Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Kurs rupiah pagi mengalami penguatan terhadap dolar AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (5/8/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke posisi Rp17.972 per dolar AS. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.027 per dolar AS.
Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 0,48%, dolar Taiwan menguat 0,43%, peso Filipina menguat 0,41%, ringgit Malaysia menguat 0,13%.
Yen Jepang menguat 0,10%, baht Thailand menguat 0,08%, dolar Singapura menguat 0,04% dan yuan China yang menguat 0,004%.
Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS pagi ini, dengan pelemahan 0,003%.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia, terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,887 dari sehari sebelumnya yang ada di 99,85.(*)
Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
