Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi.

Hingga Februari 2026, catat perseroan, volume transaksi melalui Livin’ by Mandiri terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dengan total transaksi mencapai lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun, atau tumbuh sekitar 28 persen (yoy).

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan berbasis komisi (fee-based income) dari berbagai platform digital tercatat tumbuh, termasuk Livin’ by Mandiri sebesar Rp625 miliar yang meningkat 45,3 persen (yoy) serta platform wholesale Kopra by Mandiri sebesar Rp421 miliar yang tumbuh 29,3 persen (yoy).

Di sisi lain, pendapatan bunga bersih (net interest Iincome/NII) tercatat sebesar Rp13,7 triliun, tumbuh 9,16 persen (yoy).

Kinerja tersebut, catat perseroan, didukung oleh penyaluran kredit yang tetap terjaga serta semakin aktifnya transaksi nasabah melalui berbagai kanal layanan digital Bank Mandiri, khususnya Livin’ by Mandiri.

Adapun penyaluran kredit tumbuh 15,7 persen (yoy) mencapai Rp1.513,1 triliun.

Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 16,3 persen (yoy) mencapai Rp1.644,8 triliun.

Perseroan mencatat, peningkatan aktivitas transaksi turut memperkuat penghimpunan dana murah berbasis rekening transaksi sehingga mendukung efisiensi beban bunga perseroan.

Pada saat yang sama, efisiensi operasional terus membaik dengan rasio cost-to-income ratio (CIR) yang turun ke level 37,21 persen, mencerminkan pengelolaan biaya yang semakin disiplin sekaligus peningkatan produktivitas bisnis.

Dari sisi kualitas aset, kinerja Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) yang berada di level 0,98 persen, disertai coverage ratio yang kuat sebesar 246,5 persen.

Menurut perseroan, kinerja tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta penguatan manajemen risiko yang konsisten.

Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

Novita menyampaikan bahwa ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis guna mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat keunggulan kompetitif perseroan.

Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi utama bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sendiri. Namun, tidak semua pengajuan KPR disetujui oleh pihak bank. Untuk itu, PT Bank Sinarmas Tbk membagikan sejumlah tips agar permohonan KPR lebih mudah mendapatkan persetujuan. Pertama, hitung kemampuan finansial secara realistis. Idealnya, cicilan bulanan tidak melebihi 30–40% dari penghasilan. […]

  • Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut. Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 […]

  • Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG), mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,43 triliun pada kuartal III/2025. Kinerja ini berbalik arah dari laba bersih sebesar Rp5,21 triliun yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian Saratoga terjadi akibat penurunan nilai investasi saham dan efek lainnya yang […]

  • Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini, Rabu (1/4/2026), naik. Baik itu harga untuk logam mulia UBS maupun Galeri24, masing-masing dibanderol Rp2.857.000 dan Rp2.844.000 per gram. Sebagai perbandingan, harga emas pada Selasa (31/3/2026) lalu tercatat Rp2.846.000 untuk UBS dan Rp2.833.000 untuk Galeri24. Harga emas di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah. Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas […]

  • Aktifitas 24 Jam, Jambi Business Center Hidupkan Akses dan Ekonomi Jambi

    Aktifitas 24 Jam, Jambi Business Center Hidupkan Akses dan Ekonomi Jambi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jambi Business Center (JBC) kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kawasan superblok paling strategis dan berkembang di Kota Jambi. Dengan konsep kawasan terpadu yang modern, JBC tidak hanya hadir sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai ruang aktivitas masyarakat yang terus hidup sepanjang hari. Mengusung sistem kawasan terbuka tanpa portal, JBC menawarkan kemudahan akses […]

  • Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

    Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah stabilnya daya beli masyarakat dan inflasi yang terjaga, perbankan melihat peluang baru menjelang akhir tahun. Harapannya, nasabah akan semakin rajin menabung, memberi angin segar bagi kinerja penghimpunan dana murah (CASA) hingga tutup tahun 2025. Optimisme ini diperkuat oleh survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyebutkan bahwa saat ini hingga tiga bulan […]

expand_less