Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Nataru 2025–2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- comment 0 komentar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meninjau Integrated Terminal Jakarta, Minggu (28/12/2025. (Foto: Pertamina)
JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) nasional dalam kondisi aman selama perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepastian tersebut disampaikan Bahlil usai meninjau langsung Integrated Terminal Jakarta pada Minggu (28/12/2025). Berdasarkan laporan Direksi Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), stok BBM nasional saat ini berada di atas rata-rata normal.
“Dengan kondisi stok tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG selama periode Nataru,” kata Bahlil dalam keterangan resmi, Senin (29/12/2025).
Bahlil menjelaskan, pasokan berbagai jenis BBM, mulai dari Solar, gasoline RON 90, RON 92, hingga Pertamax Turbo, seluruhnya berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, stok LPG nasional juga tercatat berada di atas rata-rata normal.
Terkait wilayah Aceh yang terdampak bencana, Menteri ESDM menegaskan pemerintah bersama Pertamina terus mengawal distribusi energi, khususnya ke daerah yang sempat mengalami gangguan akses.
Dalam beberapa waktu terakhir, penyaluran BBM dan LPG ke wilayah terdampak dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter dan pesawat guna memastikan pasokan tetap terjaga. Seiring membaiknya akses darat dalam tiga hingga empat hari terakhir, mobil tangki BBM dan LPG kini mulai dapat masuk secara bertahap ke wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Beberapa daerah seperti Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tengah kini kembali mendapatkan pasokan energi secara normal. Di Aceh Tamiang, seluruh SPBU yang sebelumnya tidak beroperasi penuh kini telah kembali melayani masyarakat.
Untuk mengoptimalkan pelayanan selama masa libur Nataru, Bahlil juga menginstruksikan Pertamina Patra Niaga agar mengoperasikan SPBU selama 24 jam di wilayah terdampak bencana, sebagaimana telah diterapkan di sejumlah daerah lain di Sumatera.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar