Mengapa Ekonomi Malam Mulai Menjadi Ruang Bisnis Baru?
- account_circle say say
- calendar_month 38 menit yang lalu
- print Cetak

Suasan siang hari di madilog JBC .
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Aktivitas ekonomi Kota Jambi tidak berhenti ketika jam kerja berakhir. Sore hingga malam justru membuka ruang konsumsi yang berbeda melalui kuliner, hiburan, olahraga dan aktivitas sosial. Fenomena ini dikenal sebagai night economy atau ekonomi malam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,93 persen sepanjang 2025. Pertumbuhan masih berlanjut pada triwulan I-2026 sebesar 4,33 persen secara tahunan. BPS juga menerbitkan analisis pola konsumsi masyarakat Jambi 2025 yang menggunakan pengeluaran rumah tangga untuk membaca karakter konsumsi masyarakat.
Perkembangan ekonomi malam dapat dilihat dari aktivitas sejumlah kawasan dan tenant di Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi, misalnya, mengembangkan kawasan Wisata Kuliner Kota Tua dengan aktivitas mulai sore hingga malam. Fenomena serupa terlihat di Jambi Business Center (JBC). Data tenant resmi JBC menunjukkan sejumlah bisnis memiliki jam operasional hingga malam. Madilog dan Kopi Mansur beroperasi 24 jam.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas malam tidak hanya membutuhkan restoran. Konsumen dapat datang untuk makan, minum, nongkrong, berolahraga atau mencari hiburan. Dengan demikian, sebuah kawasan dapat menciptakan dwell time yang lebih panjang. Satu kunjungan juga berpotensi menghasilkan lebih dari satu aktivitas konsumsi.
Bagi bisnis, kondisi ini membuat jam operasional dan tenant mix menjadi bagian dari strategi lokasi. Coffee shop dapat menjadi traffic generator, entertainment memperpanjang kunjungan, sementara F&B dan retail menangkap transaksi lanjutan.
Karena itu, ukuran kawasan yang aktif bukan hanya berapa banyak orang yang datang, tetapi juga berapa lama mereka tinggal dan aktivitas apa yang dilakukan setelah malam tiba.
Di JBC, keberadaan bisnis yang beroperasi hingga larut malam, seperti kopi mansur, madilog, katalog, menunjukkan bahwa ruang komersial dapat tetap memiliki fungsi ekonomi setelah jam kerja berakhir. Jambi After Dark bukan sekadar soal malam yang ramai. Ini tentang bagaimana waktu malam dikonversi menjadi traffic, transaksi dan aktivitas bisnis.
- Penulis: say say
