Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Balik Perkasa, Tembus Lagi ke Bawah Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Balik Perkasa, Tembus Lagi ke Bawah Rp18.000 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (3/8/2026). Penguatan ini membawa mata uang Indonesia kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Mengutip data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, rupiah menguat 0,06 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS. Penguatan rupiah pagi ini terjadi seiring melemahnya dolar AS. Indeks dolar AS terpantau turun 0,21 persen ke posisi 99,707.

Khusus kawasan Asia, dari 10 mata uang yang dipantau, sebanyak delapan mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Sementara satu mata uang melemah dan satu lainnya stagnan.

Penguatan paling tajam masih dicatatkan oleh won Korea Selatan. Won melesat 0,90 persen ke posisi KRW1.429 per dolar AS, menjadi mata uang terbaik Asia pada pagi ini.

Yen Jepang juga menguat signifikan, yakni 0,65 persenn ke posisi JPY156,54 per dolar AS. Penguatan yen terjadi ketika pasar masih mencermati potensi intervensi lanjutan dari otoritas Jepang serta bantuan dari AS.

Peso Filipina turut menguat 0,30 persen ke posisi PHP61,030 per dolar AS, disusul baht Thailand yang naik 0,24% ke THB33,32 per dolar AS.

Dolar Singapura menguat 0,08 persen. dolar Taiwan naik 0,04 persen, sementara dong Vietnam menguat tipis 0,01 persen ke VND26.289 per dolar AS.

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah. Ringgit turun 0,05 persen ke posisi MYR 4,085 per dolar AS. Adapun yuan China stagnan di posisi CNY 6,7509 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS kembali berada di bawah tekanan setelah melemah lebih dari 1,5 persen pada pekan lalu. Tekanan terhadap greenback ikut dipicu oleh aksi beli yen, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian utama pasar valuta asing.

Selain faktor yen, penurunan harga minyak juga ikut menekan dolar AS. Harga minyak dunia melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan telah membatalkan serangan terhadap Iran dan pembicaraan antara kedua pihak akan berlangsung pada Senin.

Penurunan harga minyak meredakan sebagian kekhawatiran inflasi global. Kondisi ini membuat tekanan terhadap dolar AS bertambah, sekaligus memberi ruang bagi mata uang Asia untuk menguat.

Namun, pasar belum sepenuhnya lepas dari kewaspadaan. Fokus investor pekan ini akan tertuju pada data tenaga kerja AS, yakni nonfarm payrolls, yang akan dirilis Jumat. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS dan arah kebijakan The Federal Reserve/The Fed.

Analis OCBC menilai data ekonomi AS pekan ini akan sangat menentukan arah ekspektasi pasar terhadap The Fed.

“Pasar tenaga kerja yang masih tangguh atau tanda-tanda bahwa disinflasi mulai tertahan dapat meningkatkan tekanan terhadap The Fed untuk memperkuat kredibilitasnya dalam melawan inflasi,” tulis analis OCBC, dikutip dari Reuters.

OCBC juga menilai data-data yang masuk sebelum rapat FOMC September akan menjadi sangat penting bagi arah kebijakan moneter AS.

“Dengan dua laporan inflasi dan dua laporan tenaga kerja yang akan dirilis sebelum rapat FOMC September, data yang masuk akan menjadi sangat penting, dimulai dari laporan payrolls pekan ini,” tulis OCBC.(*)

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Industri Agro Indonesia Tembus USD 37,38 Miliar di Semester I 2025

    Ekspor Industri Agro Indonesia Tembus USD 37,38 Miliar di Semester I 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kinerja ekspor industri agro Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada semester I 2025, nilai ekspor sektor ini mencapai USD 37,38 miliar, sekaligus mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 26,96 miliar. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan capaian ini menunjukkan kuatnya daya saing produk agro Indonesia […]

  • Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

    Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tahun pajak 2026 menjadi periode penuh pertama bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengendalikan kebijakan perpajakan nasional. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak maupun penambahan jenis pajak baru, meski target penerimaan pajak 2026 dipatok meningkat. Target penerimaan pajak pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.357,7 triliun atau naik 7,69 persen dibandingkan target […]

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Karhutla Batang Hari Makin Membara, 7.000 Personel Dikerahkan, OMC Disiapkan

    Karhutla Batang Hari Makin Membara, 7.000 Personel Dikerahkan, OMC Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Karhutla di Kabupaten Batang Hari belum juga jinak. Ratusan hektare lahan telah terbakar dan sejumlah titik api masih terpantau menyala. Kondisi tersebut membuat pemerintah Provinsi Jambi memperkuat operasi pemadaman. Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Danrem 042/Garuda […]

  • OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal sebagai langkah perbaikan menyeluruh pasca gejolak di bursa saham nasional. Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan intervensi dalam pembentukan maupun pelaksanaan tugas satgas tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, satgas sepenuhnya berada di bawah kepemimpinan OJK. Pemerintah hanya […]

  • Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha menilai kinerja industri manufaktur Indonesia pada 2026 akan sangat ditentukan oleh kombinasi faktor domestik dan global. Setelah melewati fase pemulihan pada 2025, tantangan berikutnya adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai rebound jangka pendek. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyebutkan, terdapat dua faktor utama yang akan membentuk […]

expand_less