Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

Mobil Listrik Diprediksi Dominasi 90 Persen Pasar China pada 2040

  • account_circle say say
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Perkembangan kendaraan listrik di China diproyeksikan akan semakin dominan dalam dua dekade mendatang. Bahkan, mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) diprediksi mampu menguasai hingga 90 persen pangsa pasar otomotif negara tersebut pada tahun 2040.

Prediksi ini disampaikan oleh pakar otomotif dari Universitas Tsinghua, Ouyang Minggao, yang menilai kendaraan listrik berbasis baterai akan menjadi tulang punggung industri otomotif masa depan. Sementara itu, kendaraan plug-in hybrid (PHEV) diperkirakan akan mengalami penurunan secara bertahap.

Menurut Ouyang, pada tahun 2030 pangsa pasar kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di China diproyeksikan melampaui 70 persen. Pada fase ini, komposisi kendaraan listrik murni dan hybrid diperkirakan berada pada rasio 7:3.

Selanjutnya, pada 2035 pangsa pasar kendaraan energi baru diperkirakan meningkat hingga lebih dari 80 persen, dengan dominasi kendaraan listrik murni mencapai rasio 8:2 dibandingkan hybrid. Puncaknya, pada 2040, kendaraan listrik murni diproyeksikan mendominasi hingga 90 persen pasar.

“Penggerak listrik murni akan mengakhiri perdebatan soal teknologi otomotif dan menjadi dominan secara absolut,” ujar Ouyang dalam forum pengembangan kendaraan listrik di Beijing.

Saat ini, China telah menjadi pasar kendaraan listrik terbesar di dunia. Penjualan mobil listrik di negara tersebut terus mencatat pertumbuhan signifikan, didukung oleh inovasi teknologi baterai, efisiensi energi, serta dukungan kebijakan pemerintah.

Rata-rata mobil listrik di China kini mampu menempuh jarak hingga lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik.

Selain itu, produsen otomotif China juga dinilai unggul dalam membangun rantai pasok kendaraan listrik yang terintegrasi, sehingga mampu menekan biaya produksi dan menawarkan harga yang lebih kompetitif.

Dominasi kendaraan listrik di China juga berpotensi memberikan dampak global, termasuk terhadap pasar otomotif di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, merek otomotif asal China mulai menunjukkan peningkatan signifikan di pasar domestik.

Data industri menunjukkan kontribusi merek China terhadap penjualan mobil nasional terus meningkat. Faktor harga yang lebih terjangkau, teknologi canggih, serta fitur inovatif menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Selain itu, produsen China juga agresif dalam menghadirkan layanan purnajual, termasuk garansi kendaraan dan baterai dengan durasi panjang, yang semakin meningkatkan kepercayaan pasar.

Transformasi menuju elektrifikasi di sektor otomotif dinilai sebagai keniscayaan. Dengan tren yang terus berkembang, China diprediksi akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam industri kendaraan listrik. Jika proyeksi ini terealisasi, maka pergeseran dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik akan menjadi tonggak penting dalam sejarah industri otomotif dunia.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

    Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh, terutama saat perjalanan mudik Lebaran, menjadi salah satu faktor utama yang dapat memicu kecelakaan di jalan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi hingga mengalami Microsleep, yaitu tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari. Pengamat keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan […]

  • Rupiah Perkasa Pagi Ini, Sentuh Level Segini

    Rupiah Perkasa Pagi Ini, Sentuh Level Segini

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (31/3/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.987 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, rupiah naik 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.987 per dolar AS dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.002 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian terpantau stagnan alias tidak bergerak. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman Sahabat Pegadaian, Senin (13/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, untuk berat 1 gram masih dijual sebesar Rp2.876.000. Begitu pula dengan harga emas UBS ukuran 1 gram tercatat dijual Rp2.890.000. Sementara itu, […]

  • Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Usai meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak pada Senin (1/12/2025), Prabowo memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai membaik dan penanganan darurat tetap berada dalam koridor yang memadai. “Kita monitor terus, saya kira kondisi membaik jadi saya kira kondisi […]

  • BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

    BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Langkah ini diambil karena ribuan SPPG tersebut belum memenuhi persyaratan dasar, yakni tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah […]

  • QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026. “Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI […]

expand_less