Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu.

Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 persen di awal perdagangan pekan ini. Mempercepat kerugian awal karena masalah kualitas industri menutupi dampak keputusan perusahaan untuk menangguhkan ribuan jet A320 demi pembaruan software. Saham kemudian melemah 5,6% pada pukul 20.45 WIB waktu Paris.

Dalam pernyataan yang dikirim melalui surel, seorang juru bicara Airbus menyatakan perusahaan sedang memeriksa semua pesawat yang berpotensi terdampak dan hanya sebagian kecil dari pesawat tersebut yang memerlukan tindakan lebih lanjut.

“Sumber masalah telah diidentifikasi, ditangani, dan semua panel yang baru diproduksi telah memenuhi semua persyaratan,” kata juru bicara tersebut dikutip Investor, Selasa (2/12/2025).

Juru bicara menambahkan masalah ini berasal dari pemasok, namun menolak menyebutkan namanya. Airbus diketahui memiliki pemasok internal maupun eksternal untuk struktur pesawatnya.

Masalah ini muncul saat Airbus tengah berupaya keras untuk memenuhi target pengiriman yang ambisius tahun ini. Cacat produksi yang dicurigai ini menyebabkan penundaan beberapa pengiriman, meskipun belum ada indikasi masalah ini telah menjangkau pesawat yang sudah beroperasi.

Menurut sumber industri, Airbus dilaporkan hanya mengirimkan 72 pesawat pada November 2025, lebih rendah dari ekspektasi analis, sehingga total pengiriman tahun ini sejauh ini mencapai 657 unit.

Airbus menargetkan sekitar 820 kali pengiriman untuk tahun ini. Ini berarti mereka harus mencapai kinerja rekor pengiriman lebih dari 160 jet pada Desember 2025, jauh melampaui rekor akhir tahun sebelumnya yaitu 138 unit pada 2019.

Para analis berbeda pendapat mengenai apakah pembuat pesawat terbesar di dunia ini akan mampu mencapai target pengiriman tersebut, mengingat pendapatan dan arus kas perusahaan sangat bergantung pada pengiriman tepat waktu.

Analis Jefferies, Chloe Lemarie, menilai kinerja November 2025 lebih lemah dari yang diperkirakan dari proyeksi awalnya 71 pengiriman. Namun ia yakin target masih dapat dicapai karena produksi dasar meningkat.

Analis independen Rob Morris memperkirakan Airbus bisa mencapai sekitar 800 pengiriman, yang mungkin cukup untuk mengklaim target tercapai berdasarkan formulasi perkiraan mereka, meskipun ada risiko hasil akhir akan sedikit lebih rendah.

Masalah kualitas terbaru yang dihadapi Airbus, bersamaan dengan penarikan software sebelumnya, menyoroti tekanan luar biasa yang dialami oleh seluruh rantai pasokan industri kedirgantaraan pasca pandemi. Untuk memenuhi permintaan global yang booming setelah pembatasan perjalanan dicabut, Airbus berusaha keras meningkatkan laju produksi.

Namun, upaya percepatan ini sering kali menciptakan celah yang dapat memunculkan masalah kualitas industri, seperti yang terjadi pada panel logam A320. Gangguan dari pemasok, bersama dengan tantangan logistik dan kekurangan tenaga kerja, menjadi hambatan struktural yang berulang.

Kegagalan mencapai target pengiriman yang ambisius tidak hanya memengaruhi pendapatan Airbus karena maskapai membayar sebagian besar nilai pesawat pada saat serah terima, tetapi juga menunda ekspansi armada maskapai di seluruh dunia.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyebabkan jaringan komunikasi di sejumlah titik terputus. Untuk mempercepat pemulihan konektivitas, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan 10 lokasi layanan internet satelit Satria-1 sebagai akses darurat. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas pemerintah di tengah kondisi infrastruktur […]

  • Rosan Ungkap Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar yang Mulai Groundbreaking Januari 2026

    Rosan Ungkap Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar yang Mulai Groundbreaking Januari 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan sejumlah proyek hilirisasi strategis yang akan memulai tahap groundbreaking pada Januari 2026. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor mineral, energi, hingga bioindustri dengan nilai investasi mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Rosan menyampaikan, salah satu fokus utama pemerintah adalah pengembangan hilirisasi bauksit dan aluminium. Proyek ini meliputi pembangunan […]

  • Umrah di Tengah Banjir, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Jadi Sorotan Publik, Ini Harta Kekayaannya

    Umrah di Tengah Banjir, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Jadi Sorotan Publik, Ini Harta Kekayaannya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS tengah menjadi sorotan publik usai kabar dirinya menjalani ibadah umrah di saat wilayahnya terdampak banjir Sumatera. Informasi tersebut diketahui setelah akun biro perjalanan umrah mengunggah foto keberangkatan Mirwan ke tanah suci. Kabar keberangkatan tersebut ramai dibahas warganet karena terjadi ketika Aceh Selatan masih dilanda bencana banjir dan longsor. […]

  • Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

    Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Senin pagi, (30/3/2026). Analis menilai, rupiah loyo seiring penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah hari ini melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.981 dari penutupan sebelumnya di level […]

  • Ledakan Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang, Lee Jae Myung dan Kim Jong Un Sampaikan Duka

    Ledakan Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang, Lee Jae Myung dan Kim Jong Un Sampaikan Duka

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tragedi ledakan tambang batu bara di China memicu respons duka dari dua negara di Semenanjung Korea. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara terpisah menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah China. Ledakan gas terjadi di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, pada 22 Mei 2026. Insiden itu menewaskan […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.287.000 per Gram: Naik Dratis!

    Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.287.000 per Gram: Naik Dratis!

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Kamis (6/11/2025), Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam melonjak Rp 27.000 menjadi Rp 2.287.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termurah dibanderol Rp 1.193.500 dengan ukuran 0,5 gram. Sedangkan yang termahal mencapai Rp 2.227.600.000 dengan bobot 1.000 gram. Kenaikan […]

expand_less