Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Bukan Sekadar Kuliner, Ini Alasan Bisnis Nongkrong Makin Penting di Kota Jambi

Bukan Sekadar Kuliner, Ini Alasan Bisnis Nongkrong Makin Penting di Kota Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bisnis nongkrong di Kota Jambi semakin menarik dilihat bukan hanya sebagai bisnis makanan dan minuman, tetapi sebagai bagian dari komunitas konsumsi masyarakat. Ketika konsumen datang ke sebuah coffee shop atau kawasan kuliner, pengeluaran yang tercipta tidak berhenti pada makanan dan minuman, tetapi dapat berkaitan dengan transportasi, parkir, hiburan, hingga aktivitas belanja lainnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,93 persen sepanjang 2025, meningkat dari 4,50 persen pada 2024. Nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp349,66 triliun dengan PDRB per kapita Rp92,79 juta.

Memasuki 2026, ekonomi Jambi masih mencatat pertumbuhan. Pada triwulan I-2026, ekonomi tumbuh 4,33 persen secara tahunan, dengan nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp88,80 triliun.

BPS juga menerbitkan Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 pada Maret 2026. Publikasi tersebut menggunakan pengeluaran dan konsumsi rumah tangga untuk membaca kondisi kesejahteraan serta pola konsumsi masyarakat hingga tingkat kabupaten/kota.

Perkembangan bisnis nongkrong juga terlihat dari bagaimana sejumlah tempat di Jambi dipasarkan bukan sekadar sebagai tempat membeli kopi, tetapi sebagai ruang berkumpul. Konten YouTube lokal mengenai coffee shop di Jambi, misalnya, menonjolkan unsur desain, ruang outdoor, suasana, makanan dan aktivitas nongkrong sebagai bagian dari daya tarik tempat.

Fenomena tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Kota Jambi mengembangkan kawasan wisata kuliner Kota Tua. Kawasan ini resmi diluncurkan pada April 2026 sebagai destinasi yang menggabungkan sejarah, kuliner dan ekonomi kreatif. Pemerintah juga melibatkan UMKM serta mengaktifkan kawasan perdagangan pada malam hari.

Sebelumnya, Pemkot Jambi juga menjalankan program Jambi Night Market yang melibatkan 52 UMKM di kawasan Pasar Sitimang untuk menghidupkan aktivitas perdagangan dan ekonomi kreatif.

Data tersebut tidak berarti bahwa harga makanan atau minuman menjadi tidak penting. Namun, perkembangan kawasan kuliner menunjukkan bahwa keputusan kunjungan dapat dipengaruhi lebih dari sekadar produk.

Konsumen dapat datang untuk makan, tetapi kemudian menghabiskan waktu untuk berbincang, bekerja, bertemu komunitas, membuat konten atau mengikuti kegiatan tertentu.

Dengan kata lain, produk yang dijual bukan hanya kopi atau makanan, tetapi juga ruang dan pengalaman.

Di sinilah konsep experience economy menjadi relevan. Semakin lama konsumen berada di sebuah tempat dan semakin banyak aktivitas yang dilakukan, semakin besar peluang terciptanya transaksi tambahan.

Bagi pelaku usaha, kondisi ini mengubah cara menilai lokasi. Kawasan ramai memang penting, tetapi pertanyaan berikutnya adalah: siapa yang datang, berapa lama mereka tinggal, dan apa yang mereka lakukan selama berada di kawasan tersebut?

Bagi pengembang kawasan komersial, konsep ini membuka peluang membangun tenant mix yang saling menguatkan. F&B dapat menciptakan traffic, entertainment memperpanjang durasi kunjungan, retail menangkap transaksi lanjutan, sementara event dan komunitas menciptakan alasan bagi konsumen untuk kembali.

Kota Tua Jambi memberikan contoh bagaimana aktivitas kuliner dikembangkan menjadi bagian dari strategi menghidupkan kawasan. Dengan operasional yang dirancang setiap hari pada sore hingga malam, kawasan tersebut diarahkan bukan hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang ekonomi dan interaksi masyarakat.

Pada akhirnya, bisnis nongkrong di Jambi tidak lagi hanya bicara tentang berapa gelas kopi yang terjual. Nilai ekonominya juga terletak pada berapa banyak orang yang datang, berapa lama mereka tinggal, apa aktivitas mereka, dan bisnis lain apa yang ikut mendapatkan manfaat dari traffic tersebut.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Daerah di Jambi Rawan Karhutla, Muaro Jambi dan Tanjab Barat Paling Disorot

    9 Daerah di Jambi Rawan Karhutla, Muaro Jambi dan Tanjab Barat Paling Disorot

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi kembali meningkat memasuki puncak musim kemarau Agustus 2026.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan lebih dari 70 persen wilayah Jambi masuk kategori risiko tinggi munculnya titik panas (hotspot) pada periode puncak kemarau. Sejumlah daerah kini menjadi perhatian karena memiliki riwayat dan jumlah hotspot […]

  • Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanselir Jerman, Friedrich Merz, memperingatkan bahwa eskalasi konflik Iran berpotensi menimbulkan dampak ekonomi besar bagi Eropa, bahkan lebih berat dibandingkan krisis saat pandemi COVID-19. Peringatan tersebut disampaikan Merz dalam konferensi pers bersama Presiden Suriah, Ahmed al Sharaa, di Berlin, Selasa (31/3/2026). Menurut Merz, jika konflik berkembang menjadi perang regional berskala besar, dampaknya dapat […]

  • Harga Sembako Talang Banjar Jambi 5 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Naik Jadi Rp55 Ribu

    Harga Sembako Talang Banjar Jambi 5 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Naik Jadi Rp55 Ribu

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu (5/8/2026) mayoritas masih stabil. Namun, sejumlah komoditas cabai tercatat mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi. Harganya mencapai Rp55.000 per kilogram, naik 9,09 persen dari pemantauan sebelumnya. Kenaikan juga […]

  • Jusuf Hamka Borong 633,9 Juta Saham CMNP di Harga Rp 980

    Jusuf Hamka Borong 633,9 Juta Saham CMNP di Harga Rp 980

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengusaha Mohammad Jusuf Hamka menambah porsi kepemilikannya di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) melalui pembelian besar mencapai 633.964.896 saham. Aksi borong saham ini dieksekusi dalam tiga tahap sepanjang Oktober 2025. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Rabu (19/11/2025), transaksi pertama dilakukan pada 22 Oktober 2025 sebanyak 307,5 juta saham, kemudian 280 juta saham […]

  • Harga Emas Antam di Pegadaian Turun, UBS-Galeri24 Stabil

    Harga Emas Antam di Pegadaian Turun, UBS-Galeri24 Stabil

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Warga Jambi yang mengincar emas Antam dengan harga lebih terjangkau kini saaatnya. Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (10/6/2026), harga emas Antam turun ke level Rp2.843.000 per gram. Menariknya, di saat harga Antam melemah, dua produk emas lainnya justru terpantau stabil. Emas UBS bertahan […]

  • Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Bencana

    Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Bencana

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat proses pemeliharaan dan perbaikan Jalan Tol Binjai–Langsa pasca bencana alam yang terjadi di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol dapat kembali terjaga secara optimal. Pemeliharaan infrastruktur difokuskan pada pemulihan kondisi jalan yang terdampak agar fungsi layanan Tol Binjai–Langsa kembali normal. […]

expand_less