Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi.

Hingga Februari 2026, catat perseroan, volume transaksi melalui Livin’ by Mandiri terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dengan total transaksi mencapai lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun, atau tumbuh sekitar 28 persen (yoy).

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan berbasis komisi (fee-based income) dari berbagai platform digital tercatat tumbuh, termasuk Livin’ by Mandiri sebesar Rp625 miliar yang meningkat 45,3 persen (yoy) serta platform wholesale Kopra by Mandiri sebesar Rp421 miliar yang tumbuh 29,3 persen (yoy).

Di sisi lain, pendapatan bunga bersih (net interest Iincome/NII) tercatat sebesar Rp13,7 triliun, tumbuh 9,16 persen (yoy).

Kinerja tersebut, catat perseroan, didukung oleh penyaluran kredit yang tetap terjaga serta semakin aktifnya transaksi nasabah melalui berbagai kanal layanan digital Bank Mandiri, khususnya Livin’ by Mandiri.

Adapun penyaluran kredit tumbuh 15,7 persen (yoy) mencapai Rp1.513,1 triliun.

Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 16,3 persen (yoy) mencapai Rp1.644,8 triliun.

Perseroan mencatat, peningkatan aktivitas transaksi turut memperkuat penghimpunan dana murah berbasis rekening transaksi sehingga mendukung efisiensi beban bunga perseroan.

Pada saat yang sama, efisiensi operasional terus membaik dengan rasio cost-to-income ratio (CIR) yang turun ke level 37,21 persen, mencerminkan pengelolaan biaya yang semakin disiplin sekaligus peningkatan produktivitas bisnis.

Dari sisi kualitas aset, kinerja Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) yang berada di level 0,98 persen, disertai coverage ratio yang kuat sebesar 246,5 persen.

Menurut perseroan, kinerja tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta penguatan manajemen risiko yang konsisten.

Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

Novita menyampaikan bahwa ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis guna mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat keunggulan kompetitif perseroan.

Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas di Jambi Naik, Emas 8 Karat Dijual Rp1,1–1,2 Juta per Gram

    Harga Emas di Jambi Naik, Emas 8 Karat Dijual Rp1,1–1,2 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Galeri 24 Mayang Mengurai, Kota Jambi, mengalami kenaikan pada Jumat (12/6/2026). Manager Distro Galeri 24 Mayang Mengurai, Ego Permana, mengatakan harga emas batangan merek Galeri 24 saat ini dijual Rp2.696.000 per gram, sementara harga buyback berada di kisaran Rp2.528.000 per gram. Menurut dia, harga tersebut naik sekitar Rp30.000 dibandingkan hari […]

  • Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia. Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk […]

  • Manfaat Kayu Manis: Turunkan Gula Darah dan Tingkatkan Imunitas

    Manfaat Kayu Manis: Turunkan Gula Darah dan Tingkatkan Imunitas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kayu manis tidak hanya dikenal sebagai rempah dapur, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah lama dimanfaatkan secara tradisional. Salah satu manfaat utama kayu manis adalah membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dan antibakteri dalam kayu manis diyakini mampu melawan infeksi dan menjaga sistem imun tetap optimal. Selain itu, kayu manis […]

  • JAPFA Chess Festival, Susanto Megaranto masih Tangguh bagi Daniel Quison

    JAPFA Chess Festival, Susanto Megaranto masih Tangguh bagi Daniel Quison

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kehebatan pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto belum pudar. Pemilik elo rating 2.476 ini sukses menghajar pecatur Filipina GM Daniel Quison dalam dwi tarung kategori grand master JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung di Gedung Serbaguna, GBK Senayan, Jakarta. “Saya memang sudah ada persiapan. Sampai langkah ke-10, dan sudah melihat peluang menang setelah Quizon […]

  • Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerimaan pajak dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan hingga November 2025 baru mencapai Rp 43,3 triliun. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, ketika penerimaan minerba sempat berada pada level tertinggi. Direktur Potensi, Kepatuhan, dan […]

  • Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdebatan mengenai biaya pembangunan rumah bergaya industrial dibandingkan dengan minimalis kerap muncul di tengah masyarakat. Namun, benarkah jika rumah bergaya industrial lebih mahal ketimbang minimalis? Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto atau akrab disapa Boegar menegaskan, pertanyaan tersebut pada dasarnya tidak dapat dijawab secara absolut. “Biaya konstruksi sangat dipengaruhi oleh […]

expand_less