Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia.

Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski eksposur perdagangan langsung Indonesia ke wilayah konflik relatif kecil, dampak rambatan melalui pasar keuangan global dan harga energi tetap menjadi ancaman utama. Ketidakpastian global mendorong investor mengalihkan dana ke aset aman, yang berisiko memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ketegangan politik di Iran menjadi sorotan karena negara tersebut merupakan salah satu produsen minyak dunia. Inflasi tinggi, depresiasi mata uang, serta tekanan sanksi internasional memperbesar risiko gangguan pasokan energi global. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia dan menekan fiskal Indonesia sebagai negara pengimpor minyak.

Data Bank Mandiri mencatat, setiap kenaikan harga minyak sebesar US$1 per barel dapat menambah defisit fiskal Indonesia hingga Rp6,8 miliar. Jika harga minyak bertahan di atas asumsi APBN, tekanan inflasi domestik juga berpotensi meningkat.

Dari sisi perdagangan, ekspor dan impor Indonesia ke Iran relatif kecil, masing-masing di bawah 1 persen dari total transaksi nasional. Namun, volatilitas pasar keuangan dinilai sebagai jalur transmisi tercepat dari risiko geopolitik global ke perekonomian domestik, terutama terhadap nilai tukar Rupiah.

Sementara itu, Research Director Prasasti Center for Policy Studies Gundy Cahyadi mengingatkan pemerintah agar menghindari kebijakan yang bersifat eksperimental pada 2026. Menurutnya, stabilitas kebijakan dan kualitas implementasi menjadi kunci di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas dan risiko global yang meningkat.

Gundy menilai Rupiah menjadi variabel paling rentan terhadap lonjakan aversi risiko global. Pelemahan nilai tukar dapat berdampak langsung pada investasi, mengingat tingginya kandungan impor dalam struktur investasi nasional.

Meski pasokan energi global saat ini dinilai masih relatif longgar, eskalasi geopolitik yang meluas berpotensi meningkatkan risiko terhadap perdagangan global dan koordinasi kebijakan internasional. Pemerintah dan otoritas ekonomi pun dituntut memperkuat ketahanan fiskal dan menjaga stabilitas makroekonomi untuk menghadapi tantangan ekonomi 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Optimisme masyarakat terhadap ekonomi nasional kembali menurun. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2025 turun 2,2 poin menjadi 115, menandakan warga mulai pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski masih berada di zona optimistis, penurunan indeks keyakinan konsumen pada September 2025 menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai berhati-hati menatap ekonomi ke […]

  • Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

    Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nama Low Tuck Kwong kembali menjadi perhatian publik setelah pengusaha tambang tersebut memenangkan lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar. Lelang berlangsung dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Lukisan berjudul Kuat Laksana Kuda Api itu awalnya dibuka dengan harga Rp200 […]

  • Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (Self-Regulatory Organizations/SRO), serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jambi, sukses menggelar kegiatan Go Public Seminar bertajuk “Turning Growth Into Opportunity” di Swiss-Belhotel Jambi pada Rabu (5/8/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, otoritas […]

  • KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji Kementerian Agama tahun 2023-2024. “Confirm, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yang pertama YCQ selaku eks Menag, […]

  • Harga Batubara Acuan (HBA) Naik ke US$ 103,43 per Ton pada April 2026

    Harga Batubara Acuan (HBA) Naik ke US$ 103,43 per Ton pada April 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menaikkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada periode kedua April 2026. Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 145.K/MB.01/MEM.B/2026 yang ditetapkan pada 15 April 2026, seluruh kategori batubara dari berbagai tingkat kalori tercatat mengalami kenaikan harga. Untuk batubara kalori tinggi dengan nilai 6.322 kcal/kg GAR, HBA ditetapkan sebesar […]

  • Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi umat Islam untuk menunaikan berbagai ibadah, termasuk membayar zakat. Namun di tengah kewajiban tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: mana yang harus didahulukan, membayar hutang atau menunaikan zakat? Ulama tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa dalam Islam, membayar hutang yang sudah jatuh tempo harus didahulukan […]

expand_less