Harga HP dan Laptop Melonjak di RI Awal 2026, Ponsel Murah Paling Terpukul
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar

Pantauan di sejumlah pusat penjualan elektronik di Jakarta menunjukkan kenaikan harga terjadi pada berbagai merek smartphone dan laptop. Segmen ponsel harga Rp1–2 juta menjadi yang paling terdampak, dengan kenaikan berkisar Rp50 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung merek dan model
JAMBISNIS.COM – Harga laptop dan ponsel di Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada awal tahun 2026. Lonjakan harga ini dipicu oleh kelangkaan serta kenaikan harga chip memori global yang berdampak langsung pada pasar elektronik dalam negeri.
Pantauan di sejumlah pusat penjualan elektronik di Jakarta menunjukkan kenaikan harga terjadi pada berbagai merek smartphone dan laptop. Segmen ponsel harga Rp1–2 juta menjadi yang paling terdampak, dengan kenaikan berkisar Rp50 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung merek dan model.
Beberapa model yang terpantau naik antara lain Samsung seri A, Xiaomi, Vivo, Realme, hingga Oppo. Meski harga meningkat, pedagang mengaku penjualan masih berjalan relatif stabil, meskipun pembeli dengan anggaran terbatas mulai terdampak.
Tak hanya ponsel, harga laptop juga mengalami penyesuaian di hampir seluruh merek. Laptop dengan spesifikasi terbaru, terutama yang menggunakan RAM DDR5, mengalami kenaikan paling tinggi, bahkan mencapai Rp3–4 juta untuk produk kelas menengah ke atas.
Associate Market Analyst Devices Research IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, menyebut kenaikan harga ini tak terlepas dari krisis chip global. Menurutnya, vendor di segmen smartphone murah sulit menyerap kenaikan biaya karena margin yang tipis, sehingga harga jual terpaksa dinaikkan.
Sejumlah vendor teknologi juga mengonfirmasi penyesuaian harga. Vivo dan ASUS menyatakan kenaikan dilakukan sebagai respons terhadap dinamika rantai pasok global dan kenaikan biaya komponen, dengan kebijakan yang berbeda di setiap segmen produk.
IDC memperkirakan kondisi ini mulai mereda pada semester II 2026. Namun demikian, harga perangkat elektronik diprediksi tetap berada di level tinggi hingga awal 2027, sehingga konsumen disarankan menyiapkan anggaran lebih besar sebelum membeli gadget baru.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar