Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Beranda » Regional » Karhutla Mengintai, Dampaknya Bukan Cuma Kabut Asap

Karhutla Mengintai, Dampaknya Bukan Cuma Kabut Asap

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius setiap kali musim kemarau berlangsung. Bencana ini bukan hanya persoalan api yang membakar kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat memicu dampak berantai terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas sosial hingga perekonomian masyarakat.

Karhutla umumnya dipicu oleh aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan dengan cara dibakar, kelalaian, serta kondisi cuaca panas dan kering yang membuat lahan lebih mudah terbakar. Di sejumlah wilayah, kebakaran juga dapat meluas dengan cepat ketika kondisi angin mendukung.

Dampak paling besar dirasakan lingkungan. Kebakaran dapat menghancurkan vegetasi dan habitat berbagai satwa liar. Ekosistem yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terbentuk bisa rusak dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut menjadi semakin serius ketika kebakaran terjadi di lahan gambut. Kawasan gambut menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar. Saat terbakar, karbon yang tersimpan dapat dilepaskan ke atmosfer dan meningkatkan emisi gas rumah kaca.

Selain kerusakan lingkungan, karhutla juga membawa ancaman langsung terhadap kesehatan masyarakat.

Asap hasil pembakaran dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Paparan asap juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

Kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia serta masyarakat dengan gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk.

Dampak karhutla juga merembet ke aktivitas sehari-hari. Sekolah dapat terpaksa membatasi kegiatan luar ruangan atau meliburkan kegiatan belajar ketika kabut asap mencapai kondisi yang membahayakan.

Mobilitas masyarakat turut terganggu. Jarak pandang yang rendah akibat asap dapat memengaruhi transportasi darat, laut maupun udara.

Dari sisi ekonomi, kerugian karhutla tidak kalah besar. Kebakaran dapat merusak lahan pertanian dan perkebunan sehingga mengganggu produksi. Pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian juga berpotensi menurun.

Pelaku usaha, khususnya UMKM dan sektor informal, dapat ikut terdampak karena aktivitas masyarakat menurun selama kondisi udara memburuk.

Pada 2015, Bank Dunia memperkirakan kerugian ekonomi Indonesia akibat kebakaran hutan dan lahan mencapai lebih dari US$16 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga persoalan ekonomi.

Karena itu, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Pencegahan harus diperkuat melalui deteksi dini, pengawasan kawasan rawan kebakaran, edukasi masyarakat serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran.

Pemerintah, perusahaan dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam mencegah kebakaran.

Jika pencegahan tidak dilakukan secara konsisten, karhutla akan terus menjadi ancaman tahunan. Bukan hanya hutan yang terbakar, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi dan keberlanjutan lingkungan yang ikut dipertaruhkan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (17/10/2025). Rupiah melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.582 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.581 per dolar AS. Sementara mata uang Asia lainnya dibuka bervariasi pagi ini. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%. […]

  • Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per Rabu (14/1/2026). Dari sejumlah komoditas utama, mayoritas bahan pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beras medium hingga premium masih dipasarkan pada kisaran harga sebelumnya, di antaranya beras Belido Rp 15.000 […]

  • Haji Isam Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Kepemilikan Tembus 21 Persen

    Haji Isam Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Kepemilikan Tembus 21 Persen

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengusaha nasional Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam mengakumulasi saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dalam jumlah besar pada Rabu, 13 Mei 2026. Nilai transaksi pembelian tersebut mencapai sekitar Rp936,65 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Haji Isam membeli sekitar 6,83 miliar lembar saham dengan harga Rp137 per lembar. […]

  • KSPM UNJA Gelar “Insight Room 2025” di Paviliun JBC Jambi, Hadirkan Tokoh Nasional dan Bahas Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    KSPM UNJA Gelar “Insight Room 2025” di Paviliun JBC Jambi, Hadirkan Tokoh Nasional dan Bahas Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Jambi menggelar acara bergengsi bertajuk “KSPM Insight Room: Spesial Nobar Capital Market and Summit Expo 2025” di Paviliun Jambi Business Center, Jumat (17/10/2025). Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa dan generasi muda untuk memperdalam wawasan seputar pasar modal, ekonomi nasional, dan peluang karier di dunia investasi. […]

  • Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang. “Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti […]

  • IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

    IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia menghadapi ancaman baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan total utang pemerintah dunia akan mencapai 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) global pada 2029, level tertinggi sejak Perang Dunia II. Kenaikan tajam ini mencerminkan beban fiskal yang kian berat setelah pandemi COVID-19. Selama krisis, banyak negara menambah […]

expand_less