Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak datar pada pembukaan perdagangan Jumat (21/8/2026). Mata uang Indonesia bertahan di level Rp17.748 per dolar AS, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Mengutip Antara, rupiah tercatat tidak mengalami perubahan atau menguat maupun melemah 0 poin atau 0,00 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.748 per dolar AS.

Pelaku pasar kini mencermati sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi pergerakan rupiah sepanjang perdagangan. Arah dolar AS, kondisi pasar keuangan global, serta perkembangan ekonomi dalam negeri menjadi perhatian investor.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan kurs rupiah hari ini akan dipengaruhi rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2026.

“Bank Indonesia dijadwalkan merilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2Q26 hari ini,” ucapnya.

Pihaknya memperkirakan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) melebar menjadi 3,09 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dari 1,09 persen terhadap PDB pada kuartal I-2026.

Pelebaran defisit, katanya, terutama didorong oleh peningkatan musiman pada arus keluar pendapatan primer, khususnya pembayaran imbal hasil atas aset domestik kepada non-residen, serta memburuknya kinerja neraca barang seiring dengan tercatatnya defisit perdagangan pada Mei dan Juni 2026.

Di samping itu, sentimen lain berasal dari pengumuman program pembelian kembali (buyback) surat utang pemerintah AS berjangka panjang.

Operasi tersebut bertujuan menurunkan imbal hasil obligasi jangka panjang yang sebelumnya terus naik mencapai level tertinggi dalam 20 bulan (obligasi 10 tahun AS). Dengan imbal hasil obligasi AS yang menurun, maka membuat dolar AS lebih kurang menarik.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.700-Rp17.825 per dolar AS.(*)

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Al Haris Lepas 442 Jamaah Haji Kloter 19 Jambi

    Gubernur Al Haris Lepas 442 Jamaah Haji Kloter 19 Jambi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Al Haris resmi melepas keberangkatan 442 jamaah calon haji Kloter 19 asal Merangin dan Kerinci di Asrama Haji Kota Jambi, Selasa, 12 Mei 2026. Kloter ini menjadi rombongan gelombang kedua yang akan diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui embarkasi Batam. Dalam sambutannya, Al Haris menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan ibadah selama berada di Tanah Suci. […]

  • 70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga. “Dampak material rusaknya fasilitas bendungan Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, terdampak 68 hektare lahan persawahan sehingga gagal panen,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBA Aceh Fadmi Ridwan […]

  • Dari Jambi ke Dunia! Hampir 90 Tahun Hok Tong Jadi Raksasa Ekspor Karet Indonesia

    Dari Jambi ke Dunia! Hampir 90 Tahun Hok Tong Jadi Raksasa Ekspor Karet Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah naik turunnya industri perkebunan, nama PT Hok Tong Jambi tetap berdiri kokoh sebagai salah satu perusahaan pengolahan karet tertua di Provinsi Jambi. Berdiri sejak 1937, perusahaan ini bukan hanya menjadi saksi perjalanan industri karet di daerah, tetapi juga menjelma sebagai salah satu eksportir crumb rubber atau karet remah yang memasok kebutuhan […]

  • Usai Banjir Bandang, 24 Izin Kelola Hutan di Aceh hingga Sumbar Dievaluasi

    Usai Banjir Bandang, 24 Izin Kelola Hutan di Aceh hingga Sumbar Dievaluasi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mengaudit 24 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyusul terjadinya banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera pada akhir 2025 lalu. Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengatakan audit dilakukan untuk memastikan aktivitas pemanfaatan hutan telah berjalan sesuai ketentuan dan tidak berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan yang […]

  • Harga Bawang dan Ayam Broiler Naik di Pasar Angso Duo, Sembako Lain Stabil

    Harga Bawang dan Ayam Broiler Naik di Pasar Angso Duo, Sembako Lain Stabil

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (24/6/2026). Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama pada daging ayam broiler serta komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga daging ayam broiler tercatat naik 5,71 persen […]

  • China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendapatan industri micro drama China terus melonjak tajam. Berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 dari Media Partners Asia (MPA), industri ini diproyeksi menghasilkan USD 9,4 miliar atau sekitar Rp 156,06 triliun (kurs Rp 16.566,73 per USD) pada tahun 2025, meningkat dari USD 5,1 miliar pada 2023 dan USD 6,9 miliar pada 2024. MPA […]

expand_less