Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 9 Mar 2026
- comment 0 komentar
JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia.
Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan dari importir. Namun, pengapalan kendaraan sementara tertunda karena gangguan pada jalur logistik internasional.
Menurut Nandi, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah membuat kapal pengangkut kendaraan belum beroperasi menuju wilayah tersebut.
“Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak berubah. Produksi tetap berjalan sesuai pesanan, hanya proses pengiriman yang melihat situasi,” kata Nandi di Jakarta, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan kendaraan yang telah selesai diproduksi saat ini disimpan sementara di area penampungan atau stockyard sambil menunggu kondisi pengiriman kembali memungkinkan.
Kontribusi pasar Timur Tengah terhadap ekspor Toyota dari Indonesia tercatat cukup signifikan. Kawasan tersebut menyumbang sekitar 17 hingga 20 persen dari total ekspor kendaraan Toyota.
Meski demikian, sebagian besar ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) dari Indonesia masih didominasi oleh tujuan Asia Tenggara dan Amerika Latin.
Nandi menambahkan perusahaan juga sedang mempelajari kemungkinan penggunaan rute pengiriman alternatif agar distribusi kendaraan ke Timur Tengah dapat kembali berjalan.
Sementara itu, untuk pengiriman komponen atau suku cadang, Toyota masih memanfaatkan jalur udara agar pasokan kepada mitra tetap terjaga.
Namun hingga saat ini, pihak perusahaan belum dapat memastikan kapan aktivitas pengapalan mobil ke Timur Tengah dapat kembali normal.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar