Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Jangan Dibuang! Limbah Sawit Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan Baru bagi UMKM

Jangan Dibuang! Limbah Sawit Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan Baru bagi UMKM

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Selama ini limbah kelapa sawit kerap dipandang sebagai sisa produksi yang tidak bernilai. Padahal, di balik tumpukan limbah tersebut tersimpan peluang bisnis besar yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.

Pemanfaatan limbah kelapa sawit dinilai menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai ekonomi industri sawit nasional. Selain mengurangi limbah, langkah ini juga mendorong terciptanya industri sawit yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University, Siti Nikmatin, mengatakan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, mulai dari kerajinan, bahan bakar, pupuk organik, hingga produk inovatif lainnya yang dapat dikembangkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau TKKS yang memiliki pasokan melimpah dan potensi sangat besar,” kata Nikmatin di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, volume limbah kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Berdasarkan asumsi sekitar 23 persen tandan buah segar (TBS) akan menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen, potensi ketersediaan TKKS diperkirakan mencapai 16 juta ton per tahun dan akan terus meningkat seiring bertambahnya produksi TBS nasional.

“Jadi, setiap hari pasti akan menumpuk limbah kelapa sawit di pabrik pengolahan CPO,” ujarnya.

Menurut Nikmatin, sejumlah pelaku usaha telah memanfaatkan potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Salah satunya PT Intertisi Material Maju (IMM) yang mengolah TKKS menjadi berbagai produk UMKM, seperti helm, tas, alas kaki, batik, rompi antipeluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.

Ia menjelaskan, selama ini tandan kosong kelapa sawit umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk organik di sekitar area pabrik.

Melalui inovasi dan pengembangan teknologi, limbah tersebut kini dapat diolah menjadi bahan baku berbagai produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Saat ini saya mengolah tandan kosong di PT Intertisi Material Maju untuk menjadi produk UMKM bernilai tambah. Saya mengambil tandan kosong dari PTPN maupun IPB,” jelasnya.

Nikmatin mengungkapkan, pengembangan produk berbasis limbah kelapa sawit di PT Intertisi Material Maju berawal dari kegiatan riset yang dimulai pada 2015 dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Menurutnya, BPDP berperan penting dalam mendorong riset dan inovasi pemanfaatan limbah kelapa sawit sehingga mampu menghasilkan berbagai produk yang memiliki daya saing.

Selain memberikan manfaat ekonomi melalui penciptaan produk inovatif, pengembangan tersebut juga berdampak positif terhadap lingkungan karena membantu mengurangi limbah industri.

Dari sisi sosial, inovasi ini turut membuka peluang pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan dan pabrik pengolahan melalui keterlibatan dalam proses produksi.

Selama ini, BPDP disebut konsisten mendorong pengembangan berbagai produk turunan kelapa sawit, termasuk pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah, ramah lingkungan, berdaya saing, serta berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Pemanfaatan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha secara berkelanjutan. Apalagi, pasokan limbah kelapa sawit di Indonesia sangat melimpah,” pungkas Nikmatin.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segini Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    Segini Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tampil perkasa. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.866 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 33 poin atau 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.899 per dolar AS. Penguatan tersebut sekaligus membuat […]

  • Marquez Ditantang Hentikan Dominasi Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026

    Marquez Ditantang Hentikan Dominasi Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembalap Ducati, Marc Marquez, berpeluang bangkit sekaligus mematahkan dominasi Marco Bezzecchi pada MotoGP Amerika 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), 25–27 Maret. Bezzecchi saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai meraih dua kemenangan beruntun di seri Thailand dan Brasil. Performa Bezzecchi bersama Aprilia musim ini terbilang impresif. Ia tampil […]

  • Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (8/4/2026). Penguatan itu didorong pelemahan dolar global usai kabar gencatan senjata Iran. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah pagi ini menguat 120 poin atau 0,70 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.105 per dolar AS.  Sementara […]

  • Rupiah Menguat 7 Poin Menjadi Rp16.568 per Dolar AS

    Rupiah Menguat 7 Poin Menjadi Rp16.568 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025). Penguatan itu seiring meningkatnya sentimen positif (risk-on) di pasar keuangan regional. Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.568 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.575 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah tetap mengupayakan insentif bagi industri otomotif nasional pada tahun depan. Kebijakan ini dinilai penting mengingat sektor tersebut memiliki dampak berkelanjutan (multiplier effect) yang besar dan saat ini tengah mengalami kontraksi. “Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin […]

  • Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyorot ketahanan Iran. Di tengah konflik terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel, negara itu dinilai tetap mampu memberikan perlawanan kuat meski telah menghadapi embargo internasional hampir setengah abad. Sejak Revolusi Iran 1979, Iran menjadi salah satu negara yang paling lama menghadapi sanksi ekonomi dari Barat, terutama dari […]

expand_less