Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) pagi di tengah sikap pelaku pasar yang mencermati perkembangan ekonomi dan geopolitik global. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 37,32 poin atau 0,45 persen ke level 8.318,15. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 3,41 poin atau 0,41 persen ke posisi 841,04.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebutkan arah pergerakan pasar masih sangat dipengaruhi dinamika eksternal, terutama pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kebijakan tarif impor AS, serta kondisi ekonomi China dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

“Reaksi pelaku pasar akan sangat bergantung pada isi pidato Presiden AS, keputusan tarif AS, serta dinamika ekonomi China dan geopolitik kawasan,” tulis tim riset dalam kajiannya.

Dari sisi perdagangan internasional, pemerintah AS resmi menerapkan tambahan tarif 10 persen terhadap barang impor melalui Section 122, dengan peluang kenaikan hingga 15 persen masih terbuka.

Ketidakpastian arah kebijakan dagang tersebut dinilai meningkatkan premi risiko global dan berpotensi mendorong sikap risk-off di pasar keuangan.

Kondisi ini dapat berdampak pada pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, tekanan pada saham berbasis ekspor dan komoditas, serta potensi kenaikan imbal hasil obligasi.

Dari kawasan Asia, People’s Bank of China (PBoC) mempertahankan Loan Prime Rate tenor satu tahun di level 3 persen dan tenor lima tahun di 3,5 persen.

Langkah tersebut dilakukan di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi dan tekanan deflasi di China. Kebijakan itu juga mencerminkan upaya menjaga stabilitas yuan yang belakangan menguat.

Bagi Indonesia, perkembangan ekonomi China menjadi faktor penting mengingat hubungan dagang yang erat, terutama pada sektor komoditas.

Pada perdagangan sebelumnya, bursa saham Eropa ditutup variatif. Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street kompak menguat, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq mencatatkan kenaikan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

    Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahasiswa dan aktivis di Kabupaten Aceh Barat mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra sebagai bencana nasional. Desakan tersebut disampaikan melalui aksi pemasangan kain putih di sejumlah titik strategis Kota Meulaboh. Aksi yang digelar pada Rabu (17/12/2025) itu dimaknai sebagai tanda darurat kemanusiaan, bukan […]

  • Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Futsal Indonesia memiliki modal berharga jelang menghadapi Korea Selatan pada laga pembuka AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026) pukul 19.00 WIB. Modal tersebut datang dari catatan kemenangan telak 6-2 atas Korea Selatan pada pertemuan sebelumnya. Pertandingan Indonesia vs Korea Selatan di AFC Futsal 2026 diprediksi berjalan ketat. […]

  • Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa […]

  • Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan sedikitnya 1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut berasal dari operasional ribuan dapur pelayanan gizi yang tersebar di berbagai daerah. Prabowo menjelaskan, hingga saat ini terdapat 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah beroperasi dan menyerap […]

  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (14/11/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.707 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.728 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata […]

  • Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta PT Agrinas Pangan Nusantara membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil niaga dari India. Said menilai rencana tersebut berpotensi melemahkan industri otomotif nasional dan tidak sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian domestik. Apalagi, pembelian kendaraan itu disebut akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan […]

expand_less