Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga ayam dan telur di berbagai daerah menjadi perhatian serius pemerintah. Kenaikan ini disebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya permintaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat justru memunculkan tantangan baru di sisi pasokan. Permintaan ayam dan telur meningkat signifikan seiring beroperasinya ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengakui lonjakan tersebut dan menilai perlu ada langkah cepat agar pasokan tidak terganggu.

“Wakil Kepala Kadin Indonesia menyatakan sekarang harga ayam naik dan meningkat karena kebutuhan makan bergizi, saya kira ini ada benarnya,” ujar Dadan dalam acara Membangun Ekosistem Pangan dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Menurut Dadan, peningkatan kebutuhan ayam dan telur membuat pasokan menipis dan harga meroket di pasaran. Untuk menghasilkan 3.000 butir telur per hari, dibutuhkan sedikitnya 4.000 ekor ayam petelur dan empat kandang besar untuk mendukung produksinya. Selain itu, sekitar 50% pakan ayam petelur berasal dari jagung, yang sebagian besar masih dipasok dari dalam negeri. Namun, Dadan menegaskan perlunya menjaga keberlanjutan pasokan tersebut di tengah lonjakan permintaan akibat MBG.

“Karena setiap kali masak ayam untuk 3.000 orang dibutuhkan 350 ayam, kalau dilakukan dua kali seminggu maka butuh 700 ayam, dan dalam sebulan bisa mencapai 2.800 ayam,” jelasnya.

Oleh karena itu, Dadan menilai penting adanya penambahan peternak baru agar program MBG tidak mengalami kekurangan pasokan ayam dan telur.

“Jika tidak diikuti dengan peternak-peternak baru, saya kira kita akan kekurangan pasokan ayam, demikian juga dengan telur,” ujarnya.

Berdasarkan catatan BGN, hingga kini terdapat 10.681 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun, BGN menargetkan 25.400 unit SPPG beroperasi, termasuk 6.000 SPPG di daerah terpencil. Dadan menambahkan, keberhasilan program MBG membutuhkan kolaborasi lintas sektor, karena seluruh pembangunan SPPG hingga kini murni berasal dari kontribusi mitra tanpa dukungan APBN.

“Saya kira butuh keterlibatan pihak dalam berbagai aspek, termasuk pembangun SPPG yang saat ini 100% dari 10.681 unit itu merupakan kontribusi para mitra dan belum satupun dibangun dengan dana APBN,” tuturnya.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden (KSP) menyoroti lonjakan harga jagung, bahan baku utama pakan ternak, yang berdampak langsung terhadap kenaikan harga ayam dan telur. Tenaga Ahli Utama KSP Bodro Pambuditomo mengingatkan perlunya antisipasi terhadap potensi peningkatan permintaan akibat MBG, terutama di sektor hulu.

“Dampak kenaikan harga jagung mulai terasa di peternak. Selain itu, perlu kita garisbawahi juga kita harus antisipasi terhadap dugaan peningkatan permintaan MBG,” kata Bodro dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (6/10/2025).

Bodro menyebut, harga jagung tingkat peternak per 3 Oktober 2025 mencapai Rp6.652 per kilogram, naik 14,69% dari harga acuan penjualan (HAP) Rp5.800 per kilogram.

Kenaikan harga pakan ini membuat harga telur ayam ras naik menjadi Rp33.200 per kilogram (melebihi HAP Rp30.000/kg) dan daging ayam ras menembus Rp40.500 per kilogram, melampaui HAP Rp40.000/kg.

“Terkait telur ini bagaimana pasokan pakannya bisa diterima dengan harga yang cukup terjangkau, hingga tidak terjadi eskalasi peningkatan harga telur ayam ras,” ucapnya.

KSP juga menyoroti ketimpangan distribusi industri pakan ternak yang masih terkonsentrasi di Jawa Timur. Pemerintah didorong untuk memperluas pembangunan pabrik pakan di berbagai wilayah agar biaya distribusi lebih efisien dan harga tetap stabil.

“Perlu diantisipasi dengan adanya peningkatan kebutuhan makan bergizi gratis, jangan sampai harga ayam dan telur menjadi terlalu tinggi sehingga sumber protein hewani kita menjadi mahal,” sambung Bodro.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) menargetkan setoran dividen dari kinerja keuangan tahun buku 2024 kepada Danantara Indonesia tahun ini bisa mencapai Rp 42,1 triliun. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa kontribusi Pertamina kepada negara merupakan yang terbesar di antara seluruh BUMN. Oki menjelaskan, kontribusi tersebut konsisten berada di kisaran Rp 300 triliun per […]

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

  • Disdikbud Kalbar Panggil SMAN 1 Pontianak Usai Polemik LCC MPR RI, Jawaban Benar Dinilai Salah

    Disdikbud Kalbar Panggil SMAN 1 Pontianak Usai Polemik LCC MPR RI, Jawaban Benar Dinilai Salah

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat memanggil pihak SMAN 1 Pontianak menyusul polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar yang diselenggarakan MPR RI. Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pemanggilan dilakukan untuk membahas kontroversi penilaian juri yang viral di media sosial. “Kami sudah memanggil Kepala SMAN 1 […]

  • Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan mengumumkan pengelola resmi sumur rakyat pada Desember 2025. Langkah ini dilakukan setelah Kementerian ESDM merampungkan pendataan sekitar 45.000 sumur minyak ilegal yang tersebar di berbagai daerah. Bahlil mengungkapkan, tim Kementerian ESDM saat ini tengah melakukan proses verifikasi lapangan serta sosialisasi kepada […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS hari ini kompak stabil. Dua produk logam mulia andalan Pegadaian tersebut harganya tidak berubah dari kemarin . Mengutip Antara, Senin (23/2/2026), harga emas UBS bertahan di angka Rp 3.061.000 per gram. Sementara Galeri24 stagnan di angka Rp 3.047.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di […]

  • Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham BYD Co. anjlok pada hari Jumat setelah produsen mobil tersebut melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan kuartal ketiga, yang tidak memenuhi ekspektasi analis. Ini semakin menggarisbawahi bahwa bahkan raksasa mobil listrik tersebut pun tidak kebal terhadap persaingan ketat di pasar otomotif terbesar di dunia. Mengutip Trading Economic dilansir Kontan pada Jumat (31/10/2025) […]

expand_less