Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » “Rakyat Saya Kelaparan”, Bupati Aceh Utara Menangis, Nyatakan Daerah Tak Mampu Tangani Banjir

“Rakyat Saya Kelaparan”, Bupati Aceh Utara Menangis, Nyatakan Daerah Tak Mampu Tangani Banjir

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, secara resmi menandatangani surat ketidaksanggupan daerah dalam menangani banjir yang melanda wilayah itu sejak 22 November 2025. Surat tersebut diteken pada Rabu (3/12/2025), disertai ungkapan permintaan maaf dan tangis haru karena bantuan yang diharapkan belum kunjung tiba.

Dalam rapat evaluasi penanganan banjir di Posko Utama Pendopo Bupati, Ismail akrab disapa Ayahwa mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak lagi mampu mengatasi dampak banjir yang telah merendam 852 desa dan memicu longsor di sejumlah titik.

“Saya mohon maaf kepada rakyat Aceh Utara. Saya sudah meminta helikopter sejak hari pertama banjir, tetapi sampai hari ini belum juga tiba,” ucapnya sambil menangis.

Hingga Rabu siang, data menunjukkan 121 orang meninggal dan 109 orang hilang. Sejumlah wilayah masih terisolasi karena akses jalan putus, aliran listrik terhenti, serta logistik belum sepenuhnya menjangkau desa-desa pedalaman.

Ayahwa menjelaskan bahwa bantuan yang masuk masih jauh dari cukup. Beras dari Bulog sebanyak 120 ton telah didistribusikan, tetapi kebutuhan jauh lebih besar. Pemerintah daerah mengajukan tambahan 350 ton, namun belum disetujui.

“Kami hanya punya sedikit beras, mi instan, dan telur. Semua uang daerah sudah kami kerahkan, tetapi tidak cukup. Makilah saya. Dengan begitu pusat sadar bahwa banjir di Aceh Utara ini sangat besar,” ujarnya.

Sejauh ini, bantuan baru datang dari beberapa perusahaan, Pemerintah Aceh, Basarnas, dan satu mobil pikap bantuan dari sebuah bank.

Sementara itu, laporan dari lapangan menunjukkan warga di pedalaman mulai mengalami kelaparan. Beberapa jenazah korban banjir juga belum bisa dievakuasi karena akses terputus total. Ayahwa menegaskan bahwa Aceh Utara membutuhkan dukungan cepat dari Pemerintah Pusat, terutama untuk pengiriman helikopter dan bantuan logistik skala besar.

“Pusat, selain Basarnas, belum hadir ke Aceh Utara. Rakyat saya kelaparan, jenazah belum diambil. Tolong bantu kami. Jangan biarkan rakyat kami mati kelaparan,” katanya.

Ia menyebutkan rakyat kehilangan rumah, harta benda, dan kini mulai sakit akibat kondisi darurat yang terus berlangsung.

Hingga laporan ini diturunkan, sejumlah wilayah di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Barat masih terisolasi. Cuaca buruk memperlambat penyaluran bantuan udara. Pemerintah provinsi telah menetapkan tanggap darurat, sementara Pemerintah Pusat tengah melakukan asesmen untuk percepatan bantuan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung. Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat […]

  • Wawako Jambi Diza Pastikan Pengobatan Balita Penderita Leukemia Ditanggung Pemerintah

    Wawako Jambi Diza Pastikan Pengobatan Balita Penderita Leukemia Ditanggung Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha memastikan pemerintah akan membantu kebutuhan pengobatan seorang balita berusia 4 tahun yang didiagnosis menderita Leukemia. Balita bernama Abrina Plesiah, yang akrab disapa Cia, saat ini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Raden Mattaher. Cia merupakan anak dari pasangan Sri Juwita dan Fernades Sihombing yang tinggal […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US$11,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor tekstil dan garmen Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tekanan ekonomi global. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) mencatat, ekspor industri ini menembus US$11,9 miliar pada akhir 2024, menjadikannya salah satu kontributor utama ekspor nonmigas nasional. Ketua AGTI Anne Patricia Sutanto menegaskan bahwa industri tekstil Indonesia tidak sedang melemah, melainkan tengah […]

  • Pasar Jambi Memanas! Cabe Rawit Merah Melonjak Hingga Rp 65.000, Ayam Malah Turun Tajam

    Pasar Jambi Memanas! Cabe Rawit Merah Melonjak Hingga Rp 65.000, Ayam Malah Turun Tajam

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Harga sejumlah bahan pokok atau sembako di beberapa pasar rakyat di Kota Jambi tercatat relatif stabil menjelang pertengahan Oktober 2025. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga komoditas di Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang menunjukkan kondisi yang cukup terkendali, meski ada sedikit fluktuasi […]

  • Pemerintah Kebut Pemulihan Aceh Tamiang Pasca-Banjir, Akses Darat Mulai Terbuka

    Pemerintah Kebut Pemulihan Aceh Tamiang Pasca-Banjir, Akses Darat Mulai Terbuka

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus menggenjot upaya pemulihan di Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar di Sumatera. Seiring terbukanya akses darat, distribusi bantuan logistik dan penanganan pascabencana kini dipercepat. Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan bahwa sejumlah titik yang sebelumnya terisolasi mulai bisa dijangkau kendaraan roda empat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan percepatan penanganan […]

  • Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam stagnan pada perdagangan Senin (22/6/2026). Logam mulia yang selama ini jadi primadona investasi masyarakat itu masih bertahan di level Rp2.668.000 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Sebelumnya, pada Sabtu (20/6/2026), harga emas Antam sempat terkoreksi Rp5.000 sebelum akhirnya bertahan di posisi saat ini. Kondisi ini dinilai […]

expand_less