puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan […]

  • Perak Antam Rontok! Harganya Jadi Rp48.600 per Gram

    Perak Antam Rontok! Harganya Jadi Rp48.600 per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Bahkan turun cukup dalam. Berdasarkan data yang dihimpun Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam anjlok Rp1.150 per gram. Kini, logam mulia tersebut dibanderol Rp48.600 per gram, dari sebelumnya Rp49.750 per gram. Tak hanya dalam satuan gram, harga perak batangan dalam […]

expand_less