NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi/foto
JAMBISNIS.COM – Sistem pertahanan udara North Atlantic Treaty Organization (NATO) menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Iran dan bergerak menuju wilayah udara Turki, Rabu, 4 Maret 2026.
Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal itu melintas di atas Irak dan Suriah sebelum dihancurkan sistem pertahanan NATO di kawasan Laut Mediterania bagian timur. Tidak ada laporan korban akibat insiden tersebut.
Pemerintah Turki menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi wilayah dan ruang udaranya. Ankara juga akan berkonsultasi dengan sekutu di NATO terkait kejadian tersebut.
Dalam aliansi militer itu terdapat mekanisme Pasal 4 NATO, yang memungkinkan negara anggota meminta konsultasi jika keamanan atau integritas wilayahnya terancam. Namun sejauh ini belum ada indikasi aktivasi mekanisme tersebut.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Peter Hegseth menyatakan tidak ada tanda-tanda penggunaan Pasal 5 NATO, yang menyatakan serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Pemerintah Turki juga menyampaikan protes diplomatik kepada Iran. Menteri Luar Negeri Hakan Fidan dilaporkan telah menghubungi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk menyampaikan keberatan Ankara atas insiden tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah pada akhir Februari. Sejak itu, Iran meluncurkan serangan balasan yang menargetkan aset militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Salah satu pangkalan militer Amerika Serikat berada di Pangkalan Udara Incirlik, Turki selatan, yang berlokasi tidak jauh dari perbatasan Suriah. Insiden rudal ini menambah ketegangan di kawasan yang dalam beberapa hari terakhir diliputi eskalasi militer.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar