Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS Catat Kemiskinan RI 8,07 Persen, Bank Dunia Hitung 68,3 Persen, Kok Bisa?

BPS Catat Kemiskinan RI 8,07 Persen, Bank Dunia Hitung 68,3 Persen, Kok Bisa?

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Angka kemiskinan Indonesia terlihat jomplang ketika menggunakan standar yang berbeda. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin Indonesia pada Maret 2026 sebesar 8,07 persen atau sekitar 22,93 juta orang. Sementara Bank Dunia mencatat 68,3 persen penduduk Indonesia pada 2024 berada di bawah garis kemiskinan untuk negara berpendapatan menengah atas atau upper-middle-income countries (UMIC).

Perbedaan tersebut bukan berarti terdapat dua lembaga yang saling bertentangan. Persoalannya terletak pada garis kemiskinan yang digunakan.

BPS menggunakan garis kemiskinan nasional sebagai ukuran resmi untuk menentukan penduduk miskin di Indonesia. Pada Maret 2026, garis kemiskinan ditetapkan sebesar Rp669.235 per kapita per bulan. Dengan batas tersebut, BPS mencatat jumlah penduduk miskin mencapai 22,93 juta orang. Persentasenya turun dari 8,47 persen pada Maret 2025.

Sementara Bank Dunia menggunakan garis kemiskinan internasional berbasis Purchasing Power Parity (PPP). Ukuran ini dirancang agar tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dibandingkan antarnegara dengan memperhitungkan perbedaan daya beli.

Dalam pembaruan 2025 menggunakan PPP 2021, Bank Dunia menetapkan tiga garis kemiskinan internasional. Yakni US$3 per orang per hari untuk kemiskinan ekstrem, US$4,20 untuk negara berpendapatan menengah bawah, dan US$8,30 untuk negara berpendapatan menengah atas.

Untuk Indonesia, penggunaan garis US$8,30 menghasilkan angka 68,3 persen pada 2024. Artinya, sebanyak 68,3 persen penduduk Indonesia berada di bawah standar konsumsi yang ditetapkan Bank Dunia untuk kelompok negara berpendapatan menengah atas. Namun angka tersebut tidak sama dengan angka kemiskinan resmi Indonesia.

Bank Dunia menjelaskan bahwa garis kemiskinan nasional masing-masing negara tetap menjadi ukuran yang relevan untuk kebijakan dalam negeri. Sedangkan garis internasional digunakan terutama untuk membandingkan kemiskinan dan kesejahteraan antarnegara.

Sebelum pembaruan metodologi tersebut, Bank Dunia menggunakan garis US$6,85 per orang per hari untuk negara berpendapatan menengah atas. Dengan standar itu, sekitar 61,8 persen penduduk Indonesia pada 2023 berada di bawah garis tersebut.

Perbedaan angka itu menunjukkan bahwa status “miskin” sangat bergantung pada standar yang digunakan. Garis kemiskinan yang lebih tinggi otomatis memasukkan lebih banyak penduduk ke dalam kelompok yang berada di bawah batas tersebut. Karena itu, kurang tepat jika angka 8,07 persen dan 68,3 persen disebut sebagai dua data yang saling bertentangan.

Angka 8,07 persen menjawab pertanyaan tentang berapa penduduk Indonesia yang tergolong miskin menurut standar nasional. Sementara angka 68,3 persen menggambarkan berapa besar penduduk yang berada di bawah standar konsumsi internasional UMIC Bank Dunia.

Perbedaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa meski kemiskinan resmi Indonesia berada di bawah 10 persen, masih terdapat kelompok masyarakat yang secara standar internasional memiliki tingkat konsumsi relatif rendah.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Persentase Penduduk Miskin Maret 2026; World Bank, The World Bank’s Updated Global Poverty Lines: Indonesia; World Bank, Poverty and Inequality Platform.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

    Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) optimistis industri konstruksi nasional akan kembali bergairah pada 2026. Perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp20 triliun, seiring membaiknya kondisi pasar dan restrukturisasi keuangan yang sudah dilakukan sepanjang tahun ini. Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa target tersebut tengah dibahas dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data per 12 Juni 2026. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi harga. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan sebagian besar bahan pokok, mulai dari beras, gula, hingga daging, tidak mengalami perubahan harga. Untuk komoditas […]

  • Tergelincir dari Level Tertinggi, Harga Perak Jadi Rp57.550 per Gram

    Tergelincir dari Level Tertinggi, Harga Perak Jadi Rp57.550 per Gram

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam tergelincir pada Kamis, 22 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 1.650 ke level Rp 57.550 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 14.787.500, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 16.414.125. Sedangkan yang […]

  • Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengembang perumahan mengapresiasi keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait kepastian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah. “Ini dengan pendekatan Menkeu Purbaya, kita sangat apresiasi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto dikutip dari Kompas, Jumat (31/10/2025). Menurutnya, keputusan perpanjangan PPN DTP […]

  • Hunter Biden Tantang Eric Trump Duel Cage Fight

    Hunter Biden Tantang Eric Trump Duel Cage Fight

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Putra mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Hunter Biden, menantang putra Presiden AS saat ini Donald Trump, Eric Trump, untuk bertarung dalam duel kurungan atau cage fight. Tantangan tersebut disampaikan Hunter melalui sebuah video yang diunggah di kanal media sosial Channel 5 pada Kamis (9/4/2026). Dalam video itu, ia mengaku dihubungi oleh YouTuber […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Ajak ASN Perkuat Kesalehan Sosial Saat Buka Puasa Bersama Pemkot Jambi

    Wali Kota Jambi Maulana Ajak ASN Perkuat Kesalehan Sosial Saat Buka Puasa Bersama Pemkot Jambi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi, Maulana, mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat kesalehan sosial serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan. Ajakan tersebut disampaikan Maulana saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Kamis (26/2/2026), di Aula Griya Mayang, Rumah […]

expand_less