Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Proyek Wisata Rp3,5 Miliar di Batang Hari Hampir Rampung, Ini Potensi Ekonomi yang Bisa Digali

Proyek Wisata Rp3,5 Miliar di Batang Hari Hampir Rampung, Ini Potensi Ekonomi yang Bisa Digali

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month 34 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Destinasi wisata Aek Tumpah di Kabupaten Batang Hari mulai mendekati tahap penyelesaian. Proyek air terjun buatan yang menelan anggaran Rp3,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut telah mencapai progres pembangunan fisik 90 persen.

Kehadiran destinasi wisata baru ini tidak hanya ditujukan untuk menambah pilihan rekreasi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui perdagangan, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batang Hari, Ajrisa Windra, mengatakan pembangunan Aek Tumpah telah dimulai sejak Mei 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan selama 150 hari kerja.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing. Dengan progres fisik mencapai 90 persen, pemerintah daerah menargetkan sisa pekerjaan dapat dituntaskan hingga kawasan tersebut siap dimanfaatkan.

“Destinasi wisata itu menggunakan anggaran APBD sebesar Rp3,5 miliar,” kata Ajrisa baru-baru ini kepada wartawan.

Investasi Wisata Rp3,5 Miliar, Peluang Usaha Menanti

Dari sisi ekonomi, pembangunan Aek Tumpah berpotensi menciptakan aktivitas usaha baru di sekitar kawasan wisata. Arus kunjungan masyarakat dapat menjadi pasar bagi pedagang makanan dan minuman, penjual oleh-oleh, pelaku usaha rumahan, hingga penyedia jasa pendukung pariwisata.

Peluang tersebut akan semakin besar apabila destinasi mampu menarik pengunjung secara konsisten, termasuk wisatawan dari luar Kabupaten Batang Hari.

Bagi UMKM lokal, kehadiran destinasi wisata dapat menjadi kesempatan untuk memperluas pasar tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penjualan di lokasi usaha masing-masing. Produk kuliner khas, makanan ringan, minuman, dan produk lokal berpeluang dipasarkan kepada pengunjung.

Namun, besarnya dampak ekonomi akan bergantung pada jumlah kunjungan, daya beli wisatawan, lama kunjungan, serta keterlibatan pelaku usaha setempat.

Tantangan Mengubah Destinasi Menjadi Sumber Pendapatan

Dengan anggaran pembangunan Rp3,5 miliar, tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Pengelolaan kawasan, kebersihan, keamanan, aksesibilitas, fasilitas pendukung, dan promosi menjadi faktor penting untuk mendorong kunjungan berulang. Pemerintah daerah juga perlu membuka ruang bagi UMKM lokal agar manfaat ekonomi pariwisata tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur.

Pengukuran jumlah pengunjung, transaksi pedagang, penyerapan tenaga kerja, serta pendapatan usaha di sekitar kawasan dapat menjadi indikator untuk menilai dampak ekonomi destinasi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap Aek Tumpah menjadi daya tarik wisata baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jika dikelola secara optimal, destinasi ini berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal. Dengan demikian, anggaran Rp3,5 miliar tidak hanya menghasilkan fasilitas rekreasi, tetapi juga dapat menjadi modal awal bagi tumbuhnya aktivitas usaha dan pendapatan masyarakat di Kabupaten Batang Hari.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Bakso Enak di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Disajikan Pakai Batok Kelapa!

    5 Bakso Enak di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Disajikan Pakai Batok Kelapa!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang kuliner Jambi cuma seputar masakan tradisional khas Melayu? Ternyata, di balik hiruk pikuk Kota Jambi, ada banyak kedai bakso yang rasanya menggoda lidah. Dari resep lawas yang sudah eksis sejak 1970-an, sampai inovasi kekinian seperti bakso batok dan bakso mercon, semua ada di sini. Buat kamu pencinta bakso sejati, ini dia […]

  • Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China diperkirakan akan menghadapi momen hidup atau mati pada 2026. Ini seiring melemahnya permintaan domestik yang berpotensi memaksa perusahaan-perusahaan yang terus merugi keluar dari pasar otomotif terbesar di dunia. Menurut para analis, sekitar 50 produsen EV di China daratan yang belum mencatatkan keuntungan kini berada di […]

  • CNG Digadang Gantikan LPG, Pemerintah Uji Coba Tabung 3 Kg untuk Tekan Impor Energi

    CNG Digadang Gantikan LPG, Pemerintah Uji Coba Tabung 3 Kg untuk Tekan Impor Energi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mulai menguji penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG) guna menekan ketergantungan impor energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan uji coba difokuskan pada pengembangan tabung CNG berukuran 3 kilogram, setara dengan LPG subsidi yang digunakan masyarakat luas. “CNG ini untuk 3 kilogram, masih […]

  • Noviardi Ferzi: Inflasi Lebih Berbahaya dari Kurs Dolar, Ancam Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi RI

    Noviardi Ferzi: Inflasi Lebih Berbahaya dari Kurs Dolar, Ancam Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi RI

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Noviardi Ferzi menilai inflasi memiliki dampak yang jauh lebih menentukan terhadap ketahanan ekonomi Indonesia dibandingkan fluktuasi kurs dolar Amerika Serikat. Di tengah tekanan global dan penguatan dolar, ekonomi Indonesia justru mencatat pertumbuhan 5,61 persen pada triwulan I 2026. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas domestik masih menjadi penopang utama. Namun, menurut Noviardi, fokus berlebihan […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Loyo Lagi, Saatnya Warga Jambi Borong?

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Loyo Lagi, Saatnya Warga Jambi Borong?

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam belum menunjukkan tanda-tanda bangkit. Pada perdagangan Selasa (8/9/2026), harga logam mulia tersebut kembali merosot dan semakin menjauh dari level psikologis Rp2,7 juta per gram. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di posisi Rp2.627.000 per gram. Angka tersebut turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih bertengger […]

  • QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026. “Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI […]

expand_less