Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tak Harus Punya Kebun! Ini 5 Peluang Bisnis Sawit, Karet, dan Pinang di Jambi 2026

Tak Harus Punya Kebun! Ini 5 Peluang Bisnis Sawit, Karet, dan Pinang di Jambi 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kedekatan dengan sumber bahan baku menjadi salah satu strategi penting untuk membangun bisnis pengolahan dan perdagangan komoditas perkebunan di Provinsi Jambi. Peluang ini terbuka bagi usaha pengumpulan tandan buah segar (TBS), pengepul karet, perdagangan pinang, hingga pengolahan hasil pertanian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, pada 2025 luas perkebunan rakyat mencapai sekitar 660.600 hektare untuk kelapa sawit dan 590.000 hektare untuk karet. Produksinya masing-masing tercatat sekitar 1,46 juta ton dan 332.400 ton. Data tersebut menunjukkan besarnya potensi bahan baku yang dapat mendukung usaha pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan, dan pengolahan komoditas.

Untuk kelapa sawit, pelaku usaha dapat menjajaki sentra perkebunan di Kabupaten Tebo, Bungo, Merangin, Sarolangun, Batang Hari, dan Muaro Jambi. Sementara itu, perdagangan pinang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Kedua daerah pesisir tersebut dikenal sebagai wilayah penghasil pinang, termasuk varietas Pinang Betara dari Tanjung Jabung Barat.

Dari sisi harga, penetapan pemerintah daerah untuk periode 9–15 Oktober 2026 mencatat TBS sawit umur 10–20 tahun sebesar Rp3.621,16 per kilogram. Harga tersebut turun Rp137,15 dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini merupakan harga acuan TBS, bukan keuntungan bersih petani.

Peluang pasar juga terlihat dari perdagangan luar negeri. BPS mencatat ekspor asal Jambi pada Januari 2026 mencapai US$152,92 juta. Komoditas minyak nabati serta karet olahan menjadi bagian dari perdagangan ekspor provinsi ini. Namun, angka tersebut mencakup berbagai komoditas dan tidak dapat dianggap sebagai nilai ekspor sawit atau karet saja.

Bagi calon pengusaha, lokasi usaha sebaiknya dekat kebun, jalan angkutan, dan pabrik pengolahan. Penghematan biaya transportasi harus dibandingkan dengan harga beli bahan baku, biaya tenaga kerja, penyusutan, serta harga jual. Dengan perhitungan tersebut, bisnis berbasis komoditas dapat lebih terukur dan tidak hanya bergantung pada kenaikan harga pasar.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamendag Dyah Roro Esti Tegaskan Komitmen Indonesia Terapkan Regulasi yang Baik di Forum APEC Korea Selatan

    Wamendag Dyah Roro Esti Tegaskan Komitmen Indonesia Terapkan Regulasi yang Baik di Forum APEC Korea Selatan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Indonesia untuk menerapkan praktik regulasi yang baik (good regulatory practices/GRP) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang transparan dan berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri Reformasi Struktural Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC Structural Reform Ministerial Meeting/SRMM) yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, pada Rabu (22/10/2025). Dalam […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ngegas Lagi, Tembus Rp2,61 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ngegas Lagi, Tembus Rp2,61 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menguat setelah dua hari sebelumnya mencatatkan pelemahan. Mengawali perdagangan Senin (3/8/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat itu melesat tajam dan kini dibanderol Rp2.610.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam hari ini naik Rp7.000, dari sebelumnya Rp2.603.000 per gram menjadi Rp2.610.000 per gram. Pada perdagangan Sabtu […]

  • Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia secara resmi mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Pengajuan tersebut telah diterima oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) seiring berakhirnya proses bidding yang berlangsung sepanjang tahun lalu. Dalam pengumuman resminya, AFC menyatakan Indonesia menjadi salah satu dari sembilan kandidat yang berminat menyelenggarakan turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia […]

  • 470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi […]

  • Percasi Jambi Perkuat Regenerasi Catur Lewat Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    Percasi Jambi Perkuat Regenerasi Catur Lewat Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi terus memperkuat fondasi pembinaan atlet muda. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui coaching clinic catur bersama FIDE Master (FM) Rian Kapiraga yang digelar di Paviliun Jambi Business Center (JBC), Sabtu (8/2/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan atlet catur junior dari berbagai kabupaten dan kota […]

  • Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

    Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memerintahkan penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diselenggarakan di RSUP M. Hoesin Palembang. Langkah ini diambil menyusul dugaan perundungan (bullying) dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh senior terhadap mahasiswa PPDS. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, […]

expand_less