Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Dibuka Melemah ke 7.425, Tertekan Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

IHSG Dibuka Melemah ke 7.425, Tertekan Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan pelemahan. Pada Senin (13/4/2026), IHSG dibuka di zona merah akibat tekanan sentimen global dan kenaikan tajam harga minyak dunia.

Berdasarkan data perdagangan pukul 09.13 WIB, IHSG turun 0,44% atau sekitar 33 poin ke level 7.425,496. Pergerakan pasar didominasi saham yang melemah, dengan 357 saham turun, 206 saham menguat, dan 157 saham stagnan.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 5,5 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp 2,3 triliun.

Secara sektoral, mayoritas indeks berada di zona negatif. Sektor keuangan mencatat penurunan terdalam sebesar 1,09%, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 0,88%, serta sektor kesehatan yang turun 0,43%.

Dari jajaran saham unggulan, beberapa emiten yang masuk kategori top losers LQ45 antara lain:

  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 2,72% ke Rp 715
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 2,30% ke Rp 5.300
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melemah 2,03% ke Rp 6.025

Sementara itu, saham yang mencatatkan penguatan terbesar (top gainers) di indeks LQ45 meliputi:

  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 4% ke Rp 910
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 3,22% ke Rp 1.605
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 1,83% ke Rp 1.950

Tekanan terhadap IHSG tidak lepas dari kondisi global. Pasar Asia-Pasifik kompak melemah setelah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Rencana blokade terhadap pelabuhan Iran memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas ekonomi global.

Kebuntuan negosiasi antara kedua negara juga meningkatkan risiko konflik berkepanjangan. Hal ini mendorong lonjakan harga minyak dunia yang signifikan.

Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak sekitar 7,93% ke level US$104,23 per barel. Sementara itu, minyak Brent naik 6,71% ke US$101,59 per barel.

Di kawasan regional, sejumlah indeks utama juga bergerak negatif. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,72%, Kospi Korea Selatan melemah 0,73%, serta Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,71%. Hanya sebagian kecil indeks seperti Kosdaq yang mampu mencatatkan penguatan terbatas.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data pembaruan terakhir, mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan, sementara beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan. Penurunan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun sebesar 16,67 persen menjadi Rp 20.000 per kilogram. […]

  • Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di […]

  • Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hubungan perdagangan Indonesia–Australia dinilai masih belum optimal meski memiliki potensi ekonomi yang besar. Anggota Dewan Institut Australia–Indonesia, Rob Law, menyebut bahwa hambatan utama terletak pada regulasi yang ketat serta biaya operasional tinggi di Australia. Dalam media briefing di The Grace Hotel, Sydney, Senin (18/11/2025), Law menegaskan bahwa sistem hukum Australia sangat detail dan […]

  • Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bea keluar (BK) ekspor batu bara akan mulai dipungut pada 1 Januari 2026. Saat ini, aturan pelaksana berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masih dalam tahap penyusunan dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2025. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, penyusunan PMK tersebut telah sejalan […]

  • Prabowo Kejar Uang Koruptor untuk Biayai Digitalisasi Pendidikan Nasional

    Prabowo Kejar Uang Koruptor untuk Biayai Digitalisasi Pendidikan Nasional

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengejar dan menyita uang hasil korupsi demi membiayai program-program pendidikan nasional. Pernyataan ini ia sampaikan saat meluncurkan program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Prabowo menyebut bahwa pemerintah berencana menyediakan smartboard atau panel interaktif digital (PID) di setiap ruang kelas di seluruh […]

  • Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Danantara Investment Management (Persero) atau Danantara akan mulai melaksanakan lelang proyek pengolahan sampah menjadi listrik (waste to energy/WtE) di tujuh kota dan kabupaten di Indonesia pada 6 November 2025 mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur energi terbarukan berbasis sampah perkotaan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 […]

expand_less