Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain.

Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton.

“Kalau ekspor saja, hari ini pun bisa, tetapi kita kan perkuat stok,” ujarnya dalam Agrifood Summit di Menara Bank Mega, Kamis (16/10/2025) Saat ini pun, Indonesia telah mengirimkan beras ke negara-negara tertentu, seperti Palestina. Zulhas berujar bahwa ekspor beras ke negara lain tetap terbuka, tetapi khusus apabila terjadi keadaan mendesak.

“Kalau tetangga memang kurang, enggak ada berasnya, kita juga bisa [kirim], tetapi kalau enggak mendesak, ya kita simpan,” lanjut Zulhas.

Mantan menteri perdagangan tersebut melanjutkan, saat ini Indonesia tengah menikmati stok beras yang melimpah dan produksi yang besar, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, dirinya tak ingin buru-buru ekspor besar-besaran, selagi memperkuat stok beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional hingga November 2025 telah mencapai 33,1 juta ton atau tumbuh hingga 12,62% dari periode yang sama pada 2024. BPS juga memperkirakan produksi beras Tanah Air dapat menembus 34 juta ton pada akhir 2025. Terlebih, pada tahun ini juga Indonesia tak lagi melakukan impor beras. Membandingkan dengan 2024, Indonesia masih mengirim beras dari luar negeri alias impor sebanyak 4,52 juta ton.

Untuk menjaga produksi dan stok menuju negara penyumbang pangan dunia, Zulhas tak menampik bahwa masih banyak tugas yang perlu dilakukan. Saat ini, pemerintah baru melakukan optimalisasi lahan sawah yang tersedia sebanyak 7,4 juta hektare (ha). Ke depan, perlu varietas baru untuk mengerek produksi.

Selain itu, pemerintah juga mulai membangun kluster-kluster pangan. Misalnya, yang tengah digarap di Wanam, Merauke, sebagai food estate. Khusus untuk beras, tiga BUMN karya yang telah merger menjadi Agrinas akan bertugas memproduksi pangan.

“Kluster itu mekanisasi, tentu pakai teknologi, itu yang kita bangun di Merauke. Nanti [Agrinas] akan membangun, kalau swasta tidak menggarap itu [beras],” tambah Zulhas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian penting Indonesia di sektor pangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan bahkan sudah mulai mengekspor ke sejumlah negara, termasuk memberikan bantuan pangan ke Palestina. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80, Prabowo menyebut swasembada beras sebagai tonggak kemandirian yang membanggakan.

“Kami sekarang cukup untuk diri sendiri, bahkan mulai membantu negara lain. Indonesia telah mengirimkan beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas,” ujarnya, waktu itu.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil kebijakan pertanian, tetapi juga komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 16,67 Persen, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 16,67 Persen, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Kota Jambi terpantau stabil pada Kamis (25/6/2026). Namun, beberapa komoditas strategis mengalami penurunan harga, terutama kelompok cabai dan ikan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan terbesar. Harga cabai rawit merah saat ini berada di level […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

  • IHSG Berpeluang Menguat, INET hingga BBRI Layak Dicermati

    IHSG Berpeluang Menguat, INET hingga BBRI Layak Dicermati

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan masih berpeluang menguat, meski dengan ruang yang terbatas. Sejumlah analis pasar modal pun merekomendasikan saham dari sektor energi hingga perbankan yang dinilai memiliki potensi cuan. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG tercatat menguat 12,62 poin atau naik 0,17 persen ke level 7.634. Secara mingguan, indeks menguat 2,35 […]

  • Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Hari Ini di Istana

    Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Hari Ini di Istana

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menjadwalkan pelantikan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Anwar Usman di Istana Kepresidenan, Jumat (10/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan telah menerima undangan untuk menghadiri pelantikan tersebut. “Hari ini kami diundang ke Istana untuk menghadiri pelantikan hakim Mahkamah Konstitusi, anggota Ombudsman RI, serta beberapa duta besar,” […]

  • PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

    PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) menjalin kemitraan strategis dengan PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, untuk memperluas distribusi layanan Internet Rakyat (IRA). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) perseroan. PADA, yang bergerak di bidang jasa teknikal dan pemeliharaan peralatan telekomunikasi, call […]

  • UMP Jambi 2026 Jadi Rp 3.574.161 Jika Diputuskan Naik 10,5 Persen Play Button

    UMP Jambi 2026 Jadi Rp 3.574.161 Jika Diputuskan Naik 10,5 Persen

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berapa besaran UMP Jambi 2026 dan untuk seluruh provinsi di Indonesia belum diumumkan. Pemerintah rencananya baru akan mengumumkan upah minimum provinsi (UMP) 2026 pada 21 November. Namun, kisaran kenaikan UMP termasuk UMP Jambi 2026 sudah berseliweran. Perkiraan besaran UMP 2026 ini mengacu pada tuntutan Konfederasi Setrikat Pekerja Indonesia (KSPI). KSPI sebagaimana disampaikan oleh […]

expand_less