Selasa, 14 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota.

“Begitu kita memegang jabatan, di situ ada tanggung jawab. Dari sisi perencanaan harus matang, karena perencanaan itulah yang dianggarkan, yang dianggarkan itulah yang dilaksanakan, dan yang dilaksanakan itulah yang dipertanggungjawabkan,” ujar Agus dalam kegiatan Ramadan Leadership Camp di Makassar, Rabu (25/2/2026).

Menurut Agus, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) wajib memahami siklus perencanaan dan penganggaran sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Ia menekankan pentingnya penyusunan rencana sejak awal tahun anggaran serta penyesuaian dengan kebutuhan riil masing-masing OPD. Kepala OPD juga diminta mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang terukur agar penganggaran sejalan dengan arah pembangunan.

Di tengah tantangan fiskal yang semakin kompleks, Agus menilai APBD harus dikelola secara maksimal dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan.

Optimalisasi pendapatan dapat bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, hingga pemanfaatan potensi lain yang sah.

“Dari sisi belanja harus dikencangkan. Prinsip efisiensi tetap relevan, artinya menganggarkan belanja yang betul-betul diperlukan,” katanya.

Ia juga menegaskan negara harus tetap hadir dalam situasi darurat dan mendesak. Pelayanan publik tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan anggaran, mengingat mekanisme perubahan APBD maupun pergeseran anggaran telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Dalam paparannya, Agus menguraikan sedikitnya sembilan alternatif sumber pembiayaan daerah, antara lain PAD, dana transfer, BUMD, BLUD, pemanfaatan barang milik daerah, pinjaman daerah termasuk obligasi dan sukuk, skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), CSR, serta dukungan anggaran kementerian dan lembaga.

Selain itu, terdapat empat langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yakni percepatan realisasi APBD, inovasi PAD tanpa membebani masyarakat, pemanfaatan program strategis nasional, serta mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Emiten Terkait Haji Isam Kompak Menguat, JARR–PGUN Sentuh ARA Hari Ini

    Saham Emiten Terkait Haji Isam Kompak Menguat, JARR–PGUN Sentuh ARA Hari Ini

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga saham emiten yang terafiliasi dengan Haji Isam kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (9/12/2025). Beberapa saham bahkan tercatat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) setelah sebelumnya juga menguat signifikan pada awal pekan. Pada sesi pertama perdagangan, saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) tercatat naik 13,35% ke level Rp4.160 per lembar. Meski […]

  • Galeri24 Stabil, UBS Turun Rp1000

    Galeri24 Stabil, UBS Turun Rp1000

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual Pegadaian mengalami harga jual bervariasi. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Rabu (28/1/2026), harga jual emas Galeri24 stabil di angka Rp2.965.000 per gram. Dengan harga buyback sebesar Rp2.781.000. Sementara harga emas UBS turun tipis dari awalnya dibanderol Rp3.018.000 menjadi Rp3.017.000 per gram atau turun Rp1.000. Dengan […]

  • Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (13/11/2025). IHSG menguat 13,73 poin atau 0,15% ke 8.398,67. Sebanyak 273 saham naik 143 saham turun dan223 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur […]

  • Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berupaya memastikan sejumlah komoditas unggulan tetap mendapatkan tarif 0% ke Amerika Serikat (AS), meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif global baru. Trump menetapkan tarif impor global sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15%. Kebijakan ini muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diumumkan pada April […]

  • Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

    Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya peran industri sebagai “laboratorium pencetak ahli” guna menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan riil dunia kerja. Menurut dia, industri tidak lagi cukup hanya menjadi pengguna tenaga kerja, tetapi harus mengambil peran aktif dalam membentuk kompetensi sumber daya manusia (SDM) sejak masa pelatihan. “Industri bukan lagi […]

  • debt collector

    Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel. Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah. […]

expand_less