Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bahlil Tegaskan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar, Isu Kenaikan 10 Persen Belum Pasti

Bahlil Tegaskan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar, Isu Kenaikan 10 Persen Belum Pasti

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa mekanisme penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia mengikuti pergerakan harga energi global. Hal tersebut disampaikan Bahlil merespons isu yang beredar mengenai potensi kenaikan harga BBM nonsubsidi hingga 10 persen mulai 1 April 2026.

Menurut Bahlil, skema penentuan harga BBM telah diatur dalam regulasi pemerintah, yang membedakan antara BBM untuk sektor industri dan nonindustri. Ia menjelaskan, khusus untuk BBM industri, harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti mekanisme pasar tanpa perlu pengumuman resmi.

“Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 sudah diatur dua formulasi harga, yaitu untuk industri dan nonindustri. Untuk industri, tanpa diumumkan pun harganya bisa berubah mengikuti pasar,” ujar Bahlil.

Ia menambahkan, BBM nonsubsidi seperti RON 95 dan RON 98 umumnya digunakan oleh kalangan mampu serta sektor usaha, sehingga tidak mendapat subsidi dari pemerintah.

Karena itu, perubahan harga BBM nonsubsidi tidak membebani anggaran negara. Pemerintah, kata dia, hanya memastikan ketersediaan energi, sementara harga mengikuti dinamika global.

“Selama mereka mampu membeli, silakan. Negara tidak menanggung beban untuk BBM nonsubsidi,” kata Bahlil.

Di sisi lain, pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan masyarakat melalui kebijakan BBM subsidi. Bahlil menegaskan, keputusan terkait harga BBM subsidi sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Ia memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Saya yakin Bapak Presiden selalu memprioritaskan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Pertamina memastikan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM per 1 April 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan informasi yang beredar di media sosial mengenai kenaikan harga BBM belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait harga BBM terbaru,” kata Baron.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengacu pada informasi resmi dari Pertamina guna menghindari kesalahpahaman.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12/2025), menandai awal pekan terakhir perdagangan sepanjang tahun 2025. Minimnya katalis ekonomi utama serta sikap kehati-hatian investor menjelang pergantian tahun membuat pasar cenderung bergerak terbatas. Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 tercatat melemah 0,55 persen, sementara Topix turun 0,26 persen. Pelemahan ini terjadi di tengah […]

  • Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kian terpuruk. Pagi ini rupiah sudah tembus Rp17.064 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu dipicu sentimen global dari lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik, serta tekanan domestik dari defisit APBN yang melebar. Berdasarkan data dari Antara, Selasa (7/4/2026), nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.064 […]

  • 54.604 Jemaah Haji RI Sudah Tiba di Arab Saudi, 4 Wafat di Madinah

    54.604 Jemaah Haji RI Sudah Tiba di Arab Saudi, 4 Wafat di Madinah

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemberangkatan jemaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga 29 April 2026, sebanyak 138 kelompok terbang (kloter) dengan total 54.604 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Data Kementerian Haji dan Umrah menunjukkan, dari jumlah tersebut, 132 kloter atau 52.343 jemaah sudah tiba di Madinah. Kedatangan berlangsung bertahap dan diklaim berjalan tertib dengan pengawalan petugas sejak […]

  • Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik drastis pada perdagangan Selasa (25/11/2025) ini. Pasalnya, kenaikannya melonjak Rp40.000 hingga menjadi Rp2.380.000 per gram. Sementara emas Antam paling murah kini dibanderol seharga Rp1,24 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,32 miliar. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas […]

  • Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Rupiah melemah 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.811 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah diposisi Rp16.786 per dolar AS. Dikutip dari TradingView sebagaimana dilansir Investor, mata uang Asia bergerak konsolidatif terhadap dolar AS seiring pelaku pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS yang dirilis semalam. Sementara itu, […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

    Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penguatan fondasi ekonomi nasional menjadi strategi utama pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. Menurut Purbaya, stabilitas nilai tukar akan lebih mudah dijaga apabila kondisi fundamental ekonomi tetap kuat. Dengan demikian, gejolak eksternal tidak akan memberikan tekanan yang terlalu besar terhadap rupiah. […]

expand_less