Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit.

Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober 2025, meningkat 378,1 persen dibandingkan September 2025 yang mencatat 2.036 unit. Model BYD Atto 1 menjadi penopang utama performa perusahaan. Total wholesales model ini mencapai 9.396 unit, atau 88,7 persen dari keseluruhan penjualan BYD sepanjang Oktober 2025.

Namun, performa berbeda terlihat pada merek premium Denza. Penjualan wholesales turun dari 227 unit menjadi 192 unit. Untuk ritel, turun dari 369 unit menjadi 330 unit. Dengan capaian tersebut, BYD kini bertengger sebagai merek mobil terlaris nomor tiga pada Oktober 2025, melampaui Mitsubishi dan Suzuki. Posisi puncak masih ditempati Toyota dan Daihatsu.

Sejalan dengan penjualan, importasi mobil BYD juga meningkat drastis. Data Gaikindo mencatat total impor 14.120 unit pada Oktober 2025, naik 192,2 persen dari September 2025 sebanyak 4.831 unit tertinggi di antara seluruh merek.

Secara kumulatif, BYD telah mengimpor 41.915 unit mobil listrik dari China sepanjang Januari–Oktober 2025. Angka ini setara 30,9 persen dari total mobil yang diimpor ke Indonesia pada periode tersebut.

Sebagian besar impor kembali didominasi BYD Atto 1 dengan volume 12.494 unit. Lonjakan impor ini dapat dipahami lantaran pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, masih dalam tahap pembangunan dan baru beroperasi pada 2026 mendatang.

Kenaikan aktivitas impor BYD juga selaras dengan prediksi pengamat otomotif dan akademisi ITB, Yannes Pasaribu, yang disampaikan September 2025 lalu.

“Secara bisnis, kemungkinan besar mendorong produsen APM (Agen Pemegang Merek) Peserta program (insentif impor BEV) menggenjot impor di kuartal keempat 2025 guna memaksimalkan kuotanya.” jelasnya.

Maksimalisasi impor diperkirakan terjadi menjelang batas akhir program insentif impor CBU BEV yang berakhir 31 Desember 2025.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada 18 April 2026. Kenaikan ini memicu pertanyaan publik terkait kemungkinan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dalam waktu dekat. Hingga saat ini, harga Pertamax masih […]

  • BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama DPR RI menyepakati langkah reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Selama tiga bulan ke depan, seluruh layanan kesehatan peserta PBI akan tetap dibayarkan oleh pemerintah sebagai solusi sementara agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kesepakatan tersebut diambil dalam rapat konsultasi […]

  • Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    Danantara Siapkan Rp16 triliun Bangun Hunian di Lahan Hibah Lippo

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara atau Danantara Indonesia menyiapkan anggaran hingga mencapai Rp16 triliun untuk mendukung pembangunan hunian vertikal pada lahan hibah Lippo Group. Pendiri Yayasan Pelita Harapan James Riady menghibahkan tiga bidang lahan sekitar 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang direncanakan untuk pembangunan 140 ribu unit hunian vertikal bagi […]

  • Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG), mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,43 triliun pada kuartal III/2025. Kinerja ini berbalik arah dari laba bersih sebesar Rp5,21 triliun yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian Saratoga terjadi akibat penurunan nilai investasi saham dan efek lainnya yang […]

  • Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam masih mahal. Sekarang ini harga komoditas tersebut dibanderol Rp2.577.000 per gram. Berdasarkan laman Logam Mulia pada Jumat (9/1/20260), harga emas Antam melejit Rp7000 dari hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.570.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut naik menjadi Rp2.432.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • Wushu Sumbang Emas Perdana, Kontingen Jambi Naik ke Peringkat 17 di PON Bela Diri Kudus 2025

    Wushu Sumbang Emas Perdana, Kontingen Jambi Naik ke Peringkat 17 di PON Bela Diri Kudus 2025

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Jambi akhirnya meraih medali emas perdana di ajang PON Bela Diri Kudus 2025. Emas tersebut datang dari cabang wushu, yang menjadi penutup manis bagi perjuangan para atlet Jambi di hari terakhir pertandingan seluruh cabang olahraga, Minggu (26/10/2025). Emas disumbangkan oleh pasangan Maulana Ahmad Yusuf Firdaus dan Candika Nugraha di nomor Duilian Putra, […]

expand_less