Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

  • account_circle say say
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam dampak gejolak global, termasuk konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang mendorong kenaikan harga energi.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah efisiensi anggaran serta realokasi belanja negara. Pemerintah bahkan mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) guna menghemat konsumsi energi.

Langkah ini diperkirakan mampu menghemat APBN hingga Rp6,2 triliun. Selain itu, penghematan konsumsi BBM masyarakat diproyeksikan mencapai Rp59 triliun.

Tak hanya itu, pemerintah juga memangkas berbagai belanja non-prioritas, mulai dari perjalanan dinas hingga kegiatan seremonial. Total anggaran yang direalokasi diperkirakan mencapai Rp121 triliun hingga Rp130 triliun.

Meski begitu, para analis mengingatkan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

Analis ekonomi menilai, kemampuan APBN dalam menahan gejolak harga BBM sangat bergantung pada pergerakan harga minyak global. Jika harga terus bertahan tinggi, ruang fiskal akan semakin tertekan.

Subsidi dan kompensasi energi disebut sebagai “kebocoran tak terlihat” yang perlahan menggerus keuangan negara. Dalam situasi seperti ini, pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit: menambah utang, memangkas belanja lain, atau pada akhirnya menaikkan harga BBM.

“Ini bukan soal mampu atau tidak, tapi soal seberapa lama bisa bertahan. Kebijakan ini lebih seperti menunda kenaikan, bukan mencegahnya,” ujar seorang analis.

Dengan kata lain, selama harga minyak dunia belum stabil, tekanan terhadap APBN akan terus berlangsung. Dan cepat atau lambat, keputusan terkait harga BBM bisa menjadi tak terhindarkan.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Galaxy A07 5G Rp2 Jutaan, Layar 120Hz

    Samsung Galaxy A07 5G Rp2 Jutaan, Layar 120Hz

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Samsung menghadirkan Galaxy A07 5G untuk pasar entry-level dengan harga terjangkau sekitar Rp2 jutaan. Meski menyasar konsumen pemula, ponsel ini dibekali fitur unggulan seperti layar 6,7 inci 120Hz, baterai 6.000 mAh, serta jaminan pembaruan sistem operasi selama 6 tahun. Galaxy A07 5G dibekali MediaTek Dimensity 6300, chipset 6nm yang efisien untuk pemakaian sehari-hari. […]

  • Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan di PT Pegadaian lagi-lagi mengalami lonjakan. Melansir laman resmi Pegadaian pada Rabu (15/10/2025), emas keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp31.000 menjadi Rp2.596.000 per gram. Logam mulia Antam cetakan 0.5 gram hari ini dipatok Rp1.353.000 dari Rp1.338.000. Sementara bobot 2 dan 5 gram masing-masing dihargai Rp5.126.000 dan Rp12.733.000. Kenaikan […]

  • Pemesanan Obligasi BTN Tembus Rp 4,57 Triliun, Lampaui Target Emisi Dua Kali Lipat

    Pemesanan Obligasi BTN Tembus Rp 4,57 Triliun, Lampaui Target Emisi Dua Kali Lipat

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membukukan pemesanan obligasi hingga Rp 4,57 triliun dalam penawaran umum berkelanjutan (PUB). Jumlah tersebut melampaui target emisi awal Rp 2,3 triliun, mencerminkan kuatnya minat investor terhadap instrumen surat utang BTN. Penerbitan ini mencakup obligasi subordinasi dan obligasi berwawasan sosial (social bond). Produk tersebut diterbitkan BTN […]

  • Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengelola Jambi Business Center menunjukkan kepeduliannya kepada warga sekitar kawasan. Ini ditunjukkan dengan kegiatan buka puasa bersama warga sekitar di Paviliun JBC, Jumat (6/3/2026). Buka bersama ini dihadiri oleh manajemen JBC antara lain, Komisaris PT PKP Syahrasaddin. Dalam buka bersama ini JBC juga membagikan hampers Lebaran kepada 200 warga sekitar. “Ini sebagai bentuk […]

  • Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tengah menjadi pusat perhatian publik setelah ramai dibahas di media sosial. Sebuah unggahan menuduh bandara yang dikelola perusahaan swasta, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), berstatus ilegal namun pernah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi ini lalu memicu kebingungan soal legalitas dan identitas bandara yang dimaksud. Akun @TheEagle_xxx […]

  • Pemerintah Bakal Beri Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra

    Pemerintah Bakal Beri Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana memberikan diskon tarif listrik bagi masyarakat di sejumlah daerah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Kebijakan tersebut tengah dikaji oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu pemulihan pascabencana. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pemberian potongan […]

expand_less