Di Pabrik Ini GAC Hasilkan 1 Mobil Setiap 53 Detik
- account_circle -
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

TEKNOLOGI: Pabrik modern milik GAC mampu menghasilkan satu kendaraan hanya dalam waktu 53 detik.
JAMBISNIS.COM – GAC Group kembali menegaskan posisinya di industri otomotif global lewat kehadiran Smart Eco-Factory. Difasilitas produksi modern ini GAC mampu menghasilkan satu kendaraan hanya dalam waktu 53 detik.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata integrasi teknologi digital, efisiensi produksi, standar kualitas tinggi, serta komitmen terhadap keberlanjutan dalam satu ekosistem manufaktur.
Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, Smart Eco-Factory dibangun dengan pendekatan digitalisasi menyeluruh yang memberikan fleksibilitas tinggi di setiap tahapan produksi.
Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10 model kendaraan sekaligus dalam satu lini, dengan lebih dari 100.000 kombinasi konfigurasi.
Hal tersebut memungkinkan setiap pesanan pelanggan diproses sesuai kebutuhan spesifik tanpa mengorbankan efisiensi maupun kompleksitas produksi.
Seluruh proses produksi berjalan melalui sistem manajemen berbasis data yang terintegrasi secara real-time, mulai dari tahap penerimaan pesanan hingga kendaraan keluar dari lini produksi.
Dukungan sistem robotik dan lini produksi fleksibel membuat setiap unit kendaraan dapat dirakit secara presisi, sekaligus menjaga efisiensi tetap optimal.
Untuk memastikan kualitas, GAC mengandalkan lebih dari 600 robot industri yang terhubung dengan sistem inspeksi visual berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan dengan tingkat presisi hingga skala milimeter dalam waktu singkat.
Selain itu, sejumlah teknologi inti seperti laser spiral welding, integrated hot forming, serta sistem manajemen torsi cerdas juga diterapkan guna menjaga konsistensi kualitas produk.
Setiap kendaraan yang diproduksi juga wajib melewati serangkaian pengujian ekstrem. Pengujian dilakukan dalam suhu tinggi hingga 60°C, suhu rendah mencapai -40°C, serta kondisi dataran tinggi di atas 4.000 meter. Proses ini bertujuan memastikan kendaraan tetap aman, stabil, dan optimal digunakan di berbagai kondisi geografis dan iklim.
Di sisi lain, aspek keberlanjutan menjadi fokus utama dalam operasional pabrik ini. Smart Eco-Factory mengadopsi sistem energi terintegrasi yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya, penyimpanan energi, serta teknologi Vehicle-to-Grid (V2G).
Melalui pemanfaatan energi terbarukan, fasilitas ini mampu menghasilkan lebih dari 20 juta kWh listrik per tahun, yang memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan operasional sekaligus menekan emisi karbon.
Smart Eco-Factory juga telah mendapatkan pengakuan global melalui sertifikasi netral karbon serta masuk dalam Global Lighthouse Network dari World Economic Forum.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua

Saat ini belum ada komentar