Pemerintah Kebut Pemulihan Aceh Tamiang Pasca-Banjir, Akses Darat Mulai Terbuka
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 3 Des 2025
- comment 0 komentar

Pantauan dari udara kondisi banjir di Aceh Tamiang.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus menggenjot upaya pemulihan di Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar di Sumatera. Seiring terbukanya akses darat, distribusi bantuan logistik dan penanganan pascabencana kini dipercepat. Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan bahwa sejumlah titik yang sebelumnya terisolasi mulai bisa dijangkau kendaraan roda empat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan percepatan penanganan dimungkinkan setelah jalur utama dari Medan ke Aceh Tamiang mulai dapat dilalui.
“Memang ada beberapa titik yang belum bisa ditembus, tetapi tadi malam saya mendapat laporan bahwa akses ke Tamiang lewat darat sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Saifullah Yusuf, Rabu (3/12/2025).
Pembukaan akses tersebut membuat distribusi logistik, termasuk permakanan, tenda, dan kebutuhan darurat lainnya, bisa dilakukan lebih cepat. Kemensos dan BNPB terus berkoordinasi untuk memperluas jangkauan bantuan, terutama ke kecamatan yang sebelumnya sulit diakses.
Selain bantuan logistik, pemerintah juga memperkuat dukungan berupa shelter untuk warga yang masih mengungsi.
Dari Medan, truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan alat berat diberangkatkan menuju Aceh Tamiang sejak Selasa (2/12/2025). Pengiriman ini dilakukan melalui koordinasi Pertamina, Kementerian PUPR, dan Kementerian Perhubungan.
Setkab dalam keterangannya menyebutkan bahwa pasokan BBM menjadi prioritas agar kebutuhan warga dan operasional alat berat dapat terpenuhi. Pemerintah menilai pembukaan jalur darat adalah kunci pemulihan karena menjadi jalur kritis untuk mobilisasi bantuan dan evakuasi.
Sementara itu, TNI AU mengerahkan dua pesawat angkut untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah yang masih terisolasi akibat banjir bandang dan longsor. Logistik diterjunkan menggunakan metode udara untuk menjangkau lokasi yang masih terputus total.
Upaya pemulihan diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan mengingat skala kerusakan yang ditimbulkan banjir dan longsor di wilayah tersebut.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar