Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain.

Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton.

“Kalau ekspor saja, hari ini pun bisa, tetapi kita kan perkuat stok,” ujarnya dalam Agrifood Summit di Menara Bank Mega, Kamis (16/10/2025) Saat ini pun, Indonesia telah mengirimkan beras ke negara-negara tertentu, seperti Palestina. Zulhas berujar bahwa ekspor beras ke negara lain tetap terbuka, tetapi khusus apabila terjadi keadaan mendesak.

“Kalau tetangga memang kurang, enggak ada berasnya, kita juga bisa [kirim], tetapi kalau enggak mendesak, ya kita simpan,” lanjut Zulhas.

Mantan menteri perdagangan tersebut melanjutkan, saat ini Indonesia tengah menikmati stok beras yang melimpah dan produksi yang besar, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, dirinya tak ingin buru-buru ekspor besar-besaran, selagi memperkuat stok beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional hingga November 2025 telah mencapai 33,1 juta ton atau tumbuh hingga 12,62% dari periode yang sama pada 2024. BPS juga memperkirakan produksi beras Tanah Air dapat menembus 34 juta ton pada akhir 2025. Terlebih, pada tahun ini juga Indonesia tak lagi melakukan impor beras. Membandingkan dengan 2024, Indonesia masih mengirim beras dari luar negeri alias impor sebanyak 4,52 juta ton.

Untuk menjaga produksi dan stok menuju negara penyumbang pangan dunia, Zulhas tak menampik bahwa masih banyak tugas yang perlu dilakukan. Saat ini, pemerintah baru melakukan optimalisasi lahan sawah yang tersedia sebanyak 7,4 juta hektare (ha). Ke depan, perlu varietas baru untuk mengerek produksi.

Selain itu, pemerintah juga mulai membangun kluster-kluster pangan. Misalnya, yang tengah digarap di Wanam, Merauke, sebagai food estate. Khusus untuk beras, tiga BUMN karya yang telah merger menjadi Agrinas akan bertugas memproduksi pangan.

“Kluster itu mekanisasi, tentu pakai teknologi, itu yang kita bangun di Merauke. Nanti [Agrinas] akan membangun, kalau swasta tidak menggarap itu [beras],” tambah Zulhas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian penting Indonesia di sektor pangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan bahkan sudah mulai mengekspor ke sejumlah negara, termasuk memberikan bantuan pangan ke Palestina. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80, Prabowo menyebut swasembada beras sebagai tonggak kemandirian yang membanggakan.

“Kami sekarang cukup untuk diri sendiri, bahkan mulai membantu negara lain. Indonesia telah mengirimkan beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas,” ujarnya, waktu itu.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil kebijakan pertanian, tetapi juga komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan meskipun beberapa bahan pangan masih berada di level cukup tinggi. Untuk komoditas beras, harga beras medium seperti Beras Belido dan Beras Naruto […]

  • Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Lindungi Pegawai Nakal

    Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Lindungi Pegawai Nakal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan memberikan perlindungan bagi pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang terlibat kasus hukum. Pernyataan ini disampaikan usai Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Bea Cukai beberapa hari lalu. “Kejagung pernah bertanya, kalau ada yang salah di Bea Cukai dilindungi apa nggak? Saya bilang nggak! […]

  • Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat

    Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat Penggunaan motor listrik kian meningkat seiring dorongan efisiensi biaya dan isu lingkungan. Namun, komponen utama yang menjadi perhatian pengguna adalah baterai, terutama karena biaya penggantiannya relatif mahal. Mayoritas motor listrik modern menggunakan baterai berbasis Lithium-ion battery. Jenis ini dikenal memiliki daya tahan […]

  • Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan mengalami penurunan tajam sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026. Kondisi tersebut membuat peternak rakyat tertekan karena harga jual di kandang kini berada jauh di bawah biaya pokok produksi (HPP). Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, mengatakan harga ayam hidup di […]

  • Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam naik lagi. Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/110/2025), harga emas Antam melonjak sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.303.000 per gram. Ini reli rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) selama lima hari beruntun. Adanya kenaikan tersebut harga emas Antam termurah dengan ukuran 0,5 […]

  • Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam […]

expand_less