NTP Jambi Naik 1,77 Persen, Tertinggi di Sumatra pada Agustus 2026
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

NTP Jambi Naik 1,77 Persen.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Daya tukar petani di Provinsi Jambi membaik pada Agustus 2026. Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat 193,63, naik 1,77 persen dibandingkan Juli yang berada di level 190,26. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi di antara sepuluh provinsi di Sumatra pada periode yang sama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, seluruh provinsi di Sumatra mengalami kenaikan NTP pada Agustus 2026. Namun, kenaikan Jambi paling tinggi, sedangkan Sumatera Utara hanya tumbuh 0,01 persen.
BACA JUGA : Kerinci Jadi Penyumbang Terbesar Panen Padi Jambi 2025, Luasnya Tembus 16,76 Ribu Hektare
NTP merupakan indikator yang menggambarkan daya tukar produk pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga petani maupun kebutuhan produksi. Semakin tinggi NTP, secara umum menunjukkan kemampuan daya beli petani yang semakin baik.
Kenaikan NTP Jambi terutama ditopang oleh peningkatan harga yang diterima petani. Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,90 persen, dari 243,88 menjadi 248,52. Sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya meningkat 0,13 persen, dari 128,18 menjadi 128,35.
Dari sisi subsektor, tanaman perkebunan rakyat menjadi penyumbang penting. NTP subsektor ini naik 1,89 persen menjadi 217,68. Bahkan, dibandingkan Agustus 2025, NTP perkebunan rakyat tumbuh 15,55 persen.
Peternakan mencatat kenaikan bulanan paling besar, yakni 3,99 persen, meski level NTP-nya masih 98,73. Sementara hortikultura justru mengalami tekanan. NTP subsektor ini turun 1,42 persen menjadi 124,42. Secara tahunan, NTP Jambi pada Agustus 2026 meningkat 13,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi.
- Penulis: say say
