Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Terpuruk! Rupiah Bergerak di Zona Merah Akibat Konflik di Timur Tengah

Terpuruk! Rupiah Bergerak di Zona Merah Akibat Konflik di Timur Tengah

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum membaik. Pada perdagangan pagi ini rupiah kembali tertekan dari dolar Amerika Serikat (AS) akibat sentimen konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi serta kekhawatiran penutupan Selat Hormuz membuat rupiah bergerak di zona merah.

Berdasarkan data pasar, Jumat (6/3/2026), rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.905 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,34% ke level 98,97.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah hari ini melemah di rentang Rp 16.900 – 16.940 per dolar AS.

“Hal itu karena sentimen global yang terus berlanjut seputar konflik di Timur Tengah,” ungkap Ibrahim, baru-baru ini.

Ibrahim menjelaskan, perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel pada Kamis pagi, menyebabkan jutaan penduduk berlindung saat konflik memasuki hari keenam.

Selain itu, lanjut Ibrahim, kurs rupiah juga diprediksi kembali melemah akibat sentimen yang luas terkait penutupan Selat Hormuz, yang dapat menghambat distribusi minyak mentah global.

Sebelumnya, Ibrahim mengatakan, analis di bank investasi JP Morgan memperkirakan pasokan minyak mentah dari Irak dan Kuwait diprediksi dapat terhenti dalam beberapa hari ke depan, jika Selat Hormuz tetap ditutup dalam jangka panjang.

Bank investasi tersebut memproyeksi terhentinya pasokan dari Irak dan Kuwait berpotensi memangkas ketersediaan minyak mentah hingga 3,3 juta barel per hari (bpd) pada hari kedelapan konflik AS-Israel vs Iran di Timur Tengah.

Dari sisi internal, Ibrahim menambahkan, rupiah diproyeksi melemah setelah Bank Indonesia merespons penilaian lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekati Level Rp18 Ribu, Rupiah Tersungkur Lagi! Dibuka Rp17.864 per Dolar AS

    Dekati Level Rp18 Ribu, Rupiah Tersungkur Lagi! Dibuka Rp17.864 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat, mata uang Indonesia kembali masuk zona merah pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.864 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut melemah 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada diposisi Rp17.818 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi bersamaan dengan […]

  • Lexus IS Generasi Baru Meluncur 2027, Berubah Jadi Sedan Listrik dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

    Lexus IS Generasi Baru Meluncur 2027, Berubah Jadi Sedan Listrik dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pabrikan otomotif premium asal Jepang, Lexus, dikabarkan tengah menyiapkan generasi terbaru sedan sport andalannya, Lexus IS. Model anyar tersebut disebut-sebut akan hadir sebagai mobil listrik murni dan dijadwalkan meluncur pada 2027. Transformasi Lexus IS menjadi kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi elektrifikasi Lexus secara global. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Lexus di segmen […]

  • Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Negara Indonesia (BNI) resmi mengumumkan penghentian layanan internet banking berbasis browser yang akan dimulai secara bertahap pada 21 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital BNI untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menyesuaikan dengan perubahan perilaku nasabah yang kini lebih mengandalkan perangkat mobile. Langkah ini diambil setelah BNI melihat tren penggunaan […]

  • Ternyata Ini Bank Pertama di Jambi, Berdiri Sejak 1909

    Ternyata Ini Bank Pertama di Jambi, Berdiri Sejak 1909

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan sektor perbankan di Provinsi Jambi menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sejarah keberadaan bank di daerah ini ternyata telah dimulai sejak lebih dari satu abad lalu. Blogger Jambi, Deddy Rachmawan, dalam tulisannya menyebutkan bahwa hingga triwulan I tahun lalu, terdapat 32 bank umum dengan total 352 kantor bank […]

  • Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi, Rp780 Miliar Masuk hingga Triwulan II 2026

    Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi, Rp780 Miliar Masuk hingga Triwulan II 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Muaro Jambi muncul sebagai salah satu titik penting dalam peta investasi Provinsi Jambi sepanjang 2026. Hingga Triwulan II 2026, realisasi investasi di Kabupaten Muaro Jambi mencapai sekitar Rp780 miliar, menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain yang tercatat pada periode tersebut. Data Pemerintah Provinsi Jambi yang dikutip ANTARA mencatat, posisi berikutnya ditempati Tanjung Jabung […]

  • Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Kota Bekasi membawa perubahan besar dalam proses belajar mengajar. Namun, berbagai pihak menegaskan bahwa teknologi canggih ini tidak akan memberikan hasil optimal tanpa kesiapan dan kompetensi guru sebagai penggunanya. Sejak hadirnya perangkat digital tersebut, ritme pembelajaran di kelas berubah signifikan. Siswa […]

expand_less