Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani.

Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh tingginya konsumsi santan di China, terutama untuk industri minuman.

“Kelapa sekarang lakunya luar biasa. Dari Rp2.000 sekarang sampai Rp12.000 satu butir. Di China, santan dipakai untuk kopi, tidak pakai susu lagi,” ujar Zulhas dalam Kompas100 CEO Forum di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (26/11/2025).

Menurut Zulhas, tingginya permintaan global membuat pasokan kelapa di sejumlah sentra produksi seperti Sumatra menipis.

“Kelapa kita di mana-mana dikejar sekarang ini. Kalau di Sumatra sudah enggak bisa lagi, kelapa sudah Rp12.000 satu butir,” ujarnya.

Pemerintah kini fokus mengembangkan perkebunan rakyat secara masif melalui penyediaan bibit unggul, termasuk kelapa, kopi, lada, dan cengkeh.

“Agar rakyat menjadi produktif. Paling tidak dia dapat bibit unggul. Dibantu bibit saja sudah cukup,” lanjutnya.

Zulhas menekankan bahwa potensi keuntungan dari kebun kelapa saat ini bahkan melampaui kebun sawit.

“Kebun kelapa lebih untung dari kebun sawit sekarang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa dua perusahaan China yang berinvestasi di hilirisasi kelapa berpotensi membuka 10.000 lapangan kerja. Salah satu proyek hilirisasi saat ini sudah menyerap 500 juta butir kelapa per tahun pada tahap pertama, dengan target penyelesaian tahun ini.

“Penyerapan tenaga kerjanya 5.000 orang. Tahun depan bisa sampai 10.000 orang,” kata Rosan.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya kelapa Indonesia lebih banyak diekspor dalam bentuk mentah, sehingga harga jual petani rendah akibat biaya logistik yang tinggi. Setelah negosiasi, investor China setuju membangun pabrik di Indonesia. Menurut Rosan, hilirisasi kelapa memiliki produk turunan yang sangat luas sehingga nilai tambah bisa dinikmati langsung di dalam negeri.

“Produk turunannya sangat banyak. Kami ingin value added dan penciptaan lapangan kerja ada di Indonesia,” jelasnya.

Rosan menyebut investasi sektor ini mencapai US$100 juta, dengan dampak tenaga kerja yang jauh lebih besar dibandingkan hilirisasi mineral.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesempatan Yang Mau Beli! Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun Lagi

    Kesempatan Yang Mau Beli! Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun Lagi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bagi yang hendak membeli emas produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian, bisa memanfaatkan momen hari ini. Saat ini logam mulia produk Galeri24 dan UBS kembali mengalami penurunan harga. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Rabu (4/2/2026), harga jual emas Galeri24 turun sebesar Rp26.000 dari semula di angka Rp2.948.000 menjadi Rp2.922.000 per gram. Begitu […]

  • Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor digital kini menjadi penggerak baru penerimaan pajak Indonesia. Dari sektor ini pemerintah telah menghimpun pajak senilai Rp 10,21 triliun sepanjang Januari hingga September 2025. Hal itu disampaikan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rosmauli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Secara rinci, penerimaan dari pajak pertambahan […]

  • Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza kembali dipercaya memimpin Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jambi untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara musyawarah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Usai terpilih, Faizal Riza menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperkuat peran koperasi dalam mendukung Program Strategis Nasional […]

  • Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp310,5 Triliun, Portofolio Hijau Naik 12 Persen

    Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp310,5 Triliun, Portofolio Hijau Naik 12 Persen

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat total pembiayaan berkelanjutan tumbuh 8,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp310,5 triliun hingga kuartal III 2025. Dari jumlah tersebut, portofolio hijau meningkat 12 persen yoy menjadi Rp159 triliun, sementara portofolio sosial naik 5,3 persen yoy menjadi Rp151 triliun. “Bank Mandiri secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam tampaknya belum stabil. Pada perdagangan Kamis (9/4/2026) ini harga perak Antam merosot. Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia. Berdasarkan data terbaru dari laman logam mulia, harga perak Antam merosot Rp1.400 menjadi Rp47.050. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam sempat naik tinggi Rp3.000 […]

  • Naik Tipis, Jadi Segini Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian

    Naik Tipis, Jadi Segini Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik tipis. Kini harga emas UBS dipatok Rp3.096.000 per gram dan Galeri24 dibanderol Rp3.080.000 per gram. Mengutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Jumat (6/3/2026), emas UBS naik sebesar Rp5.000 dari awalnya Rp3.091.000 per gram. Begitu pula emas Galeri24 mengalami kenaikan Rp5.000 dari semula dibanderol Rp […]

expand_less