Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama jajaran menterinya pada 6 November 2025.

Menurut DataIndonesia, sektor minerba menjadi penyerap investasi terbesar dengan nilai mencapai Rp321,8 triliun, disusul ketahanan energi sebesar Rp232 triliun dan transisi energi Rp40 triliun. Sementara itu, sektor pertanian justru menjadi yang terkecil dengan potensi investasi hanya Rp7,11 triliun.

Dari sisi realisasi, industri logam mencatat investasi terbesar pada kuartal III/2025, yakni Rp62,02 triliun, diikuti sektor pertambangan sebesar Rp55,87 triliun. Namun, tingginya investasi tersebut belum berdampak besar terhadap industri pendukung, khususnya kendaraan listrik, karena perbedaan teknologi baterai yang digunakan produsen global.

Hingga kuartal III/2025, penyerapan tenaga kerja manufaktur tercatat 696.478 orang, naik tipis dibandingkan 2024. Namun, sektor dengan investasi terbesar justru memiliki kontribusi tenaga kerja paling kecil.

Pada 2024, industri makanan dan industri tekstil menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak, masing-masing 4% dan 2%. Sebaliknya, industri logam dasar hanya menyumbang 0,16% tenaga kerja, dan industri pengolahan batu bara hanya 0,03%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa hilirisasi saat ini lebih bersifat padat modal dibanding padat karya, sehingga peranannya dalam menciptakan lapangan kerja masih terbatas.

Meski hilirisasi digadang-gadang sebagai motor industrialisasi, kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB justru terus menurun. Pada kuartal II/2025, kontribusinya hanya 18,67%, jauh di bawah era awal 2000-an yang dapat mencapai 30%.

Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia juga fluktuatif. Pada Oktober 2025, PMI berada di level 51,2 poin, lebih rendah dibanding Thailand (56,6 poin) dan Vietnam (54,5 poin).

Pengamat menilai bahwa hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia belum terhubung secara optimal. Hilirisasi hanya menjadi proses pengolahan bahan mentah, namun belum sepenuhnya mendorong pertumbuhan industri manufaktur yang kuat dan menyerap tenaga kerja besar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga tiket bus menjelang arus mudik Lebaran 2026 dikeluhkan para calon penumpang di Terminal Jatijajar. Kenaikan tarif yang signifikan dinilai memberatkan, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sejak Selasa (17/3/2026) pagi, terminal tersebut mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Salah satu pemudik, […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam praktiknya, feng shui tidak hanya berbicara soal tata letak furnitur, tapi juga tentang benda-benda yang disimpan di rumah. Sejumlah ahli feng shui menyebut, ada beberapa barang rumah tangga yang tanpa disadari dapat menghambat aliran energi positif dan memicu rasa tidak nyaman. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini 7 benda yang sebaiknya […]

  • Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia membeberkan capaian kinerja selama satu tahun operasional lembaga tersebut. Sepanjang tahun pertama, fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi kelembagaan, penguatan tata kelola, serta penarikan investasi untuk proyek strategis nasional. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan tahun pertama menjadi fase krusial untuk membangun sistem pengelolaan investasi negara yang […]

  • Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen memperkuat pencegahan gratifikasi dan korupsi di kementeriannya, guna memastikan layanan ketenagakerjaan berjalan bersih, adil, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dalam acara “Penguatan Integritas dan Komitmen Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi” di Jakarta, Yassierli menekankan bahwa penguatan integritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja harian yang menuntut kejujuran, kepatuhan, dan pemahaman risiko […]

  • Naik Rp13.000, Segini Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini

    Naik Rp13.000, Segini Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali melejit pada perdagangan hari ini, Rabu (10/12/2025). Emas Antam naik sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.416.000 per gram dari sebelumnya dibanderol Rp2.403.000 per gram. Emas Antam paling murah Rp1.258.000 berukuran 0,5 gram. Sedangkan yang paling mahal berukuran 1.000 gram dibanderol Rp2.356.600.000. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam turut melesat […]

expand_less