Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ferrari resmi memperlihatkan detail perdana dari mobil listrik pertamanya yang diberi nama Elettrica. Ini menandai langkah besar pabrikan supercar asal Italia ini menuju era elektrifikasi penuh tanpa meninggalkan karakter khasnya.

Dalam perkenalan yang berlangsung di markas besar Ferrari di Maranello, Italia, pabrikan menampilkan sasis, motor listrik, serta paket baterai yang akan digunakan pada Elettrica. Meski belum dilengkapi bodi, Ferrari memastikan model ini akan hadir dengan konfigurasi empat pintu dan lebih dari empat kursi.

Menurut Direktur Utama Ferrari, Benedetto Vigna, Elettrica akan mampu melaju hingga 310 kilometer per jam dengan jangkauan mencapai 530 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

“Mobil listrik ini bukan pengganti mesin pembakaran internal, melainkan tambahan dalam lini Ferrari yang semakin beragam,” ujar Vigna dikutip dari Drive sebagaimana dilansir VOI, Jumat (10/10/2025).

Struktur sasis dan bodi Elettrica dibuat menggunakan aluminium daur ulang sebesar 75 persen, sementara posisi baterai dirancang rendah untuk menjaga keseimbangan dan karakter pengendalian khas mobil Ferrari. Hal ini bertujuan agar sensasi berkendara tetap terasa emosional meski tanpa suara raungan mesin konvensional.

Soal karakter suara, Ferrari tidak memilih untuk meniru suara mesin bensin secara digital. Sebaliknya, mereka mengembangkan sistem khusus yang memperkuat getaran alami powertrain listrik melalui sensor akselerometer di poros belakang.

Getaran tersebut kemudian diteruskan ke kabin, menghadirkan sensasi akustik yang disebut Ferrari sebagai pengalaman emosional khas Maranello. Soal dapur pacunya, Elettrica ditenagai oleh dua motor listrik dengan total output lebih dari 735 kW (setara 1000+ hp) dalam mode “boost“.

Akselerasinya diklaim mampu mencapai 0-100 km/jam dalam 2,5 detik dengan kecepatan maksimum 310 km/jam. Ferrari menyematkan baterai 122 kWh bertegangan tinggi (880 volt).

Baterai ini juga menjadi bagian struktural mobil dan diposisikan untuk menurunkan pusat gravitasi hingga 80 mm dibanding mobil bensin setara, meningkatkan handling dan ruang kabin belakang. Ferrari Elettrica akan meluncur secara penuh pada paruh pertama tahun 2026.

Dalam rencana lima tahun ke depan, Ferrari membagi portofolionya menjadi tiga kategori: mesin pembakaran internal, hibrida, dan listrik penuh. Menurut Vigna, pada tahun 2030, sekitar 20 persen model Ferrari akan bertenaga listrik, sementara 40 persen lainnya akan terdiri dari hibrida dan mesin konvensional.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maulana Sambangi Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Penanganan TBC di Kota Jambi

    Wali Kota Maulana Sambangi Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Penanganan TBC di Kota Jambi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Jambi juga aktif menjalin sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperluas sumber pembiayaan dan dukungan program kesehatan. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, […]

  • Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara. Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga […]

  • AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. AHY menyebutkan, pertemuannya dengan Presiden dilakukan untuk menyampaikan laporan perkembangan proyek dan meminta arahan terkait […]

  • Kendaraan di Tol Betung–Tempino–Ness Jambi Tembus 10.528 Unit per Hari

    Kendaraan di Tol Betung–Tempino–Ness Jambi Tembus 10.528 Unit per Hari

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di ruas Tol Betung–Tempino–Simpang Ness di Provinsi Jambi. Jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut tercatat meningkat signifikan. PT Hutama Karya mencatat sebanyak 10.528 kendaraan per hari melintas di ruas tol tersebut. Angka itu naik 25,35 persen dibandingkan trafik normal yang rata-rata hanya sekitar 7.860 kendaraan […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas kelapa sawit sedang bagus. Terbaru, harga tandan buah segara sawit untuk Provinsi Jambi mencapai Rp 3.592,08 per kilogram TBS. Harga untuk periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026 tersebut naik Rp 98,66 per Kg untuk umur tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan periode sebelumnya. Data yang diperoleh Jambisnis.com […]

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

expand_less