Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Regional » Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

  • account_circle say say
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci kembali menorehkan prestasi di tingkat regional Sumatera. Berkat keberhasilannya mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci meraih penghargaan Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II yang digelar di Batam, Kepulauan Riau.

Tak hanya membawa pulang penghargaan, capaian tersebut juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah pusat mengalokasikan 250 unit program bedah rumah bagi Kabupaten Kerinci sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026). Kerinci menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kebijakan dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah di tingkat kabupaten.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan pemerintah pusat, dunia usaha, serta masyarakat.

“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Mari terus perkuat kolaborasi, tingkatkan pelayanan, dan hadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Monadi melalui keterangan resmi di Jambi, Kamis (13/8).

Monadi menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan pemerintah daerah. Yang paling penting, menurutnya, adalah manfaat yang langsung dirasakan masyarakat melalui tambahan 250 unit program bedah rumah.

Program itu akan menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan berdasarkan data yang telah diverifikasi pemerintah. Dengan demikian, bantuan dapat tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan 250 unit dari pemerintah pusat ini nantinya diperuntukkan bagi masyarakat sesuai kriteria berdasarkan desil yang telah diverifikasi dan ditetapkan pemerintah,” kata Monadi.

Ia berharap program tersebut mampu membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Keberhasilan Kabupaten Kerinci tidak lepas dari berbagai kebijakan yang diterbitkan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemkab Kerinci menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2025 mengenai pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2025 tentang pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kebijakan tersebut dinilai mampu mengurangi beban biaya pembangunan rumah sehingga masyarakat berpenghasilan rendah memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh hunian layak.

Komitmen Pemkab Kerinci terhadap sektor perumahan juga terlihat dari dukungan anggaran yang terus meningkat. Selama tiga tahun terakhir, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana hampir Rp445,4 juta untuk mendukung berbagai program perumahan dan permukiman.

Rinciannya meliputi:

  • Tahun 2024 sebesar Rp114,8 juta.
  • Tahun 2025 sebesar Rp114,8 juta.
  • Tahun 2026 sebesar Rp215,8 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman kumuh, memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH), serta membangun dan merehabilitasi rumah korban bencana. Melalui program tersebut, pemerintah daerah telah menangani sedikitnya 15 unit rumah tidak layak huni serta 15 unit rumah korban bencana.

Menurut Monadi, tambahan 250 unit program bedah rumah akan menjadi bagian penting dalam mengurangi backlog atau kebutuhan rumah di Kabupaten Kerinci. Selain mengurangi kekurangan rumah, program tersebut juga diarahkan untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas kawasan permukiman. Ia menilai persoalan perumahan tidak bisa diselesaikan pemerintah daerah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat agar penyediaan hunian layak dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Cari 35.576 Manajer Koperasi Desa, Kesempatan Jadi Pegawai BUMN

    Pemerintah Cari 35.576 Manajer Koperasi Desa, Kesempatan Jadi Pegawai BUMN

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Zulkifli Hasan membuka peluang kerja besar dengan merekrut 35.576 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Zulkifli Hasan menjelaskan, para manajer yang direkrut akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja […]

  • BMKG: Jambi Diguyur Hujan 21–23 April, Kabut dan Petir Perlu Diwaspadai

    BMKG: Jambi Diguyur Hujan 21–23 April, Kabut dan Petir Perlu Diwaspadai

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada periode 21–23 April 2026. Selain itu, potensi hujan disertai petir serta kemunculan kabut dan udara kabur juga perlu diwaspadai masyarakat. Berdasarkan data prakiraan cuaca, Selasa (21/4/2026), hujan ringan terjadi hampir merata […]

  • Inflasi Jambi Juni 2026 Capai 3,85 Persen, Muara Bungo Tertinggi dan Kota Jambi Terendah

    Inflasi Jambi Juni 2026 Capai 3,85 Persen, Muara Bungo Tertinggi dan Kota Jambi Terendah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat laju inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 3,85 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menunjukkan harga barang serta jasa di Provinsi Jambi masih mengalami kenaikan secara umum. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Provinsi Jambi, […]

  • Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meluas setelah memasuki hari ke-13 sejak serangan pertama pada akhir Februari lalu. Serangan udara, rudal, hingga drone dilaporkan terus terjadi di berbagai titik di Timur Tengah, memicu ketegangan baru di kawasan strategis dunia. Laporan terbaru menyebutkan korban tewas akibat perang telah melampaui 1.300 […]

  • Purbaya Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra 2026

    Purbaya Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran belanja hingga Rp 60 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk mendukung pemulihan dampak bencana di tiga provinsi di Sumatra. Anggaran tersebut akan dialokasikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bersumber dari APBN tahun anggaran 2026. Purbaya menjelaskan, penyiapan anggaran dilakukan […]

  • Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan proses lelang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk proyek gas raksasa Abadi, Blok Masela, dapat dilakukan pada tahun 2026. Setelah lebih dari dua dekade perencanaan, proyek gas Blok Masela kini memasuki babak baru yang diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. […]

expand_less