Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Lindungi Petani, Izin 190 Kios Pupuk yang Langgar HET Dicabut

Lindungi Petani, Izin 190 Kios Pupuk yang Langgar HET Dicabut

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan pencabutan izin terhadap 190 pengecer dan distributor pupuk yang terbukti tidak mematuhi aturan harga eceran tertinggi (HET) baru, yang turun 20 persen.

“Para distributor, pengecer pupuk yang tidak mematuhi pengumuman pemerintah turun harga 20 persen, hari ini kita cabut izinnya, total 190 pengecer, distributor yang kita cabut izinnya,” kata Mentan dalam jumpa pers, Jumat (31/10/2025).

Secara tegas, ia menekankan tidak ada toleransi bagi pihak-pihak yang melanggar dan merugikan petani.

Mentan Amran menjelaskan langkah tegas itu dilakukan berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan di sejumlah daerah, seperti Lampung, Maluku dan Sulawesi.

Pemerintah memastikan pengawasan harga pupuk di lapangan akan terus diperkuat, sejalan dengan kebijakan penurunan harga yang telah diumumkan.

“Sudah cukup lama petani kita dizalimi oleh para mafia. Sekarang saatnya kita lawan. Negara harus berpihak pada petani. Kita lindungi 160 juta petani dari permainan-permainan kotor yang hanya menguntungkan segelintir pihak,” ujar Mentan Amran.

Tidak hanya itu, ia menekankan para pelaku tersebut tidak akan diberikan kesempatan di masa depan sebagai pengecer dan distributor pupuk lagi.

“Hari ini kita cabut izinnya dan tidak akan dikasih kesempatan lagi. Kami tidak ampuni. Praktik-praktik yang merugikan ini harus kita lawan,” tegasnya.

Selain pengecer dan distributor, Mentan Amran juga memberikan peringatan kepada seluruh manajer Pupuk Indonesia di setiap wilayah agar mengawasi distributor terkait implementasi HET.

“Seluruh manajer, general manager, di wilayahnya masing-masing, yang tidak serius menangani pencabutan izin, bila mereka tidak peduli pada wilayahnya dan petani, mereka dievaluasi, bila perlu dicopot,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Kementan akan melibatkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk penyaluran pupuk bersubsidi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi. Kopdes Merah Putih akan berperan untuk penyaluran pupuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, Mentan membuka kanal pengaduan langsung bagi para petani dan masyarakat yang menemukan penyimpangan di lapangan, termasuk terkait harga pupuk, alat pertanian, maupun pupuk palsu. Laporan dapat dikirim melalui WhatsApp ‘Lapor Pak Amran’ dengan nomor 082311109390.

“Silakan laporkan dengan menyebutkan alamat kios atau distributor yang tidak menurunkan harga 20 persen. Kami tindaklanjuti langsung dan rahasia pelapor kami jaga. Anda yang melapor adalah pahlawan pangan,” kata Mentan.

Kebijakan penurunan HET Pupuk 20 persen tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/KPTS/SR.310/M/10/2025 dalam hal ini untuk penyesuaian HET Pupuk Urea dari semula Rp2.250 per kilogram menjadi Rp1.800 atau dari Rp112.500 per sak turun Rp90 ribu per sak.

Selanjutnya, HET pupuk NPK dari Rp 2.300 per kilogram menjadi Rp1.840 atau Rp115.000 per sak kemasan 50 kilogram turun menjadi Rp92.000 per sak. HET pupuk NPK khusus tanaman kakao dari Rp165.000 per sak isi 50 kilogram, turun menjadi Rp132.000 per sak.

HET pupuk ZA yang baru dimasukkan golongan pupuk bersubsidi semula Rp1.700 per kilogram, turun menjadi 1.360 per kilogram, atau dari Rp85.000 isi 50 kilogram turun menjadi Rp68.000 per sak. Dan untuk HET pupuk organik dari Rp800 per kilogram menjadi Rp640 per kilogram, atau semula Rp32.000 per sak, isi 40 kilogram turun Rp25.600 per sak.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Hong Kong Fintech Week (HKFW) 2025, ajang pameran dan konferensi fintech terbesar di dunia. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, mengatakan keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan ekosistem pinjaman daring (pindar) Indonesia sekaligus memperluas kerja sama lintas […]

  • Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia. Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk […]

  • Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan siap mengundurkan diri jika terbukti berbohong terkait informasi dana Rp 4,1 triliun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disebut masih mengendap di bank. Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam perjalanan menuju Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Momen […]

  • Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Rupiah melemah 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.811 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah diposisi Rp16.786 per dolar AS. Dikutip dari TradingView sebagaimana dilansir Investor, mata uang Asia bergerak konsolidatif terhadap dolar AS seiring pelaku pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS yang dirilis semalam. Sementara itu, […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Optimisme masyarakat terhadap ekonomi nasional kembali menurun. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2025 turun 2,2 poin menjadi 115, menandakan warga mulai pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski masih berada di zona optimistis, penurunan indeks keyakinan konsumen pada September 2025 menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai berhati-hati menatap ekonomi ke […]

expand_less