Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain.

Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton.

“Kalau ekspor saja, hari ini pun bisa, tetapi kita kan perkuat stok,” ujarnya dalam Agrifood Summit di Menara Bank Mega, Kamis (16/10/2025) Saat ini pun, Indonesia telah mengirimkan beras ke negara-negara tertentu, seperti Palestina. Zulhas berujar bahwa ekspor beras ke negara lain tetap terbuka, tetapi khusus apabila terjadi keadaan mendesak.

“Kalau tetangga memang kurang, enggak ada berasnya, kita juga bisa [kirim], tetapi kalau enggak mendesak, ya kita simpan,” lanjut Zulhas.

Mantan menteri perdagangan tersebut melanjutkan, saat ini Indonesia tengah menikmati stok beras yang melimpah dan produksi yang besar, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, dirinya tak ingin buru-buru ekspor besar-besaran, selagi memperkuat stok beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional hingga November 2025 telah mencapai 33,1 juta ton atau tumbuh hingga 12,62% dari periode yang sama pada 2024. BPS juga memperkirakan produksi beras Tanah Air dapat menembus 34 juta ton pada akhir 2025. Terlebih, pada tahun ini juga Indonesia tak lagi melakukan impor beras. Membandingkan dengan 2024, Indonesia masih mengirim beras dari luar negeri alias impor sebanyak 4,52 juta ton.

Untuk menjaga produksi dan stok menuju negara penyumbang pangan dunia, Zulhas tak menampik bahwa masih banyak tugas yang perlu dilakukan. Saat ini, pemerintah baru melakukan optimalisasi lahan sawah yang tersedia sebanyak 7,4 juta hektare (ha). Ke depan, perlu varietas baru untuk mengerek produksi.

Selain itu, pemerintah juga mulai membangun kluster-kluster pangan. Misalnya, yang tengah digarap di Wanam, Merauke, sebagai food estate. Khusus untuk beras, tiga BUMN karya yang telah merger menjadi Agrinas akan bertugas memproduksi pangan.

“Kluster itu mekanisasi, tentu pakai teknologi, itu yang kita bangun di Merauke. Nanti [Agrinas] akan membangun, kalau swasta tidak menggarap itu [beras],” tambah Zulhas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian penting Indonesia di sektor pangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan bahkan sudah mulai mengekspor ke sejumlah negara, termasuk memberikan bantuan pangan ke Palestina. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80, Prabowo menyebut swasembada beras sebagai tonggak kemandirian yang membanggakan.

“Kami sekarang cukup untuk diri sendiri, bahkan mulai membantu negara lain. Indonesia telah mengirimkan beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas,” ujarnya, waktu itu.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil kebijakan pertanian, tetapi juga komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali melonjak. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), naik kencang Rp 2.700 ke level Rp 69.450 per gram. Harga perak Antam semakin mendekati level Rp 70.000 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 17.762.500, […]

  • Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

    Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada negara-negara di dunia agar tidak menjadi “bawahan” dua kekuatan besar global, yakni Amerika Serikat dan China, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional. Pernyataan itu disampaikan Macron saat kunjungannya ke Korea Selatan, di tengah konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran yang belum mereda. “Saya pikir tujuan kita […]

  • Belum Ada Emiten Asal Jambi, Tapi Investor Daerah Ini Kuasai Saham Sejumlah Perusahaan Terbuka

    Belum Ada Emiten Asal Jambi, Tapi Investor Daerah Ini Kuasai Saham Sejumlah Perusahaan Terbuka

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi hingga kini belum memiliki perusahaan lokal yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Meski demikian, nama Jambi mulai mencuri perhatian di pasar modal nasional berkat aktivitas salah satu investornya yang tercatat sebagai pemegang saham signifikan di sejumlah perusahaan terbuka. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, belum […]

  • Harga Cabai dan Kacang Tanah Naik di Pasar Angso Duo Jambi, Beras Masih Stabil

    Harga Cabai dan Kacang Tanah Naik di Pasar Angso Duo Jambi, Beras Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa, 1 September 2026, relatif stabil. Namun, beberapa komoditas mulai mengalami kenaikan, terutama cabai merah, cabai rawit merah, dan kacang tanah. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar berada di angka Rp32.000 per kilogram. Harga tersebut naik […]

  • KKI Warsi Dorong Kolaborasi Selamatkan Bentang Alam Bukit Tigapuluh

    KKI Warsi Dorong Kolaborasi Selamatkan Bentang Alam Bukit Tigapuluh

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – KKI Warsi mendorong sinergi lintas pihak untuk menjaga kelestarian bentang alam Bukit Tigapuluh yang memiliki peran penting sebagai habitat satwa langka di Indonesia. Melalui inisiatif bertajuk Platform Kolaborasi Bukit Tigapuluh, berbagai elemen mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga organisasi konservasi diajak terlibat aktif dalam upaya perlindungan kawasan. Manajer Program Komunikasi dan Informasi KKI Warsi, […]

  • Hadapi 10 Pecatur Terbaik, MN Izhar Bafadhol Gelar Simultan di Posko Catur Rusuh Sungai Penuh

    Hadapi 10 Pecatur Terbaik, MN Izhar Bafadhol Gelar Simultan di Posko Catur Rusuh Sungai Penuh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komitmen pembinaan olahraga catur di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh kembali ditegaskan melalui kegiatan simultan catur yang digelar di Posko Catur Rusuh Lawang Agung, Sungai Penuh, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan Master Nasional (MN) Izhar Bafadhol dan diikuti 10 pecatur terbaik dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Persatuan […]

expand_less